NEWS :
Loading...

Terbaru

Juli 26, 2016

ASDP lirik rute pelayaran segi tiga emas

Tidak ada komentar
Bitung, - Dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat dalam sektor pelayanan pelayaran antar pulau ataupun antar provinsi Angkutan Sungai Darat dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) berencana membuka jalur lintasan baru yang akan diprioritaskan bagi masyarakat.

Samiun
General Manager ASDP Cabang Bitung Fahmi Alweni melalui kepala bidang Samiun mengakui adanya rencana membuka jalur yang diberi nama Segitiga Emas dan itu sudah masuk dalam tahap survey. "Untuk jalur Segitiga Emas ini kan kemarin kita sudah surveiy dari Dinas Perhubungan Provinsi, namun jalur tersebut belum memiliki izinnya," bebernya, kepada sejumlah awak media, Selasa (26/7/16).  

Dikatakan juga, jalur lintasan baru yakni Bitung-Melonguane, Likupang-Pananaru-Melong, baru saja dibuka. Begitu juga dengan jalur lintasan  Amurang-Melonguane. "Dari Amurang-Melonguane, setelah itu Pada minggu I dan ke II kapal tersebut akan langsung ke Tarakan, Jadi Amurang-Boroko,Toli-toli, Tarakan," tukasnya.

Ditam bahkannya, rencananya kedepan pihak ASDP juga akan melayani jalur dari Bitung-Luwuk mengingat banyak permintaan dari para penumpang yang ingin melakukan kunjungan ke daerah tersebut. "Jadi kedepannya kita diminta untuk melayani jalur dari bitung ke luwuk, karena kan sulawesi ini tinggal ke arah bawah saja, karena kalau kita mau mengikuti jalur yang sudah ada, agak jauh jarak tempuhnya," tambah Samiun sembari menambahkan bahwa untuk jalur ada pengembangan-pengembangan lintasan yang akan dilakukan.

Terkait dengan tarif yang akan dikenakan untuk jalur lintasan baik yang sudah ada maupun yang baru akan dibuka, Samiun menandaskan bahwa  semua sudah diatur dan yang mengatur itu adalah daerah. "Untuk tarif ada yang mengatur yakni daerah. Nah kalau jalur sudah antar provinsi yang mengatur Kementerian, jadi kalau masih dalam satu wilayah bisa Pemda provinsi. yang mengatur itu," pungkasnya.(Jeffrie Montolalu)

Juli 25, 2016

Polres Minsel mantapkan kedekatan dan solidaritas antara pimpinan dan anggota

Tidak ada komentar
Amurang, - Kepala Kepolisian Resort Minahasa Selatan Melaksanakan Kegiatan Coffe Morning Bersama Anggotanya., namun yg unik kali ini, kegiatan Coffee morning di lakukan di salah 1 kedai kopi di kelurahan uwuran 1, Kecamatan Amurang.
Kegiatan coffee morning jajaran Polres Minsel
Seusai Kapolres AKBP Arya Perdana, S.IK, SH, MSi selesai memimpin Upacara di Mapolres Minsel (Senin, 25/07/16). Kegiatan CoffeMorning tersebut dihadiri oleh para Kepala kepala satuan di jajaran Polres Minsel,

Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana S.IK mengajak seluruh pejabat utama Polres Minsel, beserta seluruh kepala-kepala satuan Unit masing2., dan para seluruh perwira dan Anggota Polres Minsel berdialog intens dengan santai dalam acara coffee morning sambil evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara Kapolres Minsel untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja anggotanya selama seminggu sebelumnya. "Kegiatan ini  bertujuan membangun kedekatan dan solidaritas antara Pimpinan dengan anggota,” imbuh AKBP Arya

Kehadiran Kapolres beserta jajaran di kedai Kopi "Kampoeng" milik Stenly Joseph ini membuat sang pemiliknya kaget. menurutnya kedatangan Kapolres beserta jajarannya tidak ia duga. "Saya kaget dengan kedatangan pak Kapolres beserta jajaran di kedai saya.. namun kami di sini menyediakan makanan nasional alias halal,. Yaitu makanan siap saji,. Nasi ikan bakar, ikan woku, nasi goreng dan lain-lain. juga minuman panas dan dingin serta kue kampung dan semuanya tersedia secara Halal 100%, " tutur Joseph.(Marsel Tiow)

Juli 22, 2016

SSW : Pemimpin Itu Bukan Untuk Dilayani, tapi Melayani

Tidak ada komentar
Ranowangko,- Calon Hukum Tua Desa Ranowangko Kecamatan Tombariri, Semuel Stefanus Wotulo,SE (SSW), mengemukakan bahwa menjadi seorang pemimpin bukan untuk dilayani, tapi melayani masyarakat.
"Seseorang ketika menjadi pemimpin, hendaklah melayani kepada masyarakat, dan bukan untuk dilayani," tegas SSW mengawali perbincangan dengan sejumlah wartawan disalah satu Rumah Kopi dikawasan Sario, Kamis (21/07/2016).
Dari perbincangan tersebut, kandidat kuat Hukum Tua Desa Ranowangko itu berpendapat bahwa Desa Ranowangko memiliki begitu banyak potensi untuk menopang pembangunan desa.
"Memang saat ini tak bisa dipungkiri bahwa baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah memberikan bantuan berupa Dana Desa untuk membangun Desa. Akan tetapi, menurut saya, kita jangan hanya terfokus saja pada Dana Desa, sebab Desa Ranowangko memiliki Potensi yang bisa digarap untuk menopang pembangunan. Misalnya, Pariwisata. Selain Pantai Mangatasik yang saat ini menjadi tujuan wisata, ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan lokasi wisata lainnya seperti Air Terjun Mangatasik. Jika kita optimalkan lokasi itu bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa. Selain itu, Desa Ranowangko memiliki wilayah Hutan yang bisa dijadikan Cagar Alam karena terdapat beberapa jenis binatang yang dilindungi seperti orang hutan, tarsius, serta beberapa jenis burung langkah. Jika Desa Ranowangko memiliki lokasi Cagar Alam, bukan tidak mungkin banyak wisatawan dari mancanegara maupun domestik akan berkunjung ke Desa Ranowangko. Tentunya akan mendatangkan devisa bagi Desa serta tingkat ekonomi masyarakat akan naik dengan terbukanya lapangan pekerjaan. Apalagi sekarang ini Pemerintah Provinsi Sulut lagi giat mempromosikan Pariwisata. Nah, untuk mengelola semua itu, jika Tuhan Berkenan dan masyarakat mendukung saya menjadi Hukum Tua, maka saya akan membuat Badan Usaha Miliki Desa (BUMDes)," ulasnya dengan wajah senyum.
Semuel Stefanus Wotulo,SE
Namun ketika disentil soal apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh Desa Ranowangko saat ini, dengan bijaksana SSW menjelaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah Persatuan, Kebersamaan dan Kerukunan.
"Saya ingin tiga kata itu yakni Persatuan, Kebersamaan dan Kerukunan ada di benak masyarakat Desa Ranowangko. Kita jangan terpecah belah hanya karena berbeda dukungan. Berbeda pandangan itu hal biasa, tapi jika kita sudah terkotak-kotak cuma karena berbeda pilihan maka dikuatirkan akan merusak tatanan maupun sendi-sendi kehidupan yang ada di Desa Ranowangko. Oleh sebab itu saya mengajak semua element masyarakat untuk bersatu, demi membangun Desa Ranowangko yang Kita cintai dan Banggakan. Kenapa saya katakan demikian, karena sejak beberapa tahun lalu masyarakat Desa Ranowangko telah mengalami suatu pola pikir yang didalamnya terdapat perbedaan-perbedan pendapat yang mengakibatkan adanya cela. Oleh sebab itu, saya berhasrat untuk mempersatukan kembali perbedaan-perbedaan itu menjadi satu tujuan demi keutuhan masyarakat demi membangun Desa Ranowangko guna meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Menutup perbincangan, SSW mengatakan, pada prinsipnya, masyarakat Desa Ranowangko memiliki jiwa yang baik serta hati yang damai.
"Jadikan momentum Pilhut ini sebagai wadah pemersatu. Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Ranowangko untuk mengawal Proses Demokrasi ini sehingga bisa berjalan dengan baik, jujur, adil dan sesuai dengan Aturan yang berlaku. Damailah Negeriku Desa Ranowangko yang Tercinta," tutur birokrat yang telah mengabdi bagi Desa Ranowangko selama 15 tahun. (john)


Dr Massie usulkan DPRD Sulut beli pesawat pribadi

Tidak ada komentar
Bila hal ini terealisasi, Masyarakat Sulawesi Utara pasti akan sangat berbangga dengan adanya pesawat pribadi milik DPRD Sulut,” ujar ketua GIAK Sulut, Dr. Jerry Massie

Dr Jerry BJ Massie
Manado, – Seringnya anggota DPRD Sulut melakukan perjalanan/kunjungan kerja keluar daerah mendapat tanggapan dari pengamat politik dan pemerintahan, Dr. Jerry Massie. 

Ia mengatakan bahwa selama ini para Legislator Sulut senang sekali berangkat keluar Kota, contohnya Bimtek dan konsultasi, DPRD telah mengeluarkan anggaran ratusan juta rupiah. Untuk itu diusulkannya agar DPRD Sulut menyiapkan Pesawat khusus untuk ke-45 Legislator tersebut.

“Saya mengusulkan agar DPRD Sulut dapat menyiapkan pesawat pribadi untuk 45 anggota Dewan. Karena saya pikir ini adalah salah satu alternatif untuk mengurangi anggaran belanja DPRD,” ucap Massie, Jumat Senin (22/07/2016).

Ketua Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Sulut itu juga mengatakan, pembelian pesawat ini untuk memudahkan perjalanan kerja anggota dewan dan pastinya pesawat ini tidak untuk dipakai sekali tapi ini akan digunakan sampai tahun-tahun kedepan.

“Contohnya pesawat kaya Wings Air, harganya berkisar 10-15 Millyar Rupiah. Saya rasa, itu harga yang sangat terjangkau, mengingat para legislator Sulut sering keluar Daerah,” kata Jerry.

Tak hanya itu, Jerry juga menuturkan agar pembelian pesawat ini dapat direalisasikan dan dapat ditata di APBN. Kalau memang anggaran belum mencukupi, dana MaMi DPRD dapat dialokasikan ke pembelian pesawat.

Bila hal ini terealisasi, Masyarakat Sulawesi Utara pasti akan sangat berbangga dengan adanya pesawat pribadi milik DPRD Sulut,” ujarnya. 

Ditambahkan pula cocok menggunakan nama Sario Airlines atau DPRD Airlines dan lapangan parkir pesawat ada di Sario. ”Tinggal di cari siapa pilot yang akan mengemudikan pesawat ini,” tandasanya.(Jeffrie Montolalu)

Ketua DPRD Sulut: Mobnas Gubernur lebih dari satu unit

Tidak ada komentar
“Kendaraan dinas Gubernur jenis Inova digunakan untuk mobilitas dalam kota, agar mudah masuk atau keluar dari jalan sempit,” ujar Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.

DB 1 Mobnas Gubernur Olly Dondokambey
dan DB 3 Mobnas Ketua DPRD Andrei Angouw
Sario,- Cermin sederhana yang dipertontonkan Gubernur Olly Dondokambey memang sangat hebat dan patut diteladani. Terbukti, guna menunjang tugasnya, hanya memilih mobil dinas (Mobnas) sekelas Toyota Inova. Menariknya, dibalik itu ternyata gubernur ikut pula difasilitasi dengan kendaraan operasional lainnya, artinya memiliki lebih dari satu unit Mobnas. 

Diungkapkan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Mobnas jenis inova tersebut digunakan gubernur untuk kegiatan dalam kota Manado, mengingat bentuk dan ukurannya sangat memudahkan guna menjangkau ruas jalan yang sempit. Tetapi, selain jenis Inova tersebut, gubernur juga memiliki kendaraan lainnya. 

“Kendaraan dinas Gubernur jenis Inova digunakan untuk mobilitas dalam kota, agar mudah masuk atau keluar dari jalan sempit,” ujar Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw kepada puluhan awak media yang kesehariannya bertugas di gedung DPRD Sulut.

Politisi PDI-P ini menambahkan, untuk ketua DPRD hanya diberikan fasilitas sebanyak satu unit saja. “Ketua DPRD hanya mendapat satu mobnas, kalau mendapat dua mobil dinas pasti yang satu saya mau Inova atau Avansa,” terang Angouw yang baru saja mendapatkan mobnas baru jenis Toyota Alpard.

Terkait pengadaan mobil Alpard, Angouw berkilah itu dipilihnya karena bisa digunakan untuk beristirahat. “Seperti wakil-wakil ketua dewan, saya juga akan diadakan Camry hibrid, tapi saya minta kalau boleh mendapat mobil dinas bisa digunakan beristirahat tidur, maka yang dipilih adalah Alpard,” imbuhnya.(Jeffrie Montolalu) 

Juli 21, 2016

Tim satgas layanan kegawat-daruratan siap beraksi

Tidak ada komentar
“Kami sangat mengapresiasikan langkah Pemerintah Kota Manado dalam mendukung layanan emergency 118/119. ,” ujar Dr dr Jimmy Panalewen SpB-KBD

Penyelenggaraan MoU antara RSUP Prof dr RD Kandou bersama pihak terkait dalam membentuk tim kegawat-daruratan

Malalayang, - Kerjasama antara RSUP Prof dr RD Kandou, Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo bersama PT Telkom Indonesi Tbk serta Persatuan Dokter Emergency Indonedia (PDEI) bangun layanan kegawat-daruratan lewat satuan tugas kegawat-daruratan.

Kamis (21/7) kemarin, penyelengaraan MoU RSUP Prof dr RD Kandou bersama steckholder berjalan dengan lancar. Acara pun sekaligus dengan pelantikan para tim satuan tugas kegawat-daruratan.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Prof dr RD Kandou, Dr dr Jimmy Panalewen SpB-KBD, dengan berjalannya kerjasama ini, sangat diharapkan layanan emergency 118/119 akan berjalan sebagaimana misi untuk penyelamatan kondisi kegawatdaruratan. “Kami sangat mengapresiasikan langkah Pemerintah Kota Manado dalam mendukung layanan emergency 118/119. Sebab itu, lewat satgas maka layanan emergency 118/119 akan dapat membantu masyarakat Kota Manado,” ujarnya

Sebab itu, lanjut Panalewen, Para tim Satgas ini akan dilatih, mengingat mereka adalah masyarakat awam. “Dilatih, agar setiap kondisi kegawatdaruratan yang terjadi dilapangan akan langsung ditangani oleh para tim satgas tersebut,” terangnya

Adapun, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Robby Mottoh mengatakan, Pemerintah tentunya sangat mengapresiasikan layanan emergency, yang nantinya dapat menolong masyarakat kota manado. “Dengan adanya, satgas ini akan sangat membantu. Sehingga, layanan emergency ini sebagai pihak yang membantu dalam hal pemberitahuan informasi,” tukasnya

Ditambahkan, Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan dr Armenius R Sondakh, SpTHT-KL, Lewat pembentukan satgas diharapkan layanan emergency kepada masyarakat akan sangat terbantukan. “Tentunya, satgas tersebut akan dilatih agar mereka lebih mantap dilapangan. Sebab mereka akan melakukan misi penyelamatan kegawatdauratan. Pungkasnya.(risky)

Paruntu-Wongkar buka diklat keterampilan pelaut BDP di Minsel

Tidak ada komentar
“Direncanakan pada bulan Desember nantinya Balai Diklat Pelayaran di Minsel akan diresmikan Presiden Ir. H. Joko Widodo," ujar Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE

Bupati Christiany Paruntu dan wakil bupati Deanky Wongkar bersama peserta diklat Ketrampilan Pelaut Minsel.
Tawaang,- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam hal ini Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE didampingi Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH, membuka secara resmi pelaksanaan Diklat Keterampilan Pelaut yang bertempat di Balai Diklat Pelayaran (BDP) di Desa Tawaang Timur Kecamatan Tenga, hari Kamis (21/7/2016)

Dijabarkan Paruntu, diklat ini sangat penting mengingat di tahun 2016 akan di buka pendaftaran. Lanjut dikatakannya, sekolah ini nantinya membentuk lulusan minimal SMP atau sederajat, menjadi Perwira Pelayaran Kapal Niaga bagian mesin,

“Sebagai Bupati Minsel sangat menyambut baik kehadiran BDP. karna BDP ini begitu sangat bermanfaat serta memiliki keuntungan buat pemerintah dan masyarakat Minsel khususnya, dan sekiranya tamat dari sekolah pelayaran ini para generasi muda yang asal dari Minsel bisa menjadi pelaut yang handal,” ujarnya. 

Disamping itu, Bupati menyampaikan pesan kepada pelajar untuk tetap semangat dan giat menekuni Diklat Ketrampilan Pelaut ini, dan program SURVIVAL CRAFT AND RESCUE BOAT (SCRB) Usia 18 (delapan belas) tahun.

Biaya dari siswa didik dianggarkan dari APBN, sehingga para taruna yang telah ikut diklat kali ini di Minsel pada tahun dibebaskan semua agarannya. “Direncanakan pada bulan Desember nantinya Balai Diklat Pelayaran di Minsel akan diresmikan Presiden Ir. H. Joko Widodo, karena itu kami meminta dukungan doa dari Masyarakat Minsel. Kiranya pada bulan Desember tersebut bisa diresmikan President RI,” harap Paruntu.

Sementara itu,  Kepala Seksi Penyelenggara Diklat Ahmad mengatakan, tahun 2016 ini fasilitas yang disediakan di BDP yaitu. Laboratorium, gedung simulator, forshop, asrama, ruang makan. Sedangkan untuk tahun depan, dipastikan akan lebih banyak lagi. “Direncanakan gedung simulator dan laboratorium sudah ingkluk, dengan fasilitas yang ada. Kiranya di bulan September kami akan raning,” ujarnya.

Ia menambahkan, kapasitas tampung di Balai Diklat Pelayaran di Minsel secara keseluruhan bisa mencapai kurang lebih seribu Taruna. “Untuk waktu pendidikan di BDP disini selama 2 tahun 4 semester, sedangkan 2 semester para Taruna duduk sekolah atau menerima materi para pengajar, 1 tahun 2 semester akan mengikuti kapal (Praktek). Setelah selesai dengan praktek para Taruna kembali untuk mempertanggung jawabkan tugas yang mereka dapat (ujian kopetensi),” tuturnya. (Marsel Tiow)

Perayaan HUT (KKPG) ke-19 di Minsel berlangsung aman dan meriah.

Tidak ada komentar
“Kepercayaan iman yang sungguh luar biasa ini merupakan kebanggaan Kabupaten Minahasa Selatan sehingga acara berlangsung sukses ,” ungkap Bupati Christiany E Paruntu. 

Kegiatan HUT ke 19 Keluarga Pendeta dan Guru Agama se-Sinode GMIM di desa Pondanh, Minsel
Pondang,- Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE selaku Ketua Umum Hut ke 19 Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) se-Sinode GMIM Mensyukuri atas kesuksesan penyelengaraan acara.

Acara  yang berlangsung di Gedung Waleta Pemkab Minsel dan di hadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, hari ini ( 21/07/2016). “Kepercayaan iman yang sungguh luar biasa ini merupakan kebanggaan Kabupaten Minahasa Selatan sehingga acara berlangsung sukses ,”ungkap Bupati Christiany E Paruntu. 

Sementara itu Wakil Bupati Franky Wongkar  mengutarakan kekagymannya atas kegiatan  yang berlangsung sukses yang di hadiri oleh ribuan Pendeta dan Guru Agama se-Sinode GMIM Tahun 2016.

Setelah pembukaan acara di lanjutkan dengan ibadah bersama di gedung waleta, Ibadah berlangsung penuh suka cita yang di pimpin langsung oleh badan pekerja majelis sinode (BPMS) dan selaku Ketua Sinode GMIM Prof,DR. HBW, Sumakul MTH. Dalam khotbahnya Sumakul mengatakan lewan Firman Tuhan untuk hidup Bersyukur, atas Kasihj Setia Tuhan,untuk membangun hidup Kasih di tengah2 Jemaat. dengan mengutamakan Tuhan Yesus dalam segala hal.

Pada kesempatan itu Gubernur Sulut Olly Dondikambey dalam sambutanya mengajak warga Gereja GMIM untuk hidup rukun di tengah-tengah Jemaat maupun masyarakat dan hidup dalam kasih karena Torang Samua Basudara dan Torang Samua Ciptaan Tuhan. “Torang Samua Ciptaan Tuhan harus dipahami bersama dalam perbedaan yang ada untuk tujuan kesejahteraan dengan tidak meninggalkan kesetaraan kita sebagai mahkluk hidup yang saling berketergantungan Kita dipanggil untuk menjaga alam dan lingkungan. Slogan ini bukan berarti menghapus kebersamaan kita sebagai ‘torang basudara’ tetapi memperlengkapi tanggung jawab kita sebagai manusia yang dipercayakan Tuhan untuk membangun kebersamaan antar sesama tetapi juga dengan alam semesta dan ciptaan mahkluk hidup lainnya, dan ini menjadi salah satu bagian dari pemerintah,” imbuh Gubernur Olly Dondokambey.

Dalam rangkaian acara panitia pelaksana juga memberikan Door prize kepada para pendeta, dan hadirin yang hadir,  beberapa hadia yang di berikan yang pertama Berhadia Kulkas dua pintu, kedua hadia TV 32 Inch, ketiga Mesin Cuci, Dan Keempat 10 Setrika. Selain itu, Gubernur juga menjanjikan kepada panitia bantuan untuk kegiatan tahun depan sebesar Rp 100 juta. Terpantau ratusan orang memadati gedung waleta serta tenda-tenda yang disediakan oleh panitia penuh dengan jemaat serta keluarga pendeta-pendeta dan Guru agama se-sinode GMIM.(Marsel Tiow)

Angouw isyaratkan Mononutu aman di posisi Sekretaris DPRD Sulut

Tidak ada komentar
“Itukan cuma kabar!. Saya tidak tahu kalau ada tiga nama baru akan direkomendasikan DPRD untuk posisi sekwan,” ujar Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekretaris DPRD Sulut Bartolomeus Mononutu
Sario, - Agenda  reposisi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut ditangan Gubernur Olly Dondokambey (OD) dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (SK) kian hebat terwacana. Pun begitu, kegiatan yang kerennya diistilahkan dengan sebutan rolling jabatan itu,  sepertinya tidak akan menyentuh posisi sekretaris DPRD Sulut yang yang sejak era mantan gubernur Sinyo H. Sarundajang dipercayakan kepada Bartolomeus Mononutu.

Masih amannya atau akan luputnya Mononutu dari agenda rolling tahap perdana kepemimpinan OD-SK itu, jelas tersirat dari penuturan ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, yang mengaku tidak mengetahui soal kebijakan pimpinan DPRD Sulut yang akan merekomendasikan tiga nama baru untuk jabatan sekretarus DPRD Sulut. 

“Itukan Cuma kabar!. Saya tidak tahu kalau ada tiga nama baru yang akan direkomendasikan DPRD untuk posisi sekwan,” ujar Angouw saat disuguhkan pertanyaan seputar pergantian sekwan dalam konferensi pers yang digelar di ruang rapat ketua DPRD Sulut, Kamis (21/7/2016).

Disentil seputar adanya kewenangan ketua DPRD guna merekomendasikan birokrat untuk menempati jabatan sekwan, Angouw kembali menampiknya. “Soal rolling pejabat itu bukan kewenangan kami, tetapi kewenangan kepala daerah. Soal telah adanya rekomendasi dari ketua dewan, itu tidak ada,” tutur Angouw.(Jeffrie Montolalu) 

Tetap terbuka kesempatan bagi legislator Sulut ke luar negeri

Tidak ada komentar
“Untuk keluar negeri akan diijinkan jika tidak mengganggu kegiatan dan agenda dewan serta hanya menggunakan dana pribadi,” ujar Ketua DPRD Sulut Anderi Angouw

Andrei Angouw
Sario,-  Tak dipungkiri, dalam kurun waktu lima bulan terakhir di sisa tahun 2016, telah menumpuk pekerjaan rumah bagi DPRD Sulut yang harus dituntaskan.  Pun begitu, ditengah padatnya agenda dan kegiatan tersebut, para legislator di daerah ini tetap memiliki peluang yang besar untuk berkunjung ke luar negeri.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw memastikan hal tersebut kepada puluhan awak media dalam konferensi pers yang digelar diruang kerjanya, Kamis (21/7/2016). “Untuk keluar negeri akan diijinkan jika tidak mengganggu kegiatan dan agenda dewan serta hanya menggunakan dana pribadi,” ujar Angouw. 

Kendati begitu, politisi PDI Perjuangan ini mengaku bahwa sampai saat ini belum ada anggota DPRD Sulut yang meminta ijin untuk ke luar negeri. ‘”Sampai saat ini, belum ada anggota dewan yang meminta ijin untuk ke luar negeri,” sebutnya.

Diketahui, sejak Angouw dilantik sebagai ketua DPRD Sulut pada Februari 2016 silam,tidak terbendung kunjungan anggota DPRD Sulut ke luar negeri. Itu diawali dengan kegiatan sebagaian anggota Fraksi PDI-P ke Isreal, keberangkatan Komisi III ke Amerika Serikat. Selain itu, di bulan Juli ini ada  sejumlah anggota dewan lainnya yang ke Eropa. Sementara itu, Andrei Angouw sendiri diketahui baru dua hari tiba di Sulut setelah menuntaskan road show promosi wisata di eropa bersama Gubernur Sulut.(Jeffrie Montolalu)

Juli 20, 2016

Watung resmi penjabat Bupati Bolmong

Tidak ada komentar
Manado, Adrianus Nixon Watung, hari ini resmi Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong). pelantikan dan serah terima jabatan dilakukan di Aula Mapalus Kantor Gubernur sekira pukul 10.30 Wita, Rabu (20/7).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengambil sumpah dan janji kepada Adiranus N Watung
untuk tugas baru yakni sebagai penjabat Bupati Bolaang Mongondouw
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menyatakan beberapa alasan sehingga memilih birokrat senior tersebut. Olly juga berpesan agar Watung  dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab. "Semua sudah sesuai proses. Kenapa menunjuk saudara Nixon yang tadinya kami menunjuk eselon II dari Kabupaten, ternyata aturan melarang tidak boleh ambil dari Kabupaten tapi harus Provinsi,” ungkap Olly. 

Lanjutnya, juga agar tidak lakukan pencitraan Bupati Bolmong ke depan. ”Aspek pengalaman kerja, kepangkatan serta jabatan birokrat senior dan profesional di lingkungan Pemprov telah menduduki berbagai jabatan strategis dan saat ini juga mengemban tugas sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan Sulut tersebut,” jelas Olly. 

Diketahui hampir 10 Bulan kedepan Watung menjabat Pj Bupati. 2017, Bolmong masuk dalam tahapan Pilkada serentak."Penjabat Bupati harus kawal dan rangkul seluruh masyarakat bolmong,”pungkasnya.(risky)

CEP- FDW temu kangen bersama insan pers biro Minsel

Tidak ada komentar
Bitung, Minsel,- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus menjajaki hubungan harmonis dengan kalangan insan pers. satu diantaranya dikemas lewat kegiatan temu kangen bersama penggiat jurnalistik di daerah ini.

Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH
menggelar tatap muka bersama insan pers Minsel

Menyingkronkan kebijakan birokrat dengan kepentingan penyebarluasan informasi kepada publik, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH serta Sekda Drs Danny Rindengan MSi, sangat antusias melayani seabrek  pertanyaan yang digulir terkait dinamika yang ada di Minsel serta menjawabnya secara cerdas dan penuh energi. Selian itu, dengan mengedepankan Profesionalitas sebagai Bupati tercantik di Indonesia, dengan penuh kenyakinan membeberkan setiap program Minsel Hebat dan terdepan yang juga Sinkronisasi dengan Program Pemerintah Pusat Nawacita dengan tujuan dasar Pada Peningkatan kesejaktraan Rakyat.

Tak luput pula, Bupati ikut mengingatkan kepada beberapa pejabat di lingkup pemerintahan Minsel seperti Kadis Kehutanan, Ir Frans Tilaar mengenai penataan Taman di antara dua jalur jalan trans sulawesi dan di samping jalan raya. "Dalam rangka persiapan lombah antar kelurahan tingkat Nasional yang menjadi utusan Provinsi Sulut yaitu Kelurahan Buyungon kabupaten Minsel, maka Tetty sapaan Bunda CEP pada saat yang sama memanggil camat Amurang Jhon Mononimbar dan Lurah Buyungon Petrus Ulaan ST untuk melakukan pembenahan dan penataan kembali secara maksimal," sebut Bupati.

Di momentum inipun, Wakil Bupati Franky Donny Wongkar menyakinkan jika program Bupati yang tak bisa di pandang sebla mata, dan mengakui akan terus medukung dan menjalankan program yang ada,. Wabup pun tak henti menunjukan sikap salut buat program bupati dengan terus menganggukkan kepala. (Marsel )

Juli 19, 2016

Dirut jamin pelayanan di RSUP Kandou

Tidak ada komentar
Malalayang, - Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS, menjamin pelayanan semua pasien dan pengunjung di RSUP Kandou. 

dr Maxi Rondonuwu
Rondonuwu menegaskan hal itu dihadapan 39 peserta PPDS I (program pendidikan spesialis), saat mengikuti program pelatihan di RSUP Prof Kandou Manado.

"Seperti halnya para peserta, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Penanggulangan dan Pencegahan Infeksi (PPI), serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), semua itu penting dikuasai komponen di rumah sakit," katanya.

Lanjut dikatakan dia, tujuan pelatihan ini untuk menjamin layanan kesehatan terhadap pasien dan seluruh pengunjung RS. “Para peserta PPDS I ini, wajib tersertifikasi keahlian yang jadi pokok materi pelatihan,” sebut Rondonuwu, sembari meminta, para peserta ikut menunjang target RS yang sedang persiapan akreditasi internasional. 

Turut hadir pada pembukaan tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Prof dr Adrian Umboh SpA(K), dan Direktur SDM-Pendidikan dan Pelatihan RSUP Prof Kandou dr Armenius Sondakh SpTHT-KL. (risky sondakh)

Miliki JDIH, Pemprov harapkan masyarakat Sulut tingkatkan kesadaran hukum

Tidak ada komentar
Manado, - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali melahirkan Inovasi dengan memanfaatkan teknologi  melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang merupakan Sistem pendayagunaan bersama Peraturan Perundang-Undangan Pergub, serta Surat Keputusan Gubernur yang bisa diakses oleh masyarakat dengan tujuan dapat meningkatkan  kesadaran Hukum bagi Masyarakat. Hal ini diungkapkan Gubernur Sulawesi Utara melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. John Palandung M.Si pada Bimtek JDIH di Ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulawesi Utara Selasa (19/07).
Lewat JDIH, Pemporv Sulut tingkatkan spirit sadar hukum.


Palandung juga mengatakan bahwa akuntabilitas dan trasnparansi menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerintahan, dan JDIH ini merupakan bentuk dari Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintah bagi Rakyat, Jelas Palandung.
Senada dengan itu, Karo Hukum Glady kawatu SH, M.Si didampingi Kabag Dokumentasi Hukum Rieke S. Mononimbar SH menambahkan bahwa JDIH dapat meningkatkan Efektivitas penyebarluasan produk Hukum di Seluruh Sulawesi Utara serta menyediakan sarana layanan  masyarakat akan tersedianya informasi dan dokumentasi Hukum yang dapat diakses dengan mudah dan cepatu.

"Bimbingan teknis tengah dilaksanakan untuk mempersiapkan tenaga pengelola JDIH yang berkualitas, dan Profesional di lingkup pemprov, sehingga JDIH ini dapat berhasil dengan optimal," imbuh Kawatu.(vsc)

Juli 16, 2016

HUT RI ke 71, Sulut utus empat orang ke Istana Negara

Tidak ada komentar
Ranotana, - Memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 Tahun, Sulawesi Utara (Sulut) mengutus empat orang putra daerah guna tampil di Istana Negara. Keempat warga Nyiur Melambai tersebut akan bergabung dalam paduan suara campuran Gita Bahari Nusantara (GBN) bersama puluhan delegasi dari provinsi lainnya se Indonesia. 

Foto bersama Peserta,Panitia, dan Juri Audisi GBN (Gita Bahan Nusantara).(foto.risky)
Condutor MSUC (Manado State Univer City) Riffel Pakasi S.Pd mengatakan terpilihnya keempat duta Sulut itu sesuai hasil audisi yang dihelat di Granpuri Hotel. “Sulawesi Utara ini daerah yang paling sangat di harapkan oleh Paduan Suara GBN. Itu karena di setiap profesi hanya bukan sekedar menyanyi tapi penyanyi dari Sulut juga membantu tim teknisnya di sana. Untuk juga tahun ini semua penyanyi di Sulut bersaing dengan ketat, karena semuanya mempunyai materi yang sangat bagus dan mempunyai karakter yang berbeda,” ungkap Riffel. 

Sementara itu Ketua Umum Masyarakat Musik angkulng Indanesia dan juga menjadi juri audisi GBN Obby A. R. Wiramihardja mengatakan untuk tahun ini persaingannya sangat ketat karena semua penyanyi saat di mengekuti audisi mempunyai materi-materi yang sangat bagus.

“Sulawesi Utara ini adalah pabriknya Paduan Suara. Ribuan grup Paduan Suara ada di Sulut, banyak penyanyi-penyanyi bagus tapi yang menjadi kelemahannya cara membaca notnya masih belum terlalu banyak yang bisa,” Ujar Obby. 

Diakuinya, tim juri audisi sangat kewalahan memilih penyanyi yang akan diutus ke Istana Negara. “Itu karena setiap penyanyi memiliki kualitas suara yang sangat bagus, tetapi mau tidak mau kami harus menentukan pilihan,” sebutnya. 

Kepala Bidang Kesenian Provinsi Sulut Grace Mandagi S.s mengatakan, sesuai dengan keputusan Juri keekmapt orang yang utus ke Istana Negara yakni Mita .V. Mewo (Sopran); Jasinta .L. Walangare (Alto), Vocke Poli (tenor)  dan Chirstopher Luasunaung (bass). (Risky sondakh)

Berita Utama