NEWS :
Loading...

Terbaru

Mei 23, 2018

RSUP Semarang Bagi Ilmu JCI ke RSUP Kandou

Tidak ada komentar
Dirut RSUP Kandou saat menyampaikan sambutan
Manado -

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado memilih RSUP Dr Kariadi Semarang sebagai referensi pembimbing menuju Akredirasi Joint Commission International (JCI). Alasannya, RSUP Kariadi sudah dua kali berhasil lulus JCI.

Tim RSUP Dr Kariadi Semarang Rabu-Kamis (23-24/5) memberikan bimbingan teknis standar akreditasi JCI bagi seluruh kelompok kerja (Pokja) akreditasi internasional RSUP Prof Kandou.

Kegiatan ini mendapat apresiasi Direktur Utama RSUP Kandou dr Maxi R Rondonuwu DHSM MARS. Dia menyebut Bimtek ini wajib dimanfaatkan sebaik mungkin oleh semua Pokja termasuk menganalisa hal yang perlu dilengkapi di RSUP Kandou.

Nantinya sebut Rondonuwu usai Lebaran Dirut RSUP Semarang akan menjadi narasumber di Bimtek kedua.

Sementara itu Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Semarang dr Agoes Oerip Poerwoko SpOG(K) dalam sambutannya berharap RSUP Prof Kandou bisa lulus pada akreditasi JCI tahun ini.

Poerwoko menyebut RSUP Prof Kandou memiliki kemiripan dengan RSUP Dr Kariadi, dimana berada di lahan sekira 19 hektar, dengan jumlah tempat tidur perawatan masing-masing 1.154 di Semarang sedangkan di Manado berjumlah 1.074.

"Akreditasi RS termasuk di dalamnya JCI, merupakan kebijakan untuk peningkatan mutu RS se-Indonesia. Diharapkan, tata kelola RS dan tata kelola klinis menjadi semakin baik, dengan terakreditasi secara periodik yaitu setiap 3 tahun," sebutnya.

Ditambahkan dia, nantinya unsur yang akan dinilai dalam akreditasi JCI sebenarnya telah rutin dilakukan semua elemen di RS, tinggal bagaimana setiap personel yang ada harus lebih fokus, tidak terlena, bahkan lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang sudah menjadi tanggung jawab.

Pada Bimtek kali ini, Poerwoko membawa tim yang terdiri dari Kabag Diklit drg Lilik Andriani MARS, Kabid Penunjang Sarana R. Eko Sadono SKp, Pj Pelayanan dan Mutu Pelayanan Rawat Jalan Sri Sulistiowati SKep Ns.(vsc)

Walikota Ajak Warga Manado Lawan Aksi Terorisme

Tidak ada komentar
Walikota menyampaikan sambutan
Manado -

Safari Ramadhan 1439 Hijriyah tahun 2018 dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di Masjid Jami’Azzidin, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Selasa (22/05) sore sekaligus buka puasa bersama.

Dihadiri Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, ratusan jamaah masjid yang terletak di jalan Sea itu, mengaku sangat senang dikunjungi orang nomor satu di Manado tersebut.

Walikota bersama pimpinan umat muslim
“Kalau tidak salah, sudah tiga kali Pak Walikota Manado datang ke Masjid Jami’Azzidin. Sehingga, sebagai warga masjid, kami tentunya sangat berterima kasih atas semua perhatian yang diberikan Pak Walikota dan jajaran pemerintah di Kota Manado,” ungkap Imam Masjid Jami’Azzidin H Husein Peju.

Sementara, Walikota Vicky Lumentut dalam sambutannya mengajak umat Muslim dan masyarakat di Kecamatan Malalayang dan Kota Manado untuk merapatkan barisan melawan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia.

Walikota tiba di lokasi 
Menurutnya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk membunuh orang tak bersalah. Bahkan, semua agama mengedepankan kedamaian dan kerukunan diantara sesama manusia.

“Saya percaya, tidak ada satu agamapun yang mengajari untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Sehingga, kita perlu bersatu melawan aksi-aksi terorisme yang membuat resah dan membuat ketakutan ditengah masyarakat Indonesia. Mari kita bersatu tanpa memandang agama, suku, ras, kita ciptakan suasana yang aman dan damai di Kota Manado,” tukas Walikota Vicky Lumentut.

Walikota di sambut pemuka agama
Dikatakan, predikat yang disematkan di Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia memiliki tantangan sekaligus kebanggaan.

“Mempertahankan predikat sebagai kota paling toleran di Indonesia memang sangat membanggakan, namun memiliki tantangan untuk bagaimana kita menjaga predikat ini. Caranya, mari kita bangun dan pertahankan kerukunan, sikap hidup toleransi meskipun kita berbeda-beda,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

Jamaah menyimak antusaias sambutan walikota
Dirinya mengajak masyarakat dan umat Muslim untuk ikut mendukung operasi cipta kondisi yang dilakukan Pemkot Manado. Dimana, pada setiap kecamatan dilakukan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilaksanakan aparat gabungan Pemkot Manado, TNI dan Polri.

“Saya minta dukungan, jika ada disekitar kita ditemukan warga yang tidak memiliki KTP, kita serahkan dia kepada kepala lingkungan, ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Jangan main hakim sendiri yang berujung pada persoalan hukum,” pungkasnya.

Foto bersama dengan jamaah
Tampil sebagai pembawa tauziah H Amir Liputo, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, para kepala Perangkat Daerah, juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, perwakilan Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan tokoh agama di Kecamatan Malalayang.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Vicky Lumentut menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado kepada mereka yang membutuhkan.(riskysondakh)

Pimpinan DPRD Sulut Pertanyakan Mekanisme Pemeriksaan BPK

Tidak ada komentar
Manoppo dan Runtu saat menyampaikan pendapat
Jakarta -

Luapan kekecewaan terhadap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disuarakan pimpinan-pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) antara lain Marten Manoppo dan Stevanus Vreeke Runtu, saat mengikuti kegiatan Bimtek DPRD Sulut, di Hotel Harris Vertu, Selasa (22/5).

Kedua pimpinan DPRD Sulut tersebut menyesali dan bahkan mempertanyakan mekanisme pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap anggota-anggota DPRD terkait dana reses T.A 2017, pekan kemarin yang menurut kedua pimpinan DPRD tersebut tidak masuk akal dan sangat perlu untuk dipertanyakan.

Menurut Manoppo, BPK seenaknya melakukan pemeriksaan yang pada dasarnya tidak mereka ketahui apa sebenarnya dasar sehingga anggota DPRD diperiksa bahkan disuruh menganti rugi atas dana reses tersebut.

"Dengan hak mereka, seenaknya menggiring kami. Bahkan saya berpikir bisa-bisa ini sebuah jebakan, dan kami ditakut-takuti mereka. Kami kan memang benar melakukan reses dan kami punya bukti bahwa memang kami melaksanakan kegiatan tersebut," sesal kader partai Demokrat tersebut.

Sementara itu, Stevanus Vreeke Runtu pun mengkritisi dan bahkan mempertanyakan sistim pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap dirinya dan rekan-rekan anggota DPRD lainnya.

"Sistim seperti apa yang dilakukan oleh BPK ? Bahkan kami sendiri binggung kami disuruh bayar tapi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) nya tidak ada. Sistim pemeriksaan ini sudah benar-benar tidak masuk akal," paparnya senada dengan Manoppo.

Bahkan dikatakan SVR BPK memeriksa memakai kacamata kuda.
"Saya melihat pemeriksaan BPK keliru dan memakai kacamata kuda," tegasnya sembari menyebut mereka menghormati regulasi yang ada tapi sistem yang dilakukan oknum-oknum BPK tersebut perlu disuarakan.

"Supaya kami jangan seolah-olah kami diam dan mereka berhasil dengan pemeriksaan yang mengintimidasi dan tak sesuai mekanisme," tutupnya. (Falen Logor)

Mei 22, 2018

Mewengkang Kritik Kepemimpinan OD - SK

Tidak ada komentar
Ferdinand Mewengkang
Manado -

Tidak hanya pujian ditujukan untuk Sulawesi Utara (Sulut) dalam masa kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw membangun Sulut dua tahun belakangan ini. Kritikan dan saran tak luput bagi keduanya dengan maksud supaya pemerintahan OD-SK tetap terkontrol dan tidak bermegah diri.

Sama halnya dikatakan Ketua Komisi I DPRD Sulut, Ferdinand Mewengkang, saat dikonfirmasi Senin (21/5) di Hotel Harris Vertu, Jakarta Pusat.

Menurut anggota DPRD Sulut yang juga ketua Pansus LKPJ tiga (3) tahun berturut-turut ini, Sulut dalam kepemimpinan OD-SK memang berhasil mempertahankan toleransi umat beragama tetap diakui di kancah Nasional, begitu juga dengan Stabilitas yang memang harus diakui OD-SK dikategorikan berhasil.

"Ini harus diakui, tapi kepala daerah sebagai kepala pemerintahan di daerah dan sebagai utusan pemerintah pusat di daerah jangan berbangga dulu karena wilayah Sulut adalah wilayah yang sangat mudah didatangi Teroris, dan ini perlu adanya pengawasan ekstra dari pemerintah," terangnya.

Lanjut dikatakan dia masih banyak yang harus menjadi pekerjaan rumah dari pemerintah saat ini, dan bahkan menjadi teguran untuk tidak bermegah diri terlebih dahulu.

"Sesuai data dari Ombudsman Sulut mendapat Garis Merah dalam memenuhi standart pelayanan publik, Kementrian Dalam Negeri pun menjadikan Sulut peringkat ke 27 dalam laporan penyelenggaraan pemerintah daerah," sesalnya.

Lanjut dia mengatakan, Sulut juga mengalami penurunan dalam bidang pendidikan yang signifikan dan menjadikan Sulut berada di garis bawah atau peringkat- peringkat terendah dalam pelaksanaan bidang pendidikan.

"Dibuktikan dengan rilis Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI beberapa waktu lalu dalam uji kompetensi guru (UKG), Sulut masih berada di ranking 25 dari 34 provinsi di Indonesia dengan nilai rata-rata 51,65," tambanya.

Menurut Politisi yang juga pernah menjadi bagian dari eksekutif ini, Sulut masih perlu banyak berbenah jika ingin menjadi lebih baik.

"Aspek pelayanan harus lebih diperhatikan lagi dengan melihat data dari Ombudsman, Kementrian Dalam Negeri, dan Kementrian pendidikan. Ini merupakan tantangan bagi pemerintah khususnya OD-SK," tegasnya sambil berharap Sekertaris Propinsi bisa membantu OD-SK mengkoordinir pelayanan administrasi yang lebih baik. (Falen Logor)

Rondonuwu: Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Hindari Korupsi

Tidak ada komentar
dr Maxi Rondonuwu (keempat kanan) dan drg Oscar Primadi (keempat kiri) bersama jajaran foto bersama di kantor RSUP Kandou.
Manado -

Meningkatkan pelayanan kesehatan yang baik, benar, bersih, dan terhindar dari tindak pidana korupsi merupakan kesiapan yang kini terus digaungkan Direktur Utama RSUP Prof Kandou dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS.

Itu dikatakan Rondonuwu, saat acara deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), di Satker RSUP Kandou, Senin (21/5/).

Dikatakan dia, keberhasilan pembangunan zona integritas, sangat ditentukan kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu dan integritas dari organisasi.

"Integritas individu adalah sikap mental, pikiran dan tindakan yang selaras dengan nilai-nilai baik, serta diyakini bermanfaat bagi dirinya sendiri dan organisasi," tegasnya.

Dalam integritas ini tambahnya terkandung nilai-nilai kejujuran, loyalitas, komitmen, dan nilai perbaikan. Untuk selanjutnya diimplementasikan dalam bentuk tindakan yang konkrit.

Pada pencanangan ini, Tim WBK dan WBBM RSUP Prof Kandou mendapat arahan dan pendampingan langsung Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan RI drg Oscar Primadi MPH.

Primadi pun mengapresiasi RSUP Kandou yang terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Saat itu dia berpesan, pelayanan kesehatan harus dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Mendorong efektivitas dan efisiensi pengelolaan program demi menuju Indonesia sehat tanpa korupsi.

Hadir pada pencanangan tersebut, Direktur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes, Direktur SDM dan Pendidikan Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, serta Direktur Keuangan dan Administrasi Umum Erwin Susanto SE.(vsc)


Mei 21, 2018

60 Mahasiswa Poltekes Dilatih BHD dan K3RS

Tidak ada komentar
Suasana pelatihan BHD
Manado -

Sebagai rumah sakit yang telah terakreditasi paripurna dan sedang dalam persiapan menghadapi Akreditasi Internasional JCI tahun 2018, RSUP Prof Dr.R.D Kandou Manado terus melakukan pembenahan di berbagai bidang, salah satunya bagi SDMnya yang terus dilakukan pelatihan bagi semua komponen yang ada di rumah sakit termasuk bagi ke 60 Mahasiswa D4 Keperawatan Poltekkes Manado diwjibkan mengikuti Workshop Bantuan Hidup Dasar, Patient Safety, Infeksi Nosokomial dan K3RS Senin-Kamis (21 - 24/05) di aula gedung kantor pusat RSUP Kandou Manado.

Direktur Poltekkes Manado yang diwakili Moudi Lombogia, S. Kep. Ns. MKep
mengatakan semua mahasiswa yang akan melakukan studi praktek di RSUP Kandou harus mengikuti semua aturan yang diberlakukan rumah sakit dan tetap menjaga sikap.

Acara dibuka Direktur SDM dan Pendidikan Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD didampingi Kepala bagian Diklit Irwan Kawulusan, SH.

Direktur SDM menyampaikan selamat bergabung di RSUP Kandou kepada ke 60 Mahasiswa peserta Workshop ini. "Kami sangat berterima kasih kepada Poltekkes yang masih mempercayakan RSUP Kandou untuk mendidik atau menempah para mahasiswa yang melakukan praktek di RSUP Kandou dan ini merupakan satu kehormatan bagi kami," ucapnya.

Ditambahkannya kehadiran mereka di RSUP Kandou juga dapat memberikan kobtribusi kepada RSUP Kandou karena mereka ikut terpapar dengan yang namanya akreditasi internasional JCI yang akan digelar Juli mendatang.

"Tentunya kami akan ikut mensukseskan program RSUP Kandou ditahun ini yakni inisial Akreditasi Joint Commision International (JCI)," imbuhnya.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan materi oleh Panelewen tentang Revolusi Mental.(vsc)

VW: Keluarga Organisasi Kecil yang Mampu Buat Kekuatan Besar

Tidak ada komentar
Vian Walintukan
Manado-

Menjelang pemilihan legislatif tahun 2019, partai peserta pemilu pun mulai menyusun strategi demi kemenanggan di semua daerah pemilihan (dapil) khususnya yang ada di Sulawesi Utara.

Selaku partai peserta pemilu, Partai Golkar (PG) pun mulai menunjukan kader-kader terbaik untuk diikutsertakan dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Dari banyak kader yang akan diusung partai berlambang pohon beringin, ada satu nama yang mulai menjadi perhatian masyarakat.

Ya, sosok kader berpengalaman bernama Vian Walintukan (VW) saat ini menjadi perhatian masyarakat khususnya yang ada di Kota Manado.

Sepak terjangnya tidak diragukan lagi, terbukti VW selama 15 tahun dipercayakan sebagai Anggota Dewan Pengupahan Daerah Sulut dalam tugas pokok penetapan UMP Propinsi Sulut utusan SPSI Sulut, dan juga merupakan aktivis dari berbagai macam organisasi kemasyarakatan.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Kota Manado DPD PG Sulut tersebut menjadi pusat perhatian karena dilihat dari dedikasi dan kontribusi VW kepada masyarakat yang tak tanggung-tanggung khususnya dalam melihat masalah kemasyarakatan yang ada.

Saat ditemui, VW menjelaskan dirinya diberikan mandat partai Golkar untuk maju menjadi calon anggota DPRD Sulut, dapil Kota Manado.

"Saya mendapat rekomendasi dari partai Golkar. Dan dengan kepercayaan ini, saya akan semaksimal mungkin bekerja. Secara khusus juga, saya merasa terpanggil untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat." Sahut VW yang juga merupakan Koordinator Wilayah Kota Manado DPD PG Sulut dan juga pernah menjabat sebagai Sekretaris PG Kota Manado.

Dirinyapun menjelaskan keikutsertaannya dalam kontestasi ini, sudah menyusun Visi dan Misi kedepannya.

Adapun Visinya yaitu "KELUARGA adalah dasar hidup Melayani" dengan mengangkat Misi "Melayani untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera".

Ditanya kenapa mengambil visinya dari kata keluarga, VW menjelaskan bahwa keluarga adalah organisasi kecil yang mampu membuat sesuatu kekuatan yang besar.

Dengan kata lain, menurutnya melalui keluarga kita diajar untuk setia melakukan hal yang kecil dan kedepannya juga akan bisa melakukan hal yang besar.

"Adapun KELUARGA yang saya ambil diangkat dari kalimat ;
(K) Kedepankan Tuhan dalam Melayani, (E) Etika dan kesopanan dalam melayani, (L) Laksakan tugas dan bertanggung jawab dengan ketulusan hati (U) Usahakan semaksimal mungkin membela kepentingan rakyat, (A) Ambil apa yang halal sesuai kerja dan jangan korupsi, (R) Rencanakan program berdasarkan masukan dan info dari masyarakat kota Manado, (G) Gerakan selalu semangat kerja kerja dan Kerja kerja untuk membela kepentingan masyarakat, dan (A) Aminkan dalam diri kita sesuatu yang baik untuk dilakukan," terangnya sambil berharap doa dan restu dari masyarakat Sulawesi Utara, Khususnya Kota Manado yang menajadi dapilnya. (Falen Logor)

Mei 20, 2018

Mantik: Pentakosta Persatukan Umat Tuhan dalam Satu Iman

Tidak ada komentar
Mantik foto bersama usai ibadah
Jakarta -

Perayaan Hari Pentakosta merupakan bagian penting dalam rangkaian karya penyelamatan Allah bagi umat manusia.

Demikian dikatakan Kepala BPJN XV Sulut Riel J. Mantik dalam Ibadah Agung memperingati Hari Raya Pentakosta atau Hari Pencurahan Roh Kudus di GPIB Nazareth Rawamangun, Jakarta Timur Minggu (20/05).

Mantik menyadari memang perayaan Hari Pentakosta berbeda dengan perayaan-perayaan hari besar umat Kristiani lainnya.

“Padahal makna yang terkandung dalam peristiwa Pentakosta sangat mendalam. Dimana, melalui peristiwa ini seluruh umat Tuhan dipersatukan dalam satu iman melalui curahan Roh Kudus,” tandasnya.

Mantik berharap, melalui perayaan Hari Raya Pentakosta akan mengokohkan tekad dan komitmen melayani Tuhan dan sesama manusia.

“Perkenankan saya atas nama pribadi dan keluarga dengan penuh kasih menyampaikan Selamat Hari Raya Pentakosta. Semoga hikmah ibadah perayaan ini akan semakin mengokohkan tekad dan komitmen kita dalam melayani Tuhan dan sesama kita, dalam medan pengabdian kita masing-masing,” kata Mantik.

Dirinya mengajak umat Kristiani untuk bersatu meskipun dalam berbagai perbedaan, seperti perbedaan suku, kepribadian, bahasa, status sosial dan lainnya.

“Melalui semua itu, saya percaya akan terbangun sikap, niat dan komitmen kita bersama untuk mewujudkan pribadi menjadi lebih baik,” pungkasnya dalam Ibadah Agung tersebut. (Falen Logor)

Dialog Interaktif Dokter dan Pasien di RSUP Kandou

Tidak ada komentar
Suasana dialog interaktif di RSUP Kandou
Manado -

Sebagai rumah sakit kelas A, serta rumah sakit pendidikan yang telah terakreditasi paripurna terus berupaya memberikan kepuasan pelayanan kesehatan bagi masyarakat atau pelanggan yang datang berobat.

Bentuk kepedulian terhadap pasien yang ada di RSUP Kandou, Jumat (18/5) dilakukan Kegiatan Dialog Interaktif, oleh dokter dan pasien serta para survivor yang sedang melakukan terapi di instalasi Radioterapy RSUP Kandou Manado.

Kegiatan yang rutin dilakukan setiap bulan oleh instalasi Radio Terapy yang dipimpin dr. Enrico Napitupulu sebagai kepala instalasi diikuti semua pasien bahkan keluarga pasien yang sedang melakukan terapi penyinaran, dilakukan dengan tujuan memberikan motivasi serta edukasi kepada para pasien tentang apa dan bagaimana penanganan terhadap penyakit kanker serta menyarankan tidak takut pergi ke dokter dan melakukan pemeriksaan sedini mungkin sebelum penyakit yang dialami akan bertambah parah.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kandou dr. Celestinus Eigya Munthe, Sp. KJ, M. Kes memberikan apresiasi dan bangga atas kegiatan yang sudah dilakukan instalasi Radio Terapy sebagai salah satu layanan unggulan yang ada di RSUP Kandou.

Oleh karena itu Munthe berharap untuk terus meningkatkan pelayanan yang ada di instalasi radio terapy agar semua pasien dapat merasakan kepuasan dalam pelayanan kesehatan.

Tak lupa juga Munthe berdialog langsung dengan para pasien dan memberikan support serta semangat dalam menjalani terapi penyinaran. Selain itu juga hadir para survivor yang ikut memberikan testimoni atas manfaat yang sudah dirasakan dari pelayanan Radio terapy ini.(vsc)

Mei 18, 2018

Felly Minta Pemerintah Perhatikan Sarana Prasarana Jalan

Tidak ada komentar
Felly Runtuwene
Manado -

Peran pemerintah dianggap belum maksimal oleh Legislator Sulut, Felly Estelita Runtuwene,SE. Pasalnya dia beranggapan pemerintah seakan tidak menjadi "orang tua" yang baik bagi masyarakatnya yang secara tidak langsung untuk masalah kesejahteraan masyarakatnya merupakan tanggung-jawab penuh oleh pemerintah yang tak bisa disepelehkan.

Legislator partai NasDem tersebut berkata demikian karena merasa jengkel akan peran pemerintah yang terkesan lambat dalam penangganan masalah beberapa ruas jalan propinsi maupun jalan daerah yang ada di Sulut ini.

Bermula saat dirinya hendak melaksanakan reses di berbagai tempat di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dirinya melihat langsung khususnya di jalan Ritey - Malenos bahwa untuk perbaikan jalan yang rusak bukanya ditanggani pemerintah malahan di tanggani masyarakat itu sendiri.

"Ini kan tak masuk di akal, masa masyarakat sendiri yang memperbaiki jalan apalagi dana yang ada melalui permintaan sumbangan dan sumbangan yang terkumpul dijadikan dana untuk pembelian material. Pemerintah khususnya Minsel dalam hal ini gagal apalagi di daerah, pemerintah merupakan orang tua dari masyarakat itu sendiri," tegas Lagislator asal Minsel-Mitra tersebut.

Ia pun berharap agar pemerintah dapat memperhatikan hal tersebut, karena ini dapat menimbulkan kerugian terhadap masyarakat.

"Baik kerugian dari dana, tenaga dan bahkan peluang kecelakaan pun bisa terjadi," harap Kader perempuan Sulut tersebut.

Lanjut ditegaskan Felly hal ini harus diperhatikan pemerintah kabupaten Minsel karena ini merupakan tanggung jawab dari kabupaten khususnya Minsel sendiri.

"Jangan sampai pemerintah menutup mata," tutupnya dengan tegas. (Falen Logor)

Diskop Sulut Mantapkan Program ODSK dan Prioritas Nasional

Tidak ada komentar

Foto bersama usai Rakor
Manado -

Dalam memantapkan program ODSK di Sulut, Dinas Koperasi dan UKMD Provinsi melaksanakan rapat koordinasi teknis perencanan dalam mensinergikan kegiatan program nasional dan daerah.

Hal ini diungkapkan Kadis Koperasi dan UMKD melalui Sekretaris Dinas Drs Benny Kalonta ME, Jumat (18/05) pagi ini.

"Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Tingkat Provinsi untuk memantapkan program kegiatan 2019 yang telah diusulkan ke kementerian UKM RI, " tandas Kalonta.

Lanjut Mantan Kepala UPTD Samsat Manado ini, dari 57 kegiatan yang diusulkan telah mendapat jawaban dari Kementerian ada 39 kegiatan yang disetujui, dimana kegiatan prioritas nasional dan disatukan dengan prioritas daerah dalam program ODSK untuk Sulut Hebat.

Ditambahkan Kalonta, akan ada pembuatan proposal dari kabupaten/ kota untuk menindaklanjuti permintaan kementerian yang akan dibahas dalam rakor kementerian, sehingga diharapkan sinergitas dan terbuka untuk semua kegiatan. (epeng)

Program OD-SK Bawa Perpustakaan Lebih Hebat

Tidak ada komentar

Kadis Perpustakaan foto bersama staf
Manado -

Memeriahkan HUT ke 38 perpustakaan, pemerintah daerah berupaya meningkatkan minat dan budaya baca melalui kegiatan lomba perpustakaan sekolah, desa/ kelurahan serta lomba pustakawan berprestasi tingkat provinsi, dan lomba bercerita anak guna mendukung program ODSK.

Hal ini diungkapkan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulut Janni Lukas.
"Menuju Sulut Hebat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berbenah dengan melaksanaka lomba-lomba dimana kegiatan sejak Mei hingga Juli 2018 ini, " tandas Lukas.

Lanjut mantan Kadispora Sulut ini, dalam rangka Hari Buku Nasional PT Pos Indonesia setiap tanggal 17 Mei menyediakan fasilitas FREE LITERACY CARGO, dimana pengiriman buku digratiskan.

Diapun menyebut, HUT Perpustakaan ke 38 ini dilaksanakan secara sederhana bersama seluruh ASN Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulut. (epeng)

Mei 17, 2018

Di Apel Korpri, Rondonuwu Minta Terus Tingkatkan Pelayanan

Tidak ada komentar
Dirut menyerahkan penghargaan
Manado -

Apel Korpri dan apel kebersamaan pegawai RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dilaksanan Kamis (17/05) di halaman gedung Pusat Pelayanan Jantung dan Otak terpadu.

Direktur Utama dr. Maxi R. Rondonuwu, DHSM.MARS sebagai Pembina Apel menyampaikan terima kasih kepada semua pegawai yang telah bekerja keras dengan baik dengan semangat dan spirit dalam menghadapi JCI.

Dan progres persiapan akreditasi sampai saat ini kata dia sudah semakin bagus, namun harus terus ditingkatkan agar dapat meraih akreditasi internasional sehingga bisa setara dengan rumah sakit besar lainnya.

"Tentunya kita harus terus berkolaborasi dengan fakultas kedokteran. Hal yang sangat penting dalam menghadapi situasi seperti sekarang ini kita harus tetap waspada dengan berbagai ancaman dan terus meningkatkan pelayanan terutama di IGD dimana Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu serta Tim Call Center 119 tetap stand by," tegasnya.

Rondonuwu juga mengajak kepada semua komponen yang ada di rumah sakit agar tetap solid dan tetap menjaga kebersamaan agar bisa meraih akreditasi Internasional pada bulan Juli tahun ini.

Tak lupa Dirut memberikan apresiasi dengan menyerahkan sertifikat bagi para pemenang atas pelayanan prima kepada masyarakat dan pelanggan di rumah sakit lewat survei internal yang dilakukan bagian Hukormas periode bulan Januari hingga April 2018 dimana untuk rawat jalan diraih oleh poliklinik, hematologi anak, poliklinik gigi dan mulut serta poliklinik THT, sedangkan untuk rawat inap diraih oleh irina D, irina B dan irina E, selain itu juga direktur menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada beberapa pegawai yang ada di RSUP Kandou.(vsc)

Dinsos Sulut Gelar Ziarah Wisata Perekat Kesatuan Bangsa

Tidak ada komentar

Kadis Sosial saat menyampaikan sambutan
Manado -

Latar belakang pengenalan ziarah wisata karena nilai nilai kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial sebagai salah satu unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa yang harus ditumbuhkembangkan dihayati dan diamalkan dalam setiap sikap dan perilaku kehidupan sehari hari bagi segenap bangsa Indonesia, sekaligus kegiatan ini sebagai bentuk dan upaya pengenalan, keperintisan, kesetiakawanan dan restorasi sosial.

Hal Ini diungkapkan Kadis Sosial Provinsi Sulut dr Rinny Tamuntuan didampingi Kabid Joice Rukmini. Ziarah wisata siswa SD dan SMP saat ini kata keduanya, untuk memberikan pengertian bahwa pahlawan nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajah di wilayah NKRI yang gugur atau semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan dan menghasillan prestasi dan karya yang luar biasa nagi negara.

Sejumlah siswa ikut hadir
Ditambahkan Tamuntuan, yang dimakamkan di taman makan pahlawan nasional berdasarkan UU Nomor 20 tahun 2009 yakni taman makam pahlawan diperuntukkan bagi pahlawan dan pejuang yang memenuhi syarat tertentu, dimana ini sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan dan meraka yang berjasa, selain itu sebagai sarana pelestarian nilai nilai kepahlawanan termasuk objek studi dan ziarah wisata.

Tamuntuan pun mewakili Gubernur dan Wagub memberikan apresiasi kepada sekolah termasuk murid dan guru yang merespon kegiatan yang baik ini. (epeng)

Angouw Dampingi Gubernur di R20 Austrian World Summit

Tidak ada komentar
Angouw dan Gubernur foto bersama di sela kegiatan
Manado -

Menjaga dan memelihara iklim dunia merupakan tugas besar bagi seluruh manusia tak terkecuali. Bukan hanya masyarakat, pemerintah pun harus lebih dalam mengambil bagian dalam perlindungan iklim dunia tersebut.

Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw (AA) saat bersama Gubernur Sulut, dan rombongan menghadiri “R20 Austrian World Summit” pada tanggal 15 dan 16 Mei 2018.

Dalam kehadirannya tersebut, AA menjelaskan para pemimpin dunia diajak untuk merumuskan strategi kebijakan global terkait dengan mekanisme keuangan inovatif untuk mempercepat perlindungan iklim dan proyek proyek hijau melalui peran kolaboratif investasi lokal dan regional, lembaga keuangan dan yayasan swasta.

"Disamping itu, merancang konsep mobilitas masa depan, dan solusi cerdas untuk model pasokan energi baru, agar dapat menjadi pendorong utama bagi transformasi dalam perlindungan iklim dan menanggulangi pencemaran lingkungan, serta potensi resiko kesehatan akibat polusi global saat ini," katanya.

Oleh karena itu, menurut AA Sulut perlu mengambil langkah strategis antara lain melalui kebijakan seperti : pengembangan investasi dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, teknologi karbon rendah, proyek infrastruktur hijau, pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, energi terbarukan di pasar listrik dan teknologi inovatif, sistem transportasi berkelanjutan, dan upaya konkrit mengurangi polusi untuk kesehatan manusia.

Diketahui Acara yang dibuka Kanselir Austria Sebastian Kurz, yang digelar di Istana Hofburg, Wina, Austria, merupakan pertemuan para pemimpin dunia dalam membangun komitmen untuk keberlanjutan dalam proyek perlindungan iklim dunia. (Falen Logor)

Berita Utama