NEWS :
Loading...

Terbaru

Desember 03, 2016

Konser Air Supply Batal, Diganti Westlife

Tidak ada komentar
Manado,- Konser  Air Supply dalam rangka memeriahkan 'Christmas Festival 2016' yang direncanakan akan digelar 4 Desember 2016 di Manado, akhirnya batal.

Shane Westlife
Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut selaku penggagas acara tersebut mendapat kabar dari Management Air Supply bahwa grup Band Legendaris itu terpaksa membatalkan jadwal turnya ke Manado dan Asia Tenggara, dikarenakan salah satu vokalisnya, Russel Hitchcock, dikabarkan sakit karena kelelahan akibat jadwal tur Air Supply yang padat.

Meski demikian, Pemprov Sulut tetap akan menggelar 'Christmas Festival 2016' dengan mengganti Air Supply dengan Shane Filan Westlife. Sementara Diva Indonesia, Ruth Sahanaya akan tetap tampil di acara amal ini.
Berdasarkan e-mail resmi yang dikirimkan Management Air Supply, dokter pribadi Russel Hitchcock melarang dirinya untuk melanjutkan tur ke Asia Tenggara karena mengalami kelelahan fisik dan akan menjadwal ulang tur mereka ke Asia Tenggara secepatnya.

Ketua Panitia, Fanny Legoh.
Ketua Panitia 'Christmas Festival 2016'  Fanny HB Legoh, menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mewujudkan antusiasme masyarakat Manado untuk menyaksikan Air Supply konser di Manado.
Meski begitu, Pemprov Sulut tetap menggelar event amal ini dengan mengganti Air Supply dengan Shane Filan Westlife untuk mengisi acara grand opening 'Christmas Festival 2016' pada Minggu, 04 Desember 2016 mendatang di Lapangan Megamas, Manado.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Kami sangat paham dengan antusiasme masyarakat Manado yang sangat menginginkan menonton secara langsung Air Supply konser di Manado. Namun, kondisi fisik salah satu vokalis Air Supply memaksa Pemda untuk mengganti pengisi acara grand opening nanti dengan Shane Filan Westlife. Semoga pada lain kesempatan, Pemda dapat menghadirkan Air Supply di Manado. Sedangkan untuk pengisi acara lain seperti Ruth Sahanaya, tidak mengalami perubahan. Uthe tetap akan tampil untuk memeriahkan grand opening nanti," jelas Legoh yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut ini. (John)


Pemkot Manado Gelar Ibadah Pra Natal

Tidak ada komentar
Walikota GSVL : Sibuk Rayakan Natal, Tapi Jangan Lupakan Tugas

Manado –

Perayaan menyambut Natal Yesus Kristus tahun 2016 di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dilaksanakan di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (2/12) pagi. Ibadah dipimpin Pdt DR Arthur R Rumengan MTh, Wakil Ketua bidang Ajaran, Pembinaan dan Penggembalaan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). 


Dalam khotbahnya yang diambil dari Kitab Yesaya pasal 9 mengingatkan, umat Tuhan agar saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lain. Apalagi ditengah berbagai perbedaan yang muncul ditengah peradaban manusia.


"Tuhan mengajarkan kepada kita untuk saling menghormati perbedaan yang ada. Karena kita hidup ditengah-tengah kemajemukan disekitar kita. Bersyukur kita di daerah ini di Kota Manado, sikap hidup kita masih saling menghormati dan menjaga kerukunan hidup diantara pemeluk agama yang berbeda, dibandingkan dengan di daerah lain," tukas Pdt Rumengan. 


Dilain sisi, Pdt Rumengan menyinggung Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Manado yang dinilai mulai 'GALAU' setelah adanya assessment atau penjaringan pejabat. Padahal, jabatan merupakan kepercayaaan pimpinan yang harus selalu disyukuri. 


"Saya amati ada pejabat yang mulai Galau karena adanya assessment. Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan harus selalu meyakini bahwa jabatan adalah kepercayaan pimpinan yang harus disyukuri. Jika berprestasi pasti ada rewardnya, tetapi jika tidak berprestasi sesuai penilaian pimpinan tentunya akan diberikan punishment. Sekali lagi, jangan Galau tetapi tunjukanlah kinerja yang baik sebagai aparatur pemerintah yang melayani kepentingan masyarakat," tandas Pdt Rumengan. 


Sementara, Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam sambutannya menegaskan aparatur pemerintah dituntut untuk meninggalkan kepentingan pribadi dan mendahulukan pekerjaan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Jangan sampai karena sibuk dengan persiapan menyambut Natal, pekerjaan pokok sebagai PNS terbengkalai.


"Saya tahu, di bulan Desember ini kita disibukkan dengan perayaan-perayaan menyambut Natal dan juga persiapan-persiapan menantikan hari Natal. Tetapi saya ingin tegaskan disini, silahkan sibuk dengan perayaan-perayaan menyambut Natal. Tetapi, jangan lupakan tugas-tugas sebagai PNS yang harus melayani masyarakat. Jangan sampai tugas-tugas pokok terbengkalai," saran Walikota GSVL.


Ibadah Natal Pemkot Manado ditandai dengan pemasangan lilin oleh Walikota GSVL, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Kapolresta Manado AKBP Drs Hisar Siallagan, Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, mewakili Kejaksaan Negeri Manado, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Pdt Roy Lengkong STh beserta anggota Supandi Siwi dari Buddha dan Drs I Ketut Alit dari Hindu.

Tampak pula dalam ibadah yang diikuti PNS di lingkup Pemkot Manado, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prof DR Ny Julyeta PA Lumentut Runtuwene bersama Wakil Ketua TP-PKK Manado Ny Imelda Bastiaan Markus, serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan Lurah se-Kota Manado.(vsc)


Desember 02, 2016

Investasi 500 Miliar, Bukit Tetempangan Jadi Lokasi Paralayang Paling Eksotis di Indonesia

Tidak ada komentar
Koha-

Keindahan Bukit Tetempangan di Desa Koha Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, menjadi primadona baru pariwisata Sulawesi Utara (Sulut). Dengan pemandangan alam berupa perbukitan, serta hawa sejuk karena berada diketinggian, menyebabkan para pecinta paralayang jatuh cinta dengan Bukit Tetempangan.


Belum lagi ketika menjelang matahari terbit atau matahari terbenam, permainan cahaya sinar matahari yang berpadu dengan suasana alam sekitar, membuat pemandangan yang luar biasa di Bukit Tetempangan semakin sempurna.

Dengan kondisi tersebut, akan menjadikan Bukit Tetempangan sebagai salah satu spot paralayang paling eksotis di Indonesia maupun Asia bahkan dunia Internasional.
Untuk menopang agar Bukit Tetempangan menjadi spot eksotis bagi pecinta paralayang, sang pemilik lokasi Wenny Lumentut akan bekerja sama dengan salah satu pemilik modal dengan dana investasi sebesar Rp 500 Miliar.


"Dengan anggaran tersebut, Manado Skyline sebutan lain Bukit Tetempangan memiliki standart tinggi setidaknya menjadi primadona wisata di Asia maupun Internasional. Tahun depan nanti, berbagai keunikan akan hadir di lokasi ini, diantaranya dengan mendirikan rumah makan dengan model pesawat terbang, dimana pesawat tersebut kini sedang dalam proses pengiriman dari luar daerah. Selain itu, akan ada kapal laut yang akan diletakan ke bukit ini,” tegas Lumentut.

Tak sampai disitu, Lumentut ternyata akan mendirikan sebuah kolam renang berukuran besar dan berpenampilan unik.

“Kolam renang ini akan unik, selain karena berada diatas bukit tapi juga akan bermodel lain daripada lain serta nantinya dari atas kolam renang tersebut akan memiliki view yang tak ada satunya di pelosok dunia ini karena akan dapat menyaksikan langsung paragliding melintas diatas kolam renang tersebut,” tegasnya.
Dari pantauan, saat ini pembangunan beberapa gedung mewah sedang dalam tahap pekerjaan, sehingga dari situasi terakhir saja sudah nampak akan kemewahan bukti tersebut yang dapat memanjakan setiap pengunjung ke lokasi wisata ini. (john)


Ketua Sinode Lantik GSVL Bersama Gubernur dan Wagub

Tidak ada komentar
Masuk Jajaran Panitia Sidang Sinode GMIM 2018

Manado –

Menunjang suksesnya pelaksanaan Sidang Majelis Sinode (SMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke-79 tahun 2018 mendatang di Kota Manado, Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM membentuk panitia penyelenggara yang diketuai Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE.


Pelantikan dan peneguhan panitia dilakukan Ketua BPMS GMIM Pdt DR HWB Sumakul MTh dalam ibadah yang dilaksanakan di Jemaat GMIM Eben Haezar Winangun, Wilayah Winangun, Kecamatan Malalayang Manado, Kamis (01/12) sore tadi.
Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, juga masuk dalam struktur kepanitiaan sebagai Wakil Ketua bersama Wakil Gubernur Sulut Drs Steven O Kandouw.


Pembacaan Surat Keputusan (SK) pembentukan panitia dilakukan Sekretaris Umum BPMS GMIM Pdt Dr Hendry CM Runtuwene STh. Dalam SK tersebut disebutkan tugas panitia adalah mempersiapkan kegiatan SMS GMIM dengan melibatkan pelayan khusus (Pelsus) baik Pendeta, Guru Agama, Penatua dan Syamas.


Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dalam sambutannya mengatakan dalam kepanitiaan ini, kapasitas dirinya bukanlah sebagai seorang Gubernur, tetapi anggota jemaat dan petugas Sinode. Sehingga, dalam melaksanakan tugas kepanitiaan, akan mengacu pada rencana kerja BPMS GMIM.


“Saya disini adalah anggota jemaat biasa bukan Gubernur. Apalagi, dipercayakannya saya sebagai Ketua Panitia itu berarti saya adalah petugas Sinode. Saya dan panitia hanya akan mengikuti apa yang sudah menjadi rencana dari Badan Pekerja Sinode GMIM, seperti mau dilaksanakan di mana kegiatan ini, terserah dari Sinode,” ujar Gubernur.


Meski demikian, dirinya akan memberikan bantuan dana awal untuk menunjang kas panitia sebesar Rp1 Miliar. “Saya akan berikan kepada bendahara panitia uang sebesar satu miliar rupiah untuk mendukung kegiatan panitia,” tandasnya.


Terpisah, Walikota GSVL menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan BPMS GMIM untuk masuk dalam struktur Panitia Penyelenggara SMS GMIM ke-79 tahun 2018 dan menjadikan Kota Manado sebagai tuan rumah.


“Terima kasih untuk kepercayaan yang diberikan Sinode GMIM. Tentunya, kepercayaan yang diberikan ini akan menjadi motivasi untuk menyukseskan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode GMIM tahun 2018 mendatang. Semoga, GMIM kedepan akan lebih maju dan eksis dalam melaksanakan amanat agung Tuhan Yesus Kristus,” kata Walikota GSVL, yang juga anggota Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM.(vsc)


Pemkot Manado Support North Sulawesi Christmas Festival

Tidak ada komentar
Resmi Dibuka Gubernur Sulut
Manado-

Memaknai kelahiran Yesus Kristus yang di-imani sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar ibadah menyambut Natal di kawasan Marina Plaza, Kamis (01/12) malam tadi.



Ibadah dipimpin Sekretaris Umum Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pdt Dr Hendry CM Runtuwene STh, dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, serta para kepala daerah di Sulut.


Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA tampak larut dalam sukacita iman menyambut Natal Pemprov Sulut. Bahkan, bersama dengan para petinggi Sulut, Walikota GSVL juga ikut menyalakan lilin Natal. Dalam ibadah yang berlangsung semarak itu, dilakukan launching North Sulawesi Christmas Festival. Dimana ada 24 kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya, Christmas Market, Lomba Lampion dan Ornament Natal, Festival Musik Bambu, serta Konser Internasional group band legendaris Air Supplay, Parade Kendaraan Hias, Parade Santa Claus dan lainnya.


Sebagai ibukota Provinsi Sulut, Kota Manado menjadi barometer dalam mendukung program Pemprov Sulut, salah satunya pelaksanaan North Sulawesi Christmas Festivaltahun 2016. 


Olehnya, Pemerintah Kota Manado melalui Walikota GSVL mengajak aparatur pemerintah dan masyarakat agar mengambil bagian dalam menunjang iven-iven yang dilaksanakan Pemprov Sulut. Karena diyakini pelaksanaan North Sulawesi Christmas Festival tahun 2016, berdampak pada meningkatnya arus wisatawan ke Manado.


“Sebagai pemerintah di Kota Manado, saya sangat mendukung semua iven yang dilaksanakan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Terima kasih kepada Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wakil Gubernur Steven Kandouw yang telah menyemarakan suasana Natal di Kota Manado dengan penyelenggaraan North Sulawesi Christmas Festival tahun 2016 ini,” kata Walikota GSVL.


Dikatakan, apa yang dilakukan Pemprov Sulut sebagai upaya mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke Sulut umumnya dan Kota Manado khususnya.(vsc)


Desember 01, 2016

3 Desember, P/KB GMIM dan Panji Yosua Gelar Penjabaran Program di Amurang

Tidak ada komentar
Dirangkaikan Ibadah Perayaan Natal

Tomohon—

Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM (SG) dan Panji Yosua akan menggelar ibadah perayaan Nataldan Penjabaran Program, di Jemaat Imanuel Ranowangko, Wilayah Tanawangko Satu, Sabtu 3 Desember 2016.

Pnt Stefanus BAN Liow.
"P/KB Sinode GMIM dan Panji Yosua akan menggelar Ibadah Pohon Terang dan Penjabaran Program di Jemaat Imanuel Ranowangko," kata Ketua Komisi P/KB SG Pnt Ir Stefanus BAN Liow (SBANL).

Agenda ini, kata SBANL, sangat penting untuk itu diharapkan kehadiran seluruh pengurus dan anggota P/KB dan Panji Yosua se- GMIM. Ketua Umum Panitia Pelaksana, Pnt James Arthur Kojongian ST MM, mengatakan, pihaknya siap menggelar agenda sinodal tersebut.

"Acara akan dimulai dengan Penjabaran Program P/KB GMIM tahun 2017 mulai jam 09.00 hingga 12.00, kemudian jam 12.00-13.00 Istirahat makan siang, dan dilanjutkan jam 13.00-15.00 Pohon Terang P/KB GMIM dan Panji Yosua," kata James. (pokjainfokom)

November 29, 2016

Jokowi: ASN Wajib Netral dan Bersikap Profesional

Tidak ada komentar
Walikota GSVL Pimpin Upacara HUT ke-45 Korpri 

Manado-

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Kota Manado dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala Manado, dipimpin Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA, Selasa (29/11) pagi tadi.



Upacara yang berlangsung khidmat itu diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai anggota Korpri dijajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Tema yang diangkat dalam peringatan HUT ke-45 Korpri tahun 2016 ini yakni bersama Korpri meneguhkan netralitas dan meningkatkan profesionalisme aparatur sipil negara. 



Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutan tertulis yang dibacakan Walikota GSVL mengatakan dalam era demokrasi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak beberapa daerah di Indonesia pada tahun 2017 mendatang, ASN sebagai bagian dari keluarga besar Korpri dituntut untuk bersikap netral dan profesional dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.


"Jadikanlah momentum Pilkada serentak 2017 sebagai ajang ujian menerapkan Panca Prasetya Korpri. Ingatlah, bahwa pengabdian anggota Korpri bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan pengabdian anggota Korpri hanyalah kepada negara, bangsa dan rakyat," tandas Presiden seperti dikutip Walikota GSVL.



Lanjut dikatakan Presiden Jokowi, Korpri harus tampil terdepan dalam pemberantasan praktik korupsi dan pungutan liar (pungli). "Ketika kita bicara tentang peningkatan pelayanan publik, tentang memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota Korpri berada di garis depan perjuangan," kata Presiden Jokowi.



Dikatakan, agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global, rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi kerja.
"Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental koruptif yang hanya terpaku pada formalitas belaka," tukas Presiden, seperti dikutip Walikota GSVL.



Kedepan, tambah Presiden Jokowi, Korpri akan segera bertranformasi menjadi Korps Profesi Pegawai Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia.
"Dalam bentuk baru itu, fungsi pemerintahan yang diemban berupa pembinaan dan pengembangan profesi aparatur sipil negara, memberikan perlindungan hukum dan advokasi kepada anggota ASN, memberikan rekomendasi terhadap pelanggaran kode etik dan kode perilaku serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya," tukas Presiden.

Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL menyerahkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya dari Presiden RI kepada lima ASN Pemkot Manado masing-masing sesuai masa pengabdiannya. Selain itu, diserahkan pula piala bagi pemenang lomba dalam rangka HUT ke-45 Korpri tingkat Kota Manado.(***)



November 27, 2016

Pengda Manado Ditantang Gelar Kejuaraan Muaythai Nasional

Tidak ada komentar
Kejurda Muaythai Piala Walikota Manado Resmi Ditutup

Manado-

Setelah sukses menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) seni bela diri Muaythai memperebutkan Piala Walikota Manado di Atrium Manado Town Square 3, 24-26 November 2016, Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA, menantang Pengurus Daerah (Pengda) Muaythai Indonesia Kota Manado untuk melaksanakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2017 mendatang.


Menurut Walikota, tantangan tersebut diberikan kepada Pengda Muaythai Kota Manado setelah melihat animo masyarakat dan keikut-sertaan atlit-atlit Muaythai Manado yang mulai menggeluti seni bela diri asal negara Thailand itu.

"Saya melihat animo masyarakat sangat besar terhadap cabang olahraga Muaythai ini. Banyak atlit-atlit muda bermunculan untuk mengharumkan nama Kota Manado dan Sulawesi Utara umumnya di kancah nasional maupun internasional. Oleh karena itu, saya tantang untuk menggelar Kejuaraan Nasional Muaythai tahun 2017. Bagaimana setuju," tandas Walikota GSVL saat menutup Kejurda Muaythai Kota Manado, seraya mendengar langsung sorak pengurus, atlit dan masyarakat yang kompak menyatakan setuju dengan tantangan tersebut.


Walikota GSVL juga berjanji akan menyediakan fasilitas ring khusus olahraga Muaythai. Sehingga, arena yang digunakan tidak lagi meminjam ring tinju dari Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Sulut.

"Saya akan sediakan ring khusus untuk olahraga Muaythai, tidak seperti ini menggunakan ring tinju milik Pertina. Tahun depan saat kejurnas nanti, ring yang digunakan benar-benar ring untuk pertandingan Muaythai," tukas orang nomor satu di Manado itu.


Lanjut dikatakan Walikota GSVL, dengan adanya pertandingan resmi Muaythai ini, kenakalan-kenakalan remaja seperti perkelahian dan tawuran antar kampung yang kerap terjadi di Manado akan diminimalisir karena akan benar-benar tersalur hobi dan uji nyalinya.

"Silahkan salurkan hobby olahraga ekstrem 'bakalae' tersebut, di arena pertandingan seperti Muaythai seperti ini. Saya berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan olahraga bela diri ini, kerawanan dan tawuran antar kampung semakin berkurang dan bahkan tidak ada lagi," kata Walikota GSVL.


Dalam Kejurda Muaythai tahun 2016 yang diselenggarakan 24-26 November ini, keluar sebagai juara umum tim dari SMA Negeri 9 Manado. Penyerahan piala Walikota dan uang pembinaan dilakukan Walikota GSVL bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE.

Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Sulut Marthen Manopo SH MH, Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone, Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, Pengurus Pusat Muaythai Indonesia Winarto, Ketua Pengda Muaythai Sulut Reynaldo Heydemans, Ketua KONI Kota Manado Hengky Kawalo, Ketua Pengda Muaythai Kota Manado Arthur Rahasia, Sekretaris Kota Manado Drs H Rum Usulu serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemerintah Kota Manado.(vsc)


Panji Yosua Tolak Ormas Radikal dan Intoleran

Tidak ada komentar
Tondano-

Panji Yosua Pria Kaum Bapa (P/KB) GMIM bersikap menolak organisasi massa (ormas) yang radikal dan Intoleran. "Kami menolak semua bentuk organisasi massa radikal dan intoleran," kata Panglima Panji Yosua Brian Janny Waleleng SH, di hadapan ribuan Panji Yosua yang hadir dalam kegiatan Temu Pelayanan Panji Yosua, Sabtu (26/11/2016), di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Tondano. 

Brian mengatakan, sebagai organisasi religius yang ada di Provinsi Sulut, Panji Yosua, akan berjuang untuk menghadapi ormas ormas tersebut. "Kami nyatakan bersama menolak radikalisme dan intoleransi di negeri ini. Pancasila dan NKRI adalah harga mati," ujar Brian. 


Panglima PY Pnt Brian Waleleng didampingi Ketua P/KB GMIM Pnt Stefanus Liow menyerahkan dukungan tertulisnya pada Kapolda Sulut Irjen Wilmar Marpaung.

Sementara itu, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM yang juga Panglima Tinggi Panji Yosua Pnt Ir Stefanus BAN Liow (SBANL) mengatakan, peran dan fungsi Panji Yosua, harus dipahami oleh pengurus di aras jemaat, wilayah, rayon, serta sinode, agar saat melakukan kegiatan tidak salah kaprah. "Jadikanlah Panji Yosua sebuah organisasi yang santun dan elegan," kata SBANL.

Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menyampaikan apresiasi dan merasa bangga dengan adanya Panji Yosua ini. “Dimanapun saya memimpin ibadah, disitu ada Panji Yosua, itu merupakan salah satu bentuk apresiasi bahwa Panji Yosua semakin kompak,” ungkap Bupati yang juga Ketua Komisi PKB Wilayah Tondano Dua.
Perwakilan Korem 131 Santiago juga ikut diberikan dukungan tertulis PY buat pemerintah.
“Selaku Ketua PKB Wilayah Tondano Dua, saya berterima kasih karena Kabupaten Minahasa boleh menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Selain itu saya bersyukur, meski negara sementara bergejolak dengan isu-isu provokasi, di Sulut terlebih khusus di Minahasa tetap aman dan damai, karena di Sulut masyarakatnya cinta damai,” tegas JWS.
Bupati JWS mengajak pula kepada seluruh PKB GMIM dan Panji Yosua ini untuk selalu bersatu dan berdoa. Akhir sambutannya, Bupati JWS mengudang kepada seluruh Pimpinan dan Anggota Panji Yosua se-GMIM untuk hadir dalam Perayaan Natal Nasional pada tanggal 28 Desember 2016 di Stadion Maesa Tondano, yang direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.
Pimpinan PY, Bupati Minahasa dan mewakili Gubernur, serta Kapolda dan perwakilan Korem tampil sebagai pembicara. 
Selanjutnya digelar Panel Dialog Pencegahan Paham Radikalisme, dengan menampilkan para Nara Sumber yang berkopenten di Provinsi Sulut ini.
Acara yang diawali dengan Ibadah dipimpin Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Arthur Rumengan MTeol ini dihadiri Ketua Komisi PKB Sinode GMIM Pnt Stefanus BAN Liow dan jajarannya, Panglima Panji Yosua PKB GMIM Pnt Brian Waleleng SH dan pasukannya, Kapolda Sulut Irjen Pol Wilmar Marpaung SH, Kasiter KOREM 131 Santiago Kol Theo Kawatu, Plh Kaban Kesbangpol Sulut Evans Steven Liow SSos, Ketua DPRD Minahasa James Rawung SH, Dandim 1302 Minahasa Letkol CZI Moh Andi Kusuma, para pejabat Pemkab Minahasa dan ribuan Anggota Panji Yosua PKB se-GMIM.(vsc)
Ini 5 Pernyataan Sikap Panji Yosua P/KB GMIM:
1. Sebagai gereja terpanggil untuk memperkokoh jati diri, integritas, dan citra di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2. Empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara harus kita jaga, pahami, hayati, dan laksanakan dalam pranata kehidupan sehari-hari. Dimana Pancasila menjadi sumber nilai ideologi, UUD 1945 sebagai aturan yang harus ditaati, NKRI adalah harga mati, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai perekat semua rakyat.
3. Menolak segala bentuk organisasi masyarakat yang radikalisme dan intoleransi.
4. Meminta aparat penegak hukum agar profesional menjalankan tugas dan tidak tunduk pada tekanan tekanan kelompok tertentu maupun intervensi politik.
5. Meminta seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi warga gereja untuk menyongsong dan merayakan Natal Yesus Kristus.



November 25, 2016

SMK N 1 Tombariri Terima Sertifikat Akreditasi Perhotelan dan Teknik Komputer/Jaringan

Tidak ada komentar
Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri, Hendrik Tammu, SP.d
Tombariri, - Kendati baru seumur jagung, namun prestasi yang diraih oleh SMK Negeri 1 Tombariri cukup fantastis.
Misalnya, Miss Celebrity Indonesia Tahun 2016 merupakan lulusan SMK Negeri 1 Tombariri. Selain itu pula, SMK Negeri 1 Tombariri, dijadikan sekolah percontohan di Kabupaten Minahasa khususnya jurusan perhotelan sebab sekolah tersebut memiliki sarana dan prasarana  mirip hotel yang diperuntukkan bagi siswa untuk melakukan praktek. Baru-baru ini, 2 (dua) predikat diraih oleh SMK Negeri 1 Tombariri yakni Sertifikat Akreditasi Perhotelan dan Teknik Komputer/Jaringan yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) Provinsi Sulawesi Utara. Bahkan, sertifikat tersebut berlaku hingga Tahun 2021.


Menurut Hendrik Tammu, SP.d selaku Kepala Sekolah, apa yang telah diraih oleh SMK Negeri 1 Tombariri merupakan prestasi yang patut dibanggakan.
"Meskipun SMK ini baru beberapa tahun melaksanakan kegiatan belajar mengajar, tapi sudah meraih sejumlah prestasi. Hal ini harus dipertahankan. Saya selaku Kepala Sekolah memberikan apresiasi kepada masyarakat terlebih khusus bagi orang tua yang telah mempercayakan SMK Negeri 1 Tombariri sebagai sarana bagi anak-anak mereka untuk menuntut ilmu.

Tak lupa juga saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi para guru-guru yang selama ini telah menjadi tenaga pendidik, dimana peran serta kalian sehingga SMK Negeri 1 Tombariri bisa menghasilkan siswa-siswa yang potensial dan berkualitas sesuai bidang ilmu yang mereka tekuni. Begitu juga dengan para siswa dan siswi yang saat ini menuntut ilmu di SMK ini, terima kasih untuk kalian semua, sebab tanpa kalian SMK Negeri 1 Tombariri tidak mungkin terjadi proses belajar mengajar.

Saya mengajak peran serta dari orang tua, guru-guru maupun siswa dan siswi untuk bergandengan tangan demi kemajuan sekolah yang kita cintai ini. Mari kita pertahankan prestasi yang saat ini sudah kita raih bersama demi masa depan anak-anak bangsa," jelas pria yang akrab dengan para siswa dan siswi ini, Kamis (24/11/2016).

Sementara itu, Karel Sampul selaku Ketua Komite Sekolah mengatakan, prestasi yang telah raih oleh SMK Negeri 1 Tombariri harus dipertahankan, jika perlu lebih ditingkatkan.
"Apa yang sudah diraih, harus dipertahankan. Jangan terbuai dengan prestasi yang sudah ada, jika perlu harus ditingkatkan sehingga SMK Negeri 1 Tombariri menjadi sekolah unggulan bukan hanya ditingkat Kabupaten Minahasa, tapi ditingkat Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu juga SMK Negeri 1 Tombariri bisa bersaing dengan sekolah-sekolah yang lain. Peran serta orang tua sangat penting untuk menopang apa yang menjadi program dari sekolah, sehingga bisa tercipta pemahaman yang positif demi kemajuan sekolah maupun masa depan para siswa," ujar Sampul.

Disisi lain, para siswa dan siswi yang saat ini sekolah di SMK Negeri 1 Tombariri sangat bangga dengan kepemimpinan Kepala Sekolah Hendrik Tammu,SP.d.
"Beliau memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Bayangkan saja, SMK Negeri 1 Tombariri meraih sejumlah prestasi, itu semua karena tangan dingin beliau. Kami sangat bangga dengan kepemimpinan beliau. Beliau adalah orang tua kedua bagi kami," tutur sejumlah siswa dan siswi. (jp)

November 23, 2016

Apel Akbar Panji Yosua, SBANL: Ayo cokelatkan Tondano!

Tidak ada komentar
Ribuan Panji Yosua 'Serbu' Minahasa 

Manado--

Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM sekaligus Panglima Tinggi Panji Yosua Pnt Ir Stefanus BAN Liow (SBANL) mengharapkan kehadiran seluruh Panji Yosua Se-GMIM, pada Apel Akbar Panji Yosua yang akan dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Tondano, Sabtu 26 November 2016.

"Ayo kita cokelatkan Kota Tondano dengan warna cokelat khas Panji Yosua, yang menunjukkan kemandirian dan kedewasaan," kata SBANL bersama Sekretaris Pnt Herwyn Jefler Malonda SH MPd. Tingkat kehadiran Panji Yosua pada Apel Akbar tersebut, kata SBANL, bisa dipastikan membludak, jika dilihat dari kesiapan jemaat dan wilayah dalam koordinasi Pengurus Panji Yosua dan Komisi P/KB GMIM aras jemaat bersama BPMJ.

Pnt Stefanus B.A.N Liow

"Animo peserta ini sebagai wujud spiritualitas dalam menjawab keterpanggilan gereja sekaligus menyikapi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," katanya.
Panglima Panji Yosua Brian Janny Waleleng SH didampingi Wakil Panglima Pnt Novie VB Kaligis SE MM, Kepala Staf Marlon Sumarauw SSos, dan Deputy Intelejen Friko Poli SS mengatakan, dengan tingkat kehadiran yang tinggi dari jemaat pada Apel Akbar tersebut, maka akan memperkokoh jati diri, integritas dan citra gereja.

"Kita harus nyatakan bersama menolak radikalisme dan intolerans di negeri ini. Pancasila dan NKRI harga mati harus dinyatakan bersama," ujar mereka.
Ditambahkan, pada kegiatan tersebut juga akan diadakan pembekalan Pengurus Panji Yosua Aras Jemaat dan Wilayah, dengan meksud memberikan pemahaman tentang tugas dan fungsi Panji Yosua.
"Ini dilakukan agar Panji Yosua tidak salah kaprah dalam berorganisasi," ujarnya. (pokjainfokom)

November 22, 2016

Ikut Dihadiri Dirut RSUP Kandou, Presiden Buka Rakor BLU

Tidak ada komentar
Jakarta -
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum 2016 (BLU) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/11).

Presiden Jokowi tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang tiba di Istana Negara sekitar pukul 09.00 WIB. Tampak mendampingi Presiden dalam acara itu, antara lain, Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Mensesneg Pratikno. Acara itu juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Kerja lain, pimpinan Polri, sejumlah gubernur, dan pimpinan BLU.



Dirut RSUP Kandou dr Maxi Rondonuwu, DHSM MARS, foto bersama beberapa rekan dokter asal Sulut, yang kini bertugas di istana kepresidenan sebagai dokternya Presiden

"Ini bukan rakor biasa, BLU sudah 11 tahun, tema rakor kali ini adalah  satu dekade BLU menuju layanan publik yang lebih baik," kata Menkeu Sri Mulyani.

Menkeu menyebutkan pengelolaan layanan dengan pola BLU merupakan reformasi pengelolaan keuangan untuk instansi kepada masyarakat dengan praktik bisnis sehat dan fleksibilitas dengan tujuan tingkatkan kinerja BLU dalam pelayanan kepada masyarakat.


"Saat pertama BLU dikenalkan baru ada 13 instansi, terutama rumah sakit eks Perjan, hingga kini ada sebanyak 182 BLU," tambah dia.


Ia menyebutkan pada 2016, ada tambahan 16 BLU baru dari empat kementerian. Dalam kesempatan itu, juga akan disampaikan penghargaan kepada sejumlah BLU yang berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).


Menkeu memproyeksikan total pendapatan instansi pemerintah yang menerapkan pola keuangan Badan Layanan Umum (BLU) pada 2019 akan mencapai Rp73 triliun.

"Apabila dilakukan proyeksi dengan pertumbuhan 20 persen, maka 2019 diperkirakan pendapatan BLU akan mencapai Rp73 triliun," kata Sri Mulyani.



Sementara itu Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS, yang hadir mewakili BLU RSUP Kandou tampak begitu antusias menghadiri acara itu. Bahkan dalam postingan akun pribadi milik dr Maxi, dia memposting sebuah foto yang mempertemukan dengan beberapa rekan sesame dokter yang kini telah bertugas di istana kepresidenan.

“Istana Presiden rapat koordinasi Badan Layanan Umum dibuka Presiden RI Joko Widodo bakudapa dgn senior Brigjen dr Arthur Tampi kepala kesehatan Mabes Polri dan dr Frans Memah dokter kepresidenan RI,” tulis dr Maxi di bawah foto yang diposting di facebook nya.(vsc)

Launching Kalender of Event Wisata Pesona Manado 2017, Ini Harapan Menpar RI

Tidak ada komentar
Jakarta- 

Kota Manado begitu komit memajukan sektor pariwisata. Seperti yang dilakukan, Senin (21/11) di gedung Sapta Pesona kantor Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, pemerintah Kota Manado resmi melaunching Kalender of Iven Wisata Pesona Manado 2017. Peresmian langsung dilakukan Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) DR Arief Yahya, didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut -Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, dan Plt Gubernur DKI Jakarta DR Sonny Sumarsono MDM.



Menteri Arief dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada Walikota Manado yang memiliki perhatian mendorong sektor pariwisata di Kota Manado. Tidak hanya itu, Arief juga menilai keseriusan Gubernur Sulut dalam mengembangkan dunia pariwisata di Sulut merupakan suatu upaya pembangunan berkelanjutan yang sangat baik.


”Ini merupakan langkah maju yang realistis dilakukan pemerintah Kota Manado untuk menggenjot serta mengembangkan sektor pariwisata di Manado, apa yang dilakukan Walikota Manado bersama Wakil Walikota Manado yang didukung penuh Gubernur Sulawesi Utara akan kami dukung sepenuhnya. 




Ini adalah pilihan relevan karena pendapatan Manado dari sektor pariwisata juga begitu fantastik, sehingga dengan begitu pengembangan pariwisata di Manado merupakan keharusan yang akan kita dukung bersama. Melalui kesempatan ini, saya melaunching kalender wisata pesona Manado 2017,” ujar Menteri Arief Yahya.




"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut Pak Olly Dondokambey, SE yang begitu memperhatikan posisi dan keberadaan sektor pariwisata di Kota Manado untuk terus dikembangkan, keseriusan itu begitu dinamis ditunjukkan Pak Gubernur demi tercapainya pariwisata Manado yang mendunia,” tutur GSVL sapaan akrab Walikota Manado dua periode ini.




Kegiatan launching dihadiri juga para Duta-Duta besar Indonesia, Bupati, Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota se-Sulawesi Utara, anggota DPRD Sulut, anggota DPRD Kota Manado, Ketua KNPI Kota Manado Erick G Kawatu SE MM, para pegiat pariwisata di Kota Manado, Dinas Pariwisata sekaligus sejumlah pimpinan SKPD di jajaran pemerintah Kota Manado.(vsc)


Berita Utama