NEWS :
Loading...

Terbaru

Agustus 18, 2017

Walikota Manado Irup, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi

Tidak ada komentar
Manado-

Peringatan detik-detik Proklamasi yang dilaksanakan Pemkot Manado, Kamis (17/8) berlangsung khidmat. Walikota Manado Dr. G.S.Vicky Lumentut, SH.MSi DEA tampil sebagai Inspektur Upacara (Irup) di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72  yang dipusatkan di lapangan Sparta Tikala.
Walikota DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA menjadi inspektur upacara (Irup) dalam upacara detik-detik Proklamasi. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Nortje Van Bone membacakan teks proklamasi.


Walikota Vicky Lumentut mengatakan perayaan upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia adalah kewajiban yang sangat penting untuk dilaksanakan. 


“Ini merupakan wujud nyata perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi Kemerdekaan Republik Indonesia agar terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan oleh negara lain. Untuk perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, selaku Pemerintah Kota Manado mengajak masyarakat maupun jajaran perangkat daerah untuk merdeka, Merdeka dalam memperoleh hak dan menuntaskan kewajiban,” ungkap Walikota.


Lanjut dikatakannya, terlebih penting juga dalam pembentukan kepribadian untuk menjadi lebih dengan berbuat sesuai aturan yang berlaku. “Dengan begitu, kita semua akan merdeka, merdeka untuk Indonesia yang lebih baik kedepan,” tutup Walikota GSVL saat diwawancarai sejumlah wartawan usai pelaksanaan upacara bendera.


Dalam Upacara tersebut anggota Paskibra Margie, F.I.H. Gumogar siswi dari SMK Negeri 1 Manado menjadi pembawa Baki Bendera. Turut hadir dalam upacara, Sekretaris Daerah Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten 1 Mickler Lakat, Plh Asisten II Hendrik Warokka, Asisten III Frans Mawitjere, jajaran Kepala Perangkat Daerah, Unsur Muspida, Kodim 1309, Polresta Manado, Kejari Manado, Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta seluruh lapisan masyarakat atau undangan.(riskysondakh)

Agustus 17, 2017

Walikota Serahkan SK Remisi Kepada Napi Rutan Malendeng

Tidak ada komentar
Manado -

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-72 dan detik'detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017, pemerintah pusat melalui Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI, menyerahkan Surat Keputusan pemberian remisi kepada narapidana dan tahanan di seluruh Indonesia. 


Hal itu juga dilakukan Rumah Tahanan (Rutan) Klas II Malendeng Kota Manado, Kamis (17/08) pagi tadi. Penyerahan remisi tersebut dilaksanakan dalam bentuk upacara bendera yang dipimpin Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA. Upacara berlangsung khidmat diikuti petugas Rutan dan narapidana Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta dihadiri unsur kepolisian, kejaksaan dan Badan Narkotika Nasional (BNN). 



Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Hamonangan Laoly, dalam sambutan yang dibacakan Walikota GSVL mengatakan Remisi bukan anugerah pengurangan hukuman karena belas kasihan negara terhadap terpidana. Tetapi hak yang diberikan berdasarkan persyaratan yang diatur dalam Undang-undang, salah satunya UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. 


"Pemberian remisi juga meringankan beban lapas dan rutan yang ada di seluruh Indonesia. Mengingat, warga binaan pemasyarakatan di dalam negeri jumlahnya sudah mencapai 226.143 orang. Rinciannya, narapidana 156.613 orang dan tahanan 69.530 orang," ujar Menkumham, seperti dikutip Walikota GSVL. 


Lebih lanjut dikatakan, dengan jumlah narapidana yang sangat besar, dapat menimbulkan dampak gejolak keamanan didalam lapas atau rutan. Tak hanya itu, pemberian remisi juga diklaim berdampak pada penghematan anggaran negara sampai Rp 102 miliar. "Ini jumlah yang sangat besar. Kalau tidak ada pemberian remisi umum, jumlah itu akan terus membesar," tukas Laoly. 


Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL menyerahkan SK pemberian remisi umum secara simbolis kepada 3 orang narapidana dari 11 napi penerima remisi tahun 2017. "Saya berharap, dengan remisi yang mereka terima di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017 ini, mereka akan menjadi warga yang baik dan dapat kembali ke masyarakat dan keluarga dengan tidak mengulangi perbuatan mereka," ujar Walikota GSVL, didampingi Kepala Rutan Klas II Malendeng Manado Ahmad Zainal Fichri AMD IP SH.


Dalam kesempatan itu pula, Walikota GSVL menyerahkan bantuan satu unit kendaraan ambulance dari Pemerintah Kota Manado kepada Rutan Klas II Malendeng. Penandatanganan penyerahan ambulance dilakukan Walikota GSVL dan Kepala Rutan Klas II Malendeng Ahmad Zainal Fichri. Sedangkan, pihak Rutan menyerahkan bingkisan sebuah lukisan tiga dimensi Perjamuan Suci hasil karya WBP Rutan Malendeng. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Manado Drs Rum Dj Usulu dan sejumlah pejabat Pemkot Manado.(riskysondakh)

Nuansa Budaya Ditampilkan di HUT Kemerdekaan RSUP Kandou

Tidak ada komentar
Manado -

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di lingkungan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Rabu (17/8) digelar berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Upacara yang diikuti sejumlah pegawai baik Dokter, Perawat, maupun Tenaga Administrasi berlangsung hikmat.

dr Maxi Rondonuwu, DHSM MARS
Perayaan tahun ini menampilkan nuansa budaya daerah nyiur melambai, dimana sebagian petugas upacara menggunakan pakaian adat daerah Sulawesi Utara termasuk Direktur Utama dr. Maxi R. Rondonuwu yang bertugas sebagai inspektur upacara. Hal ini bertujuan untuk mengangkat nilai-nilai budaya dan tradisi lokal khususnya budaya Sulawesi Utara.

Dirut foto bersama Kasubag Umum RSUP Robert Tuwaidan.
Usai membacakan pidato Gubernur Sulawesi Utara, Rondonuwu mengajak kepada seluruh komponen di RSUP Kandou, lewat moment kemerdekaan ini untuk terus bergandeng tangan bekerjasama dalam meraih cita-cita tahun ini yakni Akreditasi Internasional JCI.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah pegawai di RSUP Kandou Manadon baik yang telah mengabdi selama 20 tahun, 10 tahun, pegawai berprestasi serta pegawai pendonor  darah terbanyak berjumlah seratus kali.

Dirut memberi penghargaan pada Direktur SDM dan Diklit.
Usai upacara dilanjutkan dengan kemeriahan memperingati HUT RI ke 72 dengan pagelaran lomba Bintang Vocalia bagi seluruh pegawai RSUP Kandou dengan tema Lagu-lagu perjuangan. Lomba dibuka langsung Direktur Utama digelar guna untuk mebangkitkan kembali semangat nilai – nilai perjuangan dikehidupan Masyarakat khususnya yang ada di RSUP Kandou serta dapat menumbuhkan rasa nasionalisme.


Foto bersama Direksi dan peserta upacara.
Kegiatan yang dipusatkan dihalaman gedung pusat pelayanan Jantung dan Otak terpadu (CVBC) diikuti 25 peserta lomba bintang vocalia dan Vocal Group dari masing-masing unit/bagian. Para peserta lomba mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat membawakan lagu nasional yang dilombakan. Diharapkan event seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun dalam peringatan HUT kemerdekaan RI. (vsc)

Agustus 15, 2017

Turis Mancanegara Diundang Hadir di HUT ke 70 GMIM Bethesda

Tidak ada komentar
Manado –
Puncak peringatan HUT ke 70 GMIM Bethesda Ranotana Manado, akan dilaksanakan melalui ibadah syukur bersama seluruh jemaat di 32 kolom, Minggu (20/8) pukul 09.00 di gereja GMIM Bethesda dengan khadim Ketua Wilayah Manado Selatan sekaligus Ketua BPMJ Bethesda Pdt Handrie M Dengah, MTh.

Ketua Panitia HUT GMIM Bethesda Dr Debie Kalalo mengatakan, nantinya dalam ibadah syukur tersebut akan hadir Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw dan Wakapolda Sulut Brigjen Jhony Asadoma. “Pak Wagub akan hadir mewakili pemerintah sementara pak Wakapolda diundang sebagai anggota jemaat yang baru bergabung di GMIM Bethesda,” tegasnya.

Ketua Panitia HUT Dr Debie Kalalo didampingi Ketua W/KI Bethesda Pnt JUNI Tampemawa, saat menyabut Gubernur di ibadah Paskah Jemaat Bethesda beberapa waktu lalu.

Lanjut kata Kadis Kesehatan Provinsi Sulut ini, ada yang beda dalam puncak peringatan HUT jemaat tahun ini, dimana panitia akan mengundang turis mancanegara untuk makan bersama usai ibadah.

“Makan bersama ini beda dengan biasanya, panitia menyiapkan meja terbuat dari bulu dan akan diletakan di sepanjang jalan di samping gereja panjangnya sekitar 150 meter, makanan yang disaji semuanya khas Minahasa dan dialas di atas daun pisang selanjutnya dimakan pakai tangan dan minum pakai tempurung,” ujar Kalalo.

Untuk para turis yang diundang dia menyebut saat ini panitia telah berkordinasi dengan beberapa pengelolah hotel yang ada di seputaran jemaat Bethesda seperti Hotel Grand Puri, Hotel Yuta, Hotel Has Inn, Hotel Delta dan Permata Ria, dengan harapan pengelolah hotel bisa mengatur waktu agar para turis bisa hadir saat kegiatan.  

“Tujuan diadakan makan bersama dengan mengundang turis, salah satunya adalah ikut menyukseskan program pemerintah yang kini gencar mempromosikan pariwisata di daerah ini,” ucap Kalalo yang didampingi Sekretaris Audi Tidayoh.

Terpisah Ketua BPMJ Bethesda Pdt Handrie Dengah, MTh, mengatakan sesuai kesepakatan bersama memang perayaan HUT tahun ini nuansanya dilaksanakan dengan semangat tadisional daerah. "Nantinya para Pelayan Khusus akan ada yang memakai seragam khas Minahasa, Sangihe, Ambon, Papua hingga Batak,” sebut dia sembari menyebut tarian khas Minahasa seperti maengket, cakalele dan musik bambu yang dikordinir Kadis Pariwisata Minahasa Pnt Agustifo Tumundo, akan ikut dihadirkan saat puncak perayaan HUT.(risky sondakh)  





Bagi 1000 Bendera, Milisi Waraney Tegaskan Komitmen pada NKRI

Tidak ada komentar
Manado –

Setelah sebelumnya menggelar sejumlah aksi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kali ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Milisi Waraney kembali membuat gebrakan jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Selasa (15/8) siang sejumlah anggota dan pengurus memilih membagi 1000 bendera merah putih dengan lambang garuda di sejumlah lokasi yang ada di Kota Manado.


“Kami memilih lampu merah Karombasan, Zero Point, dan di depan Patung Piere Tendean,” jelas Panglima DPP Milisi Waraney, Charles Ingkiriwang, yang memimping kegiatan sebelum memulai aksi.
Dijelaskan Ale, begitu dia akrab disapa- bagi-bagi bendera ini adalah bentuk kepedulian mereka terhadap NKRI.  Diharapkannya, melalui aksi ini mereka ingin agar masyarakat lebih peduli lagi terhadap hari kemerdekaan Indonesia yang sudah semakin dekat.


“Aksi ini bisa juga merefleksikan rasa cinta Milisi Waraney terhadap negara Indonesia, karena dari pandangan kami semangat nasionalisme saat ini makin memudar,” tutur Ale.


Sebagai ormas terbesar di Sulawesi Utara dan pembela Pancasila serta NKRI, Milisi Waraney tegasnya siap menjaga keutuhan bangsa Indonesia hingga pada generasi selanjutnya.


“Sampai kapanpun Milisi Waraney siap mempertahankan NKRI dari banyaknya paham yang merusak kesatuan bangsa. Bagi kami NKRI itu harga mati,” tegas Ale yang saat itu didampingi Ketua Wulan DPP Milisi Waraney Frazy Ivana Supit, Sekretaris Septy Saroinsong, Panglima Arter Timbuleng, Ketua Ronny Ingkiriwang, Sekretaris Wulan Sally Maniku dan Bendahara Gabriel Sondak serta Wakil Bendahara Mutiara Ingkiriwang serta Jefry Manopo juga Ketua Kecamatan Dimembe Sam Ratulangi.


Terpisah Ketua Umum Milisi Waraney James Salibana SE, menyatakan aksi bagi-bagi 1000 bendera tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. “Milisi Waraney sangat peduli dan konsen pada kegiatan seperti ini tentu dengan tujuan untuk mengingatkan kembali semangat kemerdekaan RI,” tegas Salibana.


Mantan Direktur Utama Bank Sulut ini menyebut, harus diakui semangat nasionalisme kini mulai memudar. Rasa cinta terhadap NKRI terus luntur apalagi di kalangan anak muda. “Milisi Waraney mau mengingatkan kembali agar jangan pernah malu menjadi warga negara Indonesia, kita harus bangga menjadi warga Indonesia, ingat itu,” tegasnya serius.


Diapun menyatakan semangat nasionalis harus tetap dijaga, sehingga tak akan ada perpecahan yang bisa mencerai beraikan persatuan dan nantinya akan merugikan bangsa Indonesia.



Nontje Sumual salah satu warga yang ditemui di seputaran Zero Point saat diminta tanggapannya mengatakan, aksi ini sangat positif karena mengingatkan soal nasionalisme. "Anak saya senang sekali mendapat bendera ini, tadinya saya pikir Milisi Waraney ini adalah ormas yang hanya banyak membuat keributan di jalan ternyata dugaan saya salah, terima kasih Milisi Waraney," katanya tersenyum bangga. (risky sondakh)

Jaga Kedaulatan RI, Pemuda Miangas Kibarkan 50 Bendera Merah Putih

Tidak ada komentar
Talaud-
50 bendera merah putih berkibar di mercusuar yang ada di pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, 14 Agustus 2017. Pengibaran bendera di pulau terluar wilayah utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tersebut dilakukan Komunitas Perbatasan 17 dan unsur pemuda yang ada di daerah tersebut.

Komunitas Perbatasan saat berada di atas mercu suar.
Selain Pengibaran bendera juga dibentangkan spanduk bertuliskan "Jayalah Negeriku Jayalah Bangsaku". Koordinator Komunitas Perbatasan 17, Indra, mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan, meningkatkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air.
"Warga perbatasan siap menjaga kedaulatan NKRI," kata Indra mewakili unsur pemuda dan warga pulau Miangas.
Sementara itu, Camat Stevenheiner Edwin Maarisit SIP MSi, mengatakan, hari ini warga Miangas bersuka cita merayakan HUT ke-72 Indonesia. "Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan generasi muda dan warga Miangas agar tetap memegang teguh Pancasila sebagai dasar negara dan berpedoman kepada Bhineka Tunggal Ika dalam hidup bermasyarakat.
"Saat ini Indonesia sedang dipecah belah oleh isu SARA, untuk itu harapan dari warga Miangas agar ke depan warga perbatasan yang menjadi pintu gerbang negara dapat terus menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI sehingga tidak terpengaruh oleh negara lain yang mau memecah belah NKRI," kata Maarisit didampingi Kepala Desa Khusus Miangas Esing Panjaitan.(vsc)


Agustus 14, 2017

Manado Fiesta Makin Dekat, Ini Pesan Terbaru Walikota

Tidak ada komentar
Manado –

Kian dekatnya pelaksanaan Manado Fiesta 2017 yang akan digelar tanggal 1-10 September nanti, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA gencar lakukan sosialisasi serta mengajak warga kawanua di perantauan untuk pulang kampung.


Meski demikian, orang momor satu di Manado itu juga melihat, masih banyak masyarakat Kota Manado yang belum tahu jika di kota ini ada iven pariwisata terbesar di tahun 2017 ini.


Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi yang harus dilakukan aparat pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan sampai lingkungan.
“Dimana-mana saya melakukan sosialisasi dan mengajak warga Manado yang tinggal di luar Manado untuk pulang kampung dan ikut meramaikan serta mensukseskan iven Manado Fiesta 2017. Jangan sampai sosialisasi yang kita lakukan diluar berhasil, namun aparat pemerintah baik Camat, Lurah sampai kepala lingkungan atau Pala hanya diam saja bahkan terkesan tidak serius,” tandas Walikota dua periode itu, saat bertatap muka dengan jajaran pemerintahan se- Kecamatan Malalayang, di Kantor Camat Malalayang, Senin (14/08) siang tadi.


Walikota GSVL mendorong aparaturnya untuk bekerja keras mensukseskan Manado Fiesta 2017, karena kegiatan ini bukan hanya milik pemerintah semata tetapi milik semua komponen masyarakat yang tinggal di rumah besar Manado.



“Manado Fiesta adalah pesta kita semua yang ada di rumah besar Manado. Masyarakat harus diajak untuk ikut terlibat dalam penyelengaraan pesta ini. Jangan ada kesan hanya pemerintah saja, tapi mari kita libatkan masyarakat,” tukas Walikota GSVL.


Olehnya, Walikota GSVL meminta aparatur yang ada di kecamatan, kelurahan dan lingkungan agar serius mensosialisasikan Manado Fiesta 2017 kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan. “Kewajiban Camat, Lurah sampai Pala-Pala untuk mensosialisasikan kegiatan Manado Fiesta kepada masyarakat. Agar tidak ada lagi masyarakat Kota Manado yang bertanya-tanya tentang Manado Fiesta,” pungkas Walkota pilihan rakyat Manado itu.


Tampak hadir Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH,Camat Malalayang Argo Sangkay, serta sejumlah kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkot Manado. (riskysondakh)

Gelar Unjuk Rasa di Kantor Walikota, Pedagang Tolak Diterima Wawali

Tidak ada komentar
Manado-

Pedagang Pasar Bersehati yang tergabung dalam Forum Pedagang Bersatu, Senin (14/8) tadi melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Walikota Manado.
Aksi demo yang mengatas namakan pedagang ini dipimpin Ardin Noho dan menolak kehadiran Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastiaan.

"Kami minta bapak Wali Kota Manado menerima kami. Kami tidak mau lagi diterima Wakil Wali Kota Manado, yang beberapa minggu lalu telah menerima kami, tapi hingga kini tidak ada hasilnya dan sebelumnya juga kami sudah pernah diterima Asisten, Sekkot dan Wawali tapi hingga kini tidak jelas penyelesaian masalah yang kami sampaikan,”  ucap Noho.

Suasana demo pedagang pasar yang menolak kehadiran Wawali Manado.
Noho cs juga menyatakan tidak mau lagi dilayani Wawali Manado. Namun, Wakil Wali Kota Manado, Mor D Bastiaan yang sudah hadir dihadapan pendemo tak bergeming.
"Terimakasih para pedagang. Mohon kita menghargai proses yang sedang berlangsung," tegas Wawali.

Wawali juga menjelaskan proses yang telah dilakukan Pemkot Manado menyikapi laporan pedagang.  "Untuk laporan pedagang di demo sebelumnya, sudah kami proses. Untuk laporan terkait hukum, mari kita hargai proses hukum yang sedang berlangsung di Kepolisian, karena itu bukan domain Pemkot Manado,” tegas Wawali.

Diakhir penyampaiannya, Wawali menantang pedagang untuk bersama-sama meninjau pasar Bersehati pada Selasa (15/8). "Sesuai permintaan pedagang yang hadir hari ini, saya ajak besok jam 9 pagi sama-sama dengan saya meninjau pasar Bersehati. Saya tunggu di kantor Pemkot jam 9 pagi dan kita sama-sama menuju pasar Bersehati," ajak Wawali seraya mengajak perwakilan pedagang, Ardin Noho untuk hadir di kantor pemkot Manado.(riskysondakh)

Agustus 13, 2017

Walikota GSVL Sosialisasi Manado Fiesta Hingga ke Papua

Tidak ada komentar
Jayapura -
Sosialisasi Manado Fiesta 2017 yang dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PkK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, di Kota Jayapura, Propinsi Papua, Sabtu (12/08) malam tadi dihadiri ratusan warga kawanua yang tinggal di Jayapura.


Bahkan Walikota Jayapura DR Drs Benhur Tommy Manu MM dan warga Kawanua yang menjadi angggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Jefry Kaunang, yang juga Ketua Dewan Pembina Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Kota Jayapura ikut hadir. 


Dalam sambutannya, Walikota GSVL memberi apresasi atas kekompakan warga kawanua di Jayapura serta mengaku kagum dengan kebersamaan yang dibangun warga kawanua dengan pemerintah Kota Jayapura. Dimana, ribuan warga kawanua yang tinggal di Jayapura, selama ini telah menunjukan dedikasi dalam membantu pemerintah membangun Kota Jayapura. 


"Apa yang saya rasakkan dari Bandara sampai ditempat acara ini, membuktikan kekompakan warga kawanua yang tinggal di Jayapura ini. Saya senang warga Jayapura asal Manado yang tinggal disini telah ikut pula memberi kontribusi membantu pemerintah Jayapura. Rata-rata semua yang ada disini adalah para pekerja yang telah bekerja bertahun-tahun," ujar Walikota GSVL. 


Dalam kesempatan itu, Walikota. GSVL mengajak warga kawanua di Jayapura untuk pulang kampung dan menikmati suasana iven Manado Fiesta 2017 yang digelar pada tanggal 1-10 September 2017 mendatang. "Saya mengajak warga kawanua disini untuk pulang kampung ke Manado. Mari kita ramaikan acara Manado Fiesta 2017 sekaligus ikut berpengucaan syukur yang kami kemas dalam Thansgiving Kota Manado pada tanggal 10 September," tukas Walikota GSVL.


Sementara , Walikota Jayapura mengatakan, bantuan yang diberikan warga kawanua di Jayapura sangat terasa. Bahkan, hubungan antara Pemkot Jayapura dengan warga kawanua sudah terjalin sangat baik.


"Orang-orang Manado yang tinggal dan bekerja di Jayapura ini sangat akrab dengan pemerintah. Terima kasih saya kepada orang Manado yang selama ini telah menjalin hubungan yang sangat baik dengan kami," jelas Walikota Jayapura, yang mengaku pernah study bersama Walikota GSVL di Harvard University, Amerika Serikat. 


Dirinya berencana untuk datang ke Manado dan menyaksikan agenda kegiatan-kegiatan dalam Manado Fiesta 2017. "Saya dan pemerintah Kota Jayapura sangat mendukung pelaksanaan Manado Fiesta pada bulan September mendatang. Saya akan berusaha untuk datang ke Manado saat Manado Fiesta," tandasnya. 
Kemeriahan acara sosialisasi Manado Fiesta di Jayapura, yang dilaksanakan di gedung Serbaguna GKI Pniel Kotaraja Jayapura, sangat terasa dengan tampilnya tim kesenian dari Manado seperti Tielman Sisters, Tante Melly Pandean serta Medinos Group. Tak ketinggalan, Walikota Jayapura ikut pula menyanyi yang dibalas Walikota GSVL. 


Dan menariknya disaat jamuan makan malam, rombongan Walikota GSVL dijamu makan secara tradisional oleh warga kawanua dengan makan beralaskan daun pisang dengan menggunakan tangan. Sebelumnya, setelah tiba di Jayapura, rombongan Walikota GSVL disambut secara meriah oleh pengurus K3 Jayapura di Bandara Sentani Jayapura. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi pangkalan militer Amerika Serikat yang dipimpin Jenderal Mc Arthur saat Perang Dunia II, serta mengunjungi lokasi pembangunan gedung Walewangko milik K3 Jayapura. 
Para pengurus K3 Jayapura yakni Ketua Dewan Pertimbangan K3 Hendrik Dengah, Ketua Umum K3 Jayapura Drs Johan Kawatu MS, Sekretaris K3 Pdt Hentje Mandolang, Ketua Rukun Motoling Fenny Berty Rindorindo dan sejumlah pengurus lainnya bersama Brigade Manguni Indonesia (BMi) Kota Jayapura. 
Sedangkan, mereka yang mendampingi Walikota GSVL, yakni Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Drs Albert Wuysang, Plt Kepala Dinas Pariwissta Dra Lenda Pelealu, Kabag Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene serta Tim Kerja Manado Fiesta lainnya.(riskysondakh)




Agustus 08, 2017

Yayasan Dokter Peduli Jalin Kerjasama dengan RSUP Kandou

Tidak ada komentar
Manado -

Sebagai rumah sakit rujukan nasional RSUP Kandou Manado terus melakukan pengembangan jejaring dengan rumah-rumah sakit yang ingin melakukan kerjasama dengan RSUP Kandou Manado dalam bidang pelayanan kesehatan, dan pendidikan khususnya bagi para dokter PPDS.

Terkait dengan hal ini Yayasan Dokter Peduli (doctor Share) melakukan penandatangan nota kesepahaman antara Yayasan Dokter Peduli dibawah pimpinan dr.Lie.A.Dharmawan, Sp.B,BTKV,FICS,PhD dengan RSUP Kandou Manado dr. Maxi R. Rondonuwu, DHSM. MARS dan Fakuktas Kedokteran Univrrsitas Samratulangi Manado diwakili Koordinator Program Studi Bedah Fakultas Kedokteran Unsrat Manado dr. Nico Lumintang, SpB(K)KL disaksikan Direktur SDM dan Pendidikan sekaligus Plt. Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD, Dr. Ishak Lahunduitan, Sp.B, Sp.BA serta Tim MoU Dr.dr.Erwin Kristanto,SH,Sp.F. dilaksanakan Selasa, (8/8) diruang kerja Direktur Utama RSUP Kandou Manado.


Kehadiran  tim dr.Lie.A.Dharmawan disambut baik Direktur Utama karena hal ini merupakan pertama kali dilaksanakan RSUP dengan rumah sakit jejaring. Sebagai Pendiri Yayasan Dokter Peduli dr.Lie.A.Dharmawan mengatakan Ia sangat berterima kasih ddp bersyukur atas kerjasama yang sudah dilaksanakan antara doctor Share dan RSUP Kandou serta FK Unsrat yang telah menghasilkan dokter-dokter spesialis dari RSUP Kandou.

“Sebagai  Lembaga Institut swasta yang menyediakan lahan untuk dokter yang melaksanakan pendidikan bekerja untuk memberikan pelayanan ke daerah-daerah terpencil dan pulau-pulau terluar untuk membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan  pelayanan kesehatan, dengan harapan tentunya dapat mendatangkan satu keuntungan yang luar biasa bagi mereka didaerah terpencil, tetapi juga sebagai sebuah institusi dapat memberikan manfaat bagi dokter-dokter yang sedang menjalani pendidikan spesialis,  jadi MoU ini dapat mendatangkan keuntungan  bagi kedua belah pihak, dengan harapan bisa meningkatkan kuantitas dan kualitasnya,” tegasnya.

Dr Nico Lumintang,  Sp.B menambahkan  kerjasama ini dapat memberikan nilai tambah bagi dokter bedah karena dengan adanya MoU ini tentunya akan banyak dokter bedah yang turun melakukan pekerjaan di rumah sakit terapung dan hal ini dapat meningkatkan ketrampilan dari dokter bedah.


Keuntungan lain kata dr Nico dapat melatih mental para PPDS dan sekaligus mengingatkan kepada PPDS bahwa mereka nanti bila selesai pendidikan, akan sangat dibutuhkan oleh banyak orang diluar sana,  dan sebagai dokter spesialis tidak harus terfokus pada pendapatan saja tetapi disatu sisi harus berbakti juga bagi sesama yang tidak mampu dan mebutuhkan pertolongan serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat daerah-daerah kepulauan di indonesia yang masih harus diperhatikan karena tempat pelayanan dari doctor Share ini terfokus pada daerah yang jauh dari rumah sakit daerah pungkasnya. (vsc)

Pemkot Manado Gelar Workshop Manado Cerdas Anti Hoax

Tidak ada komentar
Manado-

Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Manado, menggelar workshop Manado Cerdas Anti Hoax di Hotel Gran Puri, Selasa (8/8). Dalam sambutan Walikota Manado G. S Vicky Lumentut yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Manado Micler Lakat, SH mengatakan, dunia informasi termasuk didalamnya teknologi informasi telah berkembang pesat. Kemajuan teknologi menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat terutama bagi generasi muda. Akan tetapi ada sisi gelap dari kemajuan dan kemudahan tersebut.




“Orang-orang semakin susah membedakan mana informasi atau berita yang benar-benar dapat dipercaya yang menggunakan narasumber dari tangan pertama, bukan hanya copy paste atau asal salin dari sumber kesekian atau malah dari sumber yang tidak jelas. Dan apakah berita yang disampaikan berimbang atau sebaliknya menguntungkan satu pihak dan menjelekkan pihak yang lain,” ujar Lakat.


Lanjutnya, banjir informasi dalam jumlah dan frekuensi dapat mengakibatkan pembaca kewalahan untuk mencerna berita. “Logikanya seperti makan tergesa-gesa, semua makanan langsung ditelan tanpa dikunya dengan benar. Derasnya arus berita dapat membuat orang jadi malas berpikir, malas mengecek informasi yang diterima, akibatnya banyak yang termakan berita hoax atau berita palsu, dan lebih buruk lagi langsung asal share meneruskan informasi,” kata dia.


Ditambahkannya, adapula yang mengembangkan pola pikir sempit yang mengarah pada radikalisme akibat hanya membaca satu sumber informasi, padahal mesin pencari berita mengatur dan menampilkan berita sesuai pilihan kesukaan pembaca.

“Ini artinya jika kita menyukai dan memilih untuk membaca informasi atau berita dari situs atau jejaring yang menyebarkan hoax atau berita bohong maka berita-berita sejenislah yang akan sering muncul akibatnya kita pelan-pelan dicuci otak kita. Ini hal yang memprihatinkan kemajuan teknologi arus informasi dan kebebasan berekspresi seharusnya menjadi alat yang berguna bagi kita untuk mengolah hidup yang berbuah kebaikan bukan keburukkan,” tutupnya.



Usai sambutan, dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh DR. Ismail, sebelumnya juga ada pembacaan deklarasi dan penandatanganan deklarasi anti Hoax oleh seluruh peserta disaksikan Kadis Infokom Erwin Kontu SH.(riskysondakh)

Agustus 04, 2017

Sat Pol PP dan Damkar Minsel Gagalkan Pembangunan Ruko di Pasar 54

Tidak ada komentar
Amurang –

Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (2/8) menggagalkan pembangunan rumah toko (Ruko) di komplek Pasar 54 Amurang. Pasalnya, pembangunan ruko tersebut belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari instansi terkait. Kepala Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Minahasa Selatan Drs Nofriet Ransulangi membenarkan hal itu.

“Saat ini bangunan yang sudah siap dibangun oleh salah satu pengusaha asal Manado untuk sementara digagalkan dulu. Pasalnya, ternyata pengusaha belum mengantongi IMB dari Dinas PMA dan PTSP Minsel,’ ’ujar Ransulangi.
Dikatakan Dady-demikian sapa Ransulangi, sesuai RTRW Kabupaten Minsel bahwa komplek itu tidak bisa dibangun gedung bertingkat. 


Memang, informasinya proyek itu akan dibangun ruko bertingkat. Disamping itu, lokasi tersebut terdapat cagar budaya Benteng Portugis. Cagar budaya itu memiliki banyak sejarah. Dengan demikian, setelah mendapat laporan masyarakat pihaknya langsung turun lokasi dan melihat ada benarnya.

Kepala Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang Nitje Durand, SE membenarkan hal itu. ‘’Awalnya, pihak perusahaan telah membayar tanah diatas. Dan pihak perusahaan telah mengusulkan rekomendasi dari kelurahan untuk selanjutnya Belum akan diteruskan ke Dinas PMA-PTSP Minsel. Soal apakah Dinas PMA-PTSP Minsel menyetujui, ya biar mereka yang menentukannya,’’ jelas Durand.


Sementara itu, Plt Kepala Dinas PMA-PTSP Minsel Franki Pasla, SE, MSi ditemui media ini mengakui kalau pihak perusahaan asal Manado telah memasukan berkas permohonan IMB. ‘’Benar, saat ini salah satu perusahaan asal Manado bermohon mendapatkan IMB untuk pembangunan ruko. Hanya saja, pihaknya belum menyetujuinya. Maksudnya, belum dikeluarkan izin lantaran sesuai RTRW Minsel, lokasi tersbut belum bisa dibangun bangunan bertingkat. Jadi, sementara ini bila pihak perusahaan melanggar aturan maka tinggal Sat Pol PP dan Damkar Minsel yang akan menangkalnya,’’ sebut Pasla.

Ditemui pengawas proyek ruko membenarkan, bahwa perintah bos belum bisa bangun. ‘’Tetapi, saat ini hanya mereka hanya membongkar gedung lama tersebut. Sambil menunggu IMB dikeluarkan instansi terkait. Sekali lagi, pihaknya hanya membongkar gedung lama saja. Bila mengantongi IMB, dipastikan akan memulai pembangunannya,’’ tegas pengawas yang enggan sebut namanya. (andriespattyranie)

Ini Susunan Lengkap Pengurus IWO Manado

Tidak ada komentar
Manado -
Setelah Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Wartawan Online (IWO) Manado pada Sabtu (29/07) lalu, Tim Formatur pembentukan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWO Manado, masing-masing Agriyanto Reppy (ketua terpilih), Denny Mintianto (salah satu pemegang mandat), Simon Siagian, Rosita Karim, dan Indra Asiali telah selesai membentuk struktur DPD IWO Manado selama 3 hari, dan inilah susunan kepengurusan DPD IWO Manado periode 2017-2022 berhasil terbentuk.


Struktur IWO Manado sebagai berikut:
SUSUNAN KEPENGURUSAN
DEWAN PIMPINAN DAERAH IKATAN WARTAWAN ONLINE
KOTA MANADO
PERIODE 2017-2022

DEWAN PENASEHAT:
Walikota Manado
Wakil Walikota Manado
Kapolresta Manado
Dandim 1309/Manado
Kejari Manado
Ketua PN Manado
Fery Keintjem, SE, Ak
DEWAN ETIK PROFESI:
KETUA: Hendra Soenardjy SPd
SEKRETARIS: Michael Towoliu, SH
ANGGOTA:
Hentje Lumentut, SH
Fentje Bawengan, SSos
Alexander Malese
KETUA:
Agriyanto Reppy, SSos (manadoline.com)
WAKIL KETUA:
Denny Mintianto, AMd (swaramanadonews.com)
SEKRETARIS:
Simon RF Siagian (pojoksulut.com)
WAKIL SEKRETARIS: 
Indra Asiali (detiKawanua.com)
BENDAHARA:
Rosita Karim SS (manadolive.com)
WAKIL BENDAHARA:
James Pesik (lintassulut.com)
BIDANG-BIDANG
BIDANG SUMBERDAYA MANUSIA
KETUA: Emannuel Budi (sulutaktual.com)
ANGGOTA:
Aldi Mawitjere (manadoterkini.com)
Engelina Waani (monitorsulut.com)
Audy Manopo (indosulut.com)
BIDANG KADERISASI DAN USAHA
KETUA: Sahril Kadir SHI (kliknews.com)
ANGGOTA:
Rurry Lucas (celebesnews.id)
Stenly Beteng ST (manadoline.com)
Aldy Pontoh (megamanado.com)
Ferdinand Manopo (sulutexpress.com)
BIDANG KESEJAHTERAAN ANGGOTA
KETUA: Maycle Soputan (manadolink.com)
ANGGOTA:
Ronald Markus (exposemanado.com)
Rusdyanto Hamsyadin (manadovision.com)
Regina Sambul (barometersulut.com)
Moris Polak (elnusanews.com)
BIDANG ADVOKASI DNA HUKUM
KETUA: Donny Wungow SH (beritasulut.com)
ANGGOTA:
Moh Danny Dondo SHI (manadotopnews.com)
Mudatsir Suleman (inewscrime.com)
BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT
KETUA: Abdul Halim Harun (redaksisulut.com)
ANGGOTA:
Fadjrin Harianto (swaramanado.com)
Angelica Rawis (bunaken.co.id)
Villy Mantiri (suarakawanua.com)
Jan Torindatu (manadoreal.com)
BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
KETUA: Ivan Loho (jurnalkawanua.com)
ANGGOTA:
Suparman Soleman (fajartotabuan.com)
Frangky Mohede (lintassulut.com)
Alfons Sumual (manadoterkini.com)
Muh. Iqbal Suma (pinogunews.com)
BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
KETUA: Sitti Mashita Paputungan (exposulut.com)
ANGGOTA:
Lucy Dien (teropongsulut.com)
Hesty Sondakh (monitorsulut.com)
Steysi Haripe (topiksulut.com)

BIDANG KREATIFITAS DAN OLAHRAGA
KETUA: Rivano F. Manopo (hariansulut.com)
ANGGOTA:
Eric Mongisidi (manadoberita.com)
Meyfrano Samboe (telegrafnews.com)
Reby Gerald (seputarsulut.com)
Risky Sondakh (voxsulut.com)
Steward Lumempow (riskysondakh)

Agustus 03, 2017

Realisasikan Janji Kampanye, Walikota Kebut Sejumlah Proyek

Tidak ada komentar
Manado-

Pembangunan fasilitas publik merupakan janji dari Walikota dan Wakil Walikota Manado yang terus direalisasikan, agar masyarakat mengetahui Pemerintah bukan sekedar janji tetapi dapat dibuktikan.

Demikian penegasan Walikota Manado  DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL), dalam sambutannya pada peletakan batu-batu pertama sejumlah proyek yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado sebagai instansi teknis, Kamis (3/8) pagi hingga siang.

Walikota GSVL berharap semua pekerjaan pembangunan, baik itu gedung PMI, Pasar Malalayang, Jalan Lengkong Wuaya dan jalan-jalan lainnya di Kota Manado serta penataan kawasan TKB  dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado yang sementara dibangun di kawasan ring road, Kelurahan Tingkulu Lingkungan V, Kecamatan Wanea, (yang disinkronkan dengan pembangunan gedung PMI Cabang Manado yang lokasinya tak jauh dari RSUD), dapat diselesaikan dengan baik, tepat waktu dan tepat mutu.




Sehingga, masyarakat dapat menikmati apa yang dijanjikan dirinya dan Wawali Mor (GSVL-MOR, red) saat kampanye lalu. "Karena kami ingin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kalau nantinya RSUD ini sudah beroperasi dan gedung PMI juga sudah bisa digunakan, maka akan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan darah, karena jaraknya yang berdekatan. Saya berharap pekerjaan-pekerjaan ini dapat selesai dengan baik dan masyarakat dapat menikmati apa yang kami janjikan waktu kampanye lalu," papar GSVL.
Olehnya, walikota memberi apresiasi kepada Dinas PUPR Kota Manado yang bekerja ekstra cepat dalam menangani berbagai proyek yang menyentuh kepentingan masyarakat. "Terima kasih  kepada Dinas PUPR yang terus bekerja cepat dengan proyek-proyek pembangunan fasilitas publik yang menyentuh kepentingan masyarakat. Tidak hanya gedung PMI, ada pasar Malalayang, jalan Lengkong Wuaya dan jalan-jalan lainnya di Kota Manado serta penataan kawasan TKB," ujar walikota dua periode ini.

Terkait jalan Lengkong Wuaya yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Walikota GSVL meminta dukungan warga bagi pelaksanaan pembangunannya. Dirinya memahami jika jalan yang menuju ke Terminal Liwas tersebut merupakan salah satu poros jalan alternatif jika terjadi kemacetan.


"Saya mengerti dengan kondisi jalan Lengkong Wuaya ini. Karena, secara diam-diam saya sering melewati jalan ini. Kalau hujan seperti kubangan, padahal ini adalah salah satu poros jalan yang dilewati kendaraan jika terjadi perlambatan di jalan utama," terangnya.
Dirinya juga meminta masyarakat untuk ikut mengawasi. "Masyarakat silahkan awasi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan. Semua kan tahu ber-facebook. Kalau ada yang tidak beres dengan pekerjaan yang dilakukan kontraktor, silahkan difoto dan dikirim lewat media sosial. Pasti akan ada tindakan dari pemerintah," tegas Walikota GSVL, berjanji akan memberikan apresiasi yang tinggi kepada kontraktor yang melaksanakan pekerjaan dengan baik tanpa masalah.

Apresiasi itu dalam bentuk pemberian proyek lainnya di lingkup Pemkot Manado. Namun, sebaliknya jika kontraktor ‘nakal’ tidak akan dilibatkan dalam penanganan pekerjaan di Pemkot Manado.
Sementara dalam dalam laporannya, Kepala Dinas PUPR Kota Manado DR Peter KB Assa mengatakan, proyek yang segera dikerjakan yakni pembangunan gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Manado di jalan Ring Road, pembangunan dan pengembangan Pasar Malalayang di jalan raya Kayu Bulan Kecamatan Malalayang, hotmix jalan Lengkong Wuaya Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, hotmix jalan Pulau Kalimantan Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang, program penataan kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) pusat Kota Manado termasuk pembuatan kanopi, serta perbaikan jalan dibeberapa tempat di Manado.

"Proyek-proyek yang segera dimulai pekerjaannya ini, diharapkan dapat selesai sampai akhir tahun 2017 ini. Sehingga, untuk memulaikan pekerjaan tersebut, kita awali dengan ibadah serta peletakan batu-batu pertama. Ada proyek pembangunan gedung PMI, pasar, kawasan TKB sampai jalan-jalan di Kota Manado. Ini samua kami dedikasikan untuk kepentingan masyarakat Kota Manado," jelas Assa.

Acara peletakan batu-batu pertama sejumlah proyek pembangunan fisik yang menyentuh kepentingan masyarakat seperti pasar, jalan serta fasilitas publik lainnya di Kota Manado itu, diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Henny Palar Langkay STh. Sedangkan, untuk peletakan batu selain dilakukan khadim yang memimpin ibadah dan Walikota GSVL, juga mewakili Kapolresta Manado dan Dandim 1309 Manado, serta Camat dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Kepala Dinas PUPR Manado.

Perlu diketahui, pembangunan gedung PMI di jalan raya Ringroad, Kelurahan Tingkulu Lingkungan 5 Kecamatan Wanea menelan dana APBD 2017 sebesar Rp2.821.500.000, dan dikerjakan selama 150 hari kalender. Kemudian, pembangunan pengembangan Pasar Malalayang, di jalan raya Kayu Bulan, Kecamatan Malalayang menghabiskan dana APBD 2017 sebesar Rp9.802.300.000 selama 120 hari kalender. Juga peningkatan jalan hotmix jalan Lengkong Wuaya dengan panjang 2,35 kilo meter dari total jalan 3,5 meter, lebar jalan existing 8-11 meter, menelan anggaran Rp19.574.458.000, diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan 2017, dan dikerjakan selama 150 hari kalender.

Selanjutnya, peningkatan jalan hotmix jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang dengan anggaran Rp2.820.620.000. Pembuatan kanopi di kawasan Taman Kesatuan Bangsa dengan dana APBD Rp1.469.000.000 selama 120 hari kalender. Lalu, program penataan kawasan TKB pusat Kota Manado meliputi pembangunan trotoar dan saluran drainase dengan dana APBD 2017 sebesar Rp4.942.000.000 selama 120 hari kalender.

Dan proyek perbaikan beberapa ruas jalan di Kota Manado yang menggunakan dana APBD dan DAU tahun anggaran 2017 sepanjang 1.125 meter dan lebar yang akan dikerjakan 5 meter, dengan total anggaran sebesar Rp4.626.340.000 selama 150 hari kalender.(riskysondakh)

Berita Utama