NEWS :
Loading...

Terbaru

Februari 20, 2017

Perda Produk DPRD Sulut Lolos dari Daftar Hapus Kemendagri

Tidak ada komentar
Manado,-
Ribuan Peraturan Daerah (Perda) secara Nasional telah dihapus alias tidak berlaku lagi oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Dari angka ribuan tersebut, Perda yang diterbitkan oleh DPRD Sulut akhirnya lolos dari jerat penghapusan atau tidak ada satupun yang masuk daftar.
Ketua Bapemperda DPRD Sulut, Boy Tumiwa.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)  DPRD Sulut, Boy Tumima memastikan hal tersebut. Dijelaskannya, dari tiga ribuan perda yang akan dihapus, produk DPRD Sulut tidak ada yang masuk daftar penghapusan.

"Kayaknya, untuk produk provinsi Sulut, tidak ada. Tetapi nanti akan dicek lagi ke biro hukum Pemprov Sulut," ujar Boy.

Meski memastikan lolosnya semua produk DPRD Sulut, namun legislator PDI-P tersebut tidak menampik akan dihapuskannya beberapa Perda yang diterbitkan oleh kabupaten dan kota.

"Untuk kabupaten dan kota,  sepertinya ada perda yang akan dihapus. Tapi kepastiannya,  sebaiknya dicek ke biro hukum," sebut Boy.

Diketahui,  sejak tahun 2016 silam,   Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membatalkan dan menghapus ribuan Perda. Hal itu karena dianggap menghambat investasi, izin dan lain sebagainya, serta pengalihan urusan dan yang menghambat pelayanan publik.(john)

Pria 58 Tahun Bersepeda dari Makasar ke Manado

Tidak ada komentar
Manado,-
Usia bukan menjadi halangan bagi John Talumewo untuk berkeliling Nusantara. Kendati telah berusia 58 tahun, tapi niat untuk menaklukkan jalanan Pulau Sulawesi tak pernah surut. Ruang dan waktupun diterobos, ribuan kilometer pun dilalui dengan mengayuh sepeda oleh pria yang murah senyum ini hingga tiba di Kota Manado, Senin (20/02/2017).


Berangkat dari Kota Makasar sejak 18 Desember 2016 lalu, Jhon Talumewo, mengakui banyak menemui hal-hal yang spektakuler,  terutama yang terkait dengan misi yang diembannya yakni untuk lebih memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Nusantara.

"Ternyata,  banyak spot yang sangat berpotensi untuk dikembangkan guna menopang sektor pariwisata. Semuanya saya dokumentasikan untuk kemudian akan dipublikasikan," ujar Jhon seraya menginformasikan setelah dari Kota Manado, perjalanan akan dilanjutkan ke daerah atau provinsi lainnya.

Terlepas dari misi pariwisata, Jhon berkilah bahwa pilihan untuk mengelilingi Indonesia dengan bersepeda, pada intinya bersifat kampanye akan begitu penting dan bermanfaatnya bagi manusia untuk bersepeda.

"Dengan bersepeda, badan bisa sehat, selain itu dengan sepeda kita bisa menggapai dunia luas," sebutnya.
Disisi lain, Jhon mengapresiasi jajaran kepolisian, yang menurutnya telah sangat membantu perjalannnya.
"Polisi itu baik, semua kantor polisi yang saya singgahi, saya diberi pelayanan yang baik. Untuk urusan makanan, tidak ada masalah,  karena saya selalu mendapatkan gratis saat mampir ke kantor kepolisian dimanapun tempatnya," ulasnya.

Anggota DPRD Sulut,  Jems Tuuk memberi apresiasi sekaligus bangga dengan misi yang diemban Jhon Talumewo.
"Sungguh patut diapresiasi dan diteladani cara dan semangat pak Jhon untuk mengangkat dan mempopulerkan potensi wisata yang dimiliki nusantara," ujar Jems Tuuk saat menerima kedatangan Jhon Talumewo di Gedung DPRD Sulut, Senin (20/2/2017). (john)

Februari 17, 2017

Emas Gelar Syukuran Setahun Pimpin Tomohon

Tidak ada komentar
Tomohon –


Tanpa terasa sudah setahun kepemimpinan Walikota Jimmy F Eman SE Ak dan Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) atau akrab dengan sebutan EMAS, memimpin Kota Tomohon, Mensyukuri karunia itu, Jumat (17/02) pagi digelar syukuran di Kantor Walikota Tomohon.


Ibadah dipimpin Pdt Roy Tamaweol ThM. Dalam khotbahnya, Pdt Roy mengatakan, kalau Tuhan sudah menetapkan langkah kaki kita tidak ada satupun dapat menghentikan rencana kerja khususnya Walikota dan Wakil Walikota dalam membangun Kota Tomohon lebih baik.


Jimmy F Eman SE Ak dalam sambutannya mengatakan, dalam suasana syukur yang dibalut semangat dan motivasi membangun Kota Bunga tercinta, maka pada hari ini serangkaian dengan acara peringatan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Tomohon, berkenan menyelenggarakan acara syukuran bersama dengan segenap jajaran Pemerintah Kota Tomohon

Melalui momentum ini kata Eman, kiranya dapat menyatukan komitmen bersama, merapatkan barisan membangun tekad serta semangat baru dalam memacu percepatan gerak maju dinamika membangun Kota Tomohon.




Proses pembangunan di Kota Tomohon ini, tambah dia telah banyak rintisan bahkan kontribusi nyata dari segenap komponen bangsa yang ada, baik melalui gagasan, ide-ide maupun pertisipasi langsung, di mana kesemuanya itu telah mewarnai lembaran sejarah dan pembangunan di daerah yang sama-sama dicintai dan banggakan.


‘’Bersama dengan Wakil Wali Kota Tomohon, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Kota Tomohon, Forkopimda, anggota DPRD, jajaran Pemkot baik ASN maupun tenaga kontrak, tokoh agama, tokoh masyarakat, pers, bahkan segenap stakeholders yang ada, yang telah memberikan dukungan bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, yang memberikan masukan dan kritikan bagi kami, sehingga memacu kami untuk semakin memberikan yang terbaik dalam semua rencana kedepan,” katanya.



Syukuran setahun juga dirangkaikan dengan Launching Tema TIFF 2017 yakni 7 Wonder of Tomohon dan pelantikan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI), yang ikut dimeriahkan Artis Ibukota Donny Sibarani yang adalah Vokalis Ada Band dan Mongol, Stand Up Komedi Kondang.


Hadir pada syukuran Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Ketua Pengadilan Negeri Tondano Julien Mamahit SH MH,Dandim 1302 Minahasa diwakili Kasdim Mayor Franky Kallo, Kajari Tomohon Muhammad Noor SH MH, Anggota DPRD Kota Tomohon, Putri Pariwisata 2016 Lois Tangel, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Daniel Mewengkang SE MSi,
Ketua Asita Fredi Walandouw, Ketua Himpunan Pariwisata Sulut Royberti Kolongan, Ketua HPRI Sulut Johnie Like, Ketua PHRI Kota Tomohon Charlie Liem, tokoh agama, tokoh masyarakat, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Pengurus dan Anggota TP- PKK Kota Tomohon dan undangan. (riskysondakh)














Walikota Paparkan Program Pemkot Manado Dihadapan Gubernur

Tidak ada komentar
Hadiri Rakorev Hasil RKPD Kabupaten/Kota se-Sulut


Manado -

Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MS DEA menghadiri sekaligus memberikan pemaparan program Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) hasil Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten/Kota se-Propinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Jumat (17/2) pagi hingga siang tadi.



Rakorev dipimpin Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE didampingi Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw bersama Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw serta Sekretaris Daerah(Sekda) Propinsi Sulut Edwin Silangen SE MSi, dihadiri Walikota dan Bupati se-Sulut.




Dalam pemaparannya, Walikota GSVL menjelaskan dukungan Pemkot Manado terhadap program Pemerintah Provinsi Sulut yang gencar mendatangkan wisatawan sebanyak banyaknya dalam menunjang pariwisata.



"Bidang pariwisata telah berkembang pesat di Kota Manado, terima kasih kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur yang melakukan terobosan mendatangkan wisatawan yang banyak ke Kota Manado," ujar Walikota GSVL.



Menurutnya, selama ini Pemprov Sulut telah ikut membantu Pemkot Manado dalam penanganan masalah perkotaan, seperti relokasi korban banjir bandang di Kelurahan Pandu dan lain sebagainya. Meski demikian, Walikota GSVL meminta bantuan Pemprov Sulut terkait masalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan Megamas yang dipermasalahkan secara hukum oleh pihak pengembang.


"Saya mohon bantuan Pemprov Sulut terkait IPAL di Megamas, yang diminta pengembang agar Pemkot Manado segera melakukan penutupan. Ditingkat pengadilan mereka menang," ungkal GSVL.



Dalam kesempatan itu, Pemkot Manado juga menerima bantuan dari Pemprov Sulut, berupa satu unit kendaraan operasional untuk penanganan masalah perempuan dan anak, yang diserahkan Gubernur OD dan diterima Walikota GSVL sebelum hajatan Rakorev digelar.(vsc)

Februari 13, 2017

Walikota Tomohon Hadiri Syukuran 1 Tahun Kepempinan Gubernur dan Wagub

Tidak ada komentar

Pemprov Kucur Bantuan ke Kota Tomohon
Manado –
Bertempat di Rumah Dinas Gubernur Sulut, Minggu (12/2), Walikota Tomohon Jimmy Eman menghadiri acara syukuran 1 tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.  Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey SE mengatakan, sejak dilantik tanggal 12 Februari 2016, dia bersama Wagub selalu diberikan berkat.
 


Kata Olly, sejarah telah mencatat di istana negara mereka dilantik Presiden RI Joko Widodo. “Jabatan adalah tugas mulia yang didalamnya adalah, kerja, kerja dan kerja untuk memajukan Sulut lebih hebat, peran ibu Menteri Puan Maharani, sangat besar sehingga hal terkait kunjungan wisatawan pun bisa terwujud," ujar Olly.


Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Gubernur juga  memberikan bantuan dari Provinsi kepada Walikota dan Bupati se Sulut, diantaranya Kota Tomohon mendapat sumbangan Rehabilitasi Danau Linau Rp 1,4M, Mobil Pengangkut Sampah 2 unit Rp 800 juta, Alat Kesehatan untuk RS Bethesda Rp 1M, dan diterima langsung Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak.
Pada kesempatan itu Eman SE, menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. “Bantuan ini akan secepatnya direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon terutama untuk di bidang pariwisata, kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tegasnya.(riskysondakh)










GSVL – Mor : Terima Kasih OD – SK

Tidak ada komentar
Pemprov Sulut Bantu Rp 2 M Pembangunan Eks Kampung Texas

Manado –
Pemertintah Kota (Pemkot) Manado mendapat bantuan dana sebesar Rp 2 Miliar, untuk pembangunan Taman Religi eks Kampung Texas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara.Selain bantuan dana untuk pembangunan Taman Religi, Pemrov Sulut juga menyerahkan bantuan Rp 2 Miliar untuk pengadaan lima unit mobill sampah guna mendukung kebersihan di Kota Manado.

Bantuan tersebut diberikan bertepatan dengan perayaan satu tahun kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw, dan diterima Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, di Rumah Dinas Gubernur Bumi Beringin Manado, Minggu (12/02) malam tadi.


Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumenut SH MSi DEA didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado sekaligus Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemprov Sulut dibawah kepemiimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw.


"Terima kasih saya atas nama pemerintah Kota Manado kepada pemerintah Provinsi Sulut, secara khusus kepada Gubernur Bapak Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Bapak Steven O Kandouw atas bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah Provinsi Sulut," ujar Walikota GSVL.


Ditandaskan orang nomor satu di Manado itu, bantuan dana dua miliar rupiah yang diberikan Pemprov Sulut sangat bermanfaat untuk mendukung pembangunan Wisata Religi di eks Kampung Texas. Termasuk juga bantuan Rp 2 miliar untuk pengadaan lima mobil sampah yang akan digunakan untuk meningkatkan kebersihan di Kota Manado.


"Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi Kota Manado, oleh karena itu sekali lagi disampaikan terima kasih, sekaligus selamat merayakan satu tahun kepemimpinan kepada Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Bapak Wakil Gubernur Steven O Kandouw.


Pesta perayaan satu tahun kepemimpinan OD-SK, saapan akrab Gubernur dan Wagub Sulut, dihadiri Menteri Koordinator (Menko) PMK RI Puan Maharani dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PB--NU) Kiai Haji Said Aqil Siradj, serta para kepala daerah se-Sulut.(vsc)


Februari 10, 2017

Peringatan HUT ke 22 RSUP Kandou Kental Budaya Daerah

Tidak ada komentar
Manado-

Ada yang beda dan menarik dalam perayaan ibadah syukur HUT ke 22 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof RD Kandou Manado, Kamis (09/02) pagi. Seluruh jajaran direksi, pejabat struktural serta beberapa undangan yang hadir, semuanya kompak mengenakan busana khas Sulawesi Utara.  

Pemasangan lilin HUT dilakukan jajaran Direksi.
Selain itu, dalam tata cara ibadah yang digunakan beberapa lagu daerah khas Minahasa dan Sangihe ikut dinyanyikan. Puncak perayan HUT kali ini kian menarik dengan penampilan tarian maengket, masamper hingga tarian adat Borgo, yang semuanya dilakoni oleh pejabat struktural, perawat hingga staf di RSUP Kandou.
Dirut saat menyampaikan sambutan.
Acara dimulai dengan penyampaian laporan panitia yang disampaikan Ketua Panitia dr Armenius Sondakh, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan maengket kasih dipimpin dr Armenius Sondakh, dilanjutkan Masamper Tabuh Gendang pimpinan Ketua Dharma Wanita RSUP Kandou dr Merry Rondonuwu-Rumbay, yang dilanjutkan dengan ibadah dipimpin Pdt Teddy Batasina, STh, yang dalam khotbahnya mengutip pembacaan dari Mazmur 117 ayat 1 dan 2.
Jajaran Direksi tampil mengenakan pakaian adat khas Minahasa.
Ia berpesan, manajemen dan jajaran rumah sakit itu harus berpijak pada kasih dalam bekerja."Ini lembaga sosial. Sebagaimana teladan Daud. Layanilah orang lain penuh ketulusan hati. Melayani mereka yang lemah merupakan wujud kepedulian kepada sesama, dan jangan pernah melupkan Tuhan dalam setiap melayani pasien,” kata Batasina.
Pemukulan Tetengkoran sebanyak 22 kali, tanda usia RSUP Kandou.
Dirut RSUP Kandou dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS saat menyampaikan sambutan menyebut, pihaknya kini sedang mempersiapkan diri menuju akreditasi internasional. Meski dalam renstra targetnya 2019, dimana persiapan yang dilakukan saat ini meliputi penambahan fasilitas rumah sakit, peralatan medik, sumber daya, organisasi dan layanan publik. Untuk lembaga akreditasi, ada dua kemungkinan, Joint Commision International (JCI) dari AS atau Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dari dalam negeri.
Lagu khas Borgo dibawakan Ketua SPI dr David Kaunang dan Ketua Promkes dr Ivone Rotty, dan tim.
Kata dia lagi, akreditasi menjadi tujuan demi mencapai visi RSUP Prof Dr RD Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional bertaraf internasional. Sejauh ini, dia menegaskan pihaknya telah menjadi rumah sakit pendidikan terbesar dan menjadi pilihan masyarakat di Indonesia timur. "Saat ini kita jadi rujukan di Indonesia timur. Tak sedikit pasien dari provinsi tetangga Sulut, Gorontalo, Palu, Maluku hingga Papua berobat ke sini. Radio Therapy satu-satunya di Indonesia timur. Sangat membantu pengidap kanker, ini menjadi kebanggaan bersama dan tentu harus dijaga dan ditingkatkan,” katanya.
dr Armenius Sondakh memimpin para pejabat struktural menari sambal bernyanyi lagu daerah.
Beragam fasilitas perawatan kesehatan modern kini sudah ada di RSUP. Diantaranya, Cardiac Center, Ruang HD (Hemodialisa) dengan kapasitas mesin cuci darah 110 unit lebih dan terbaru, Radio Therapy satu-satunya di Indonesia timur. Pada peringatan HUT ke-22, saat ini diharapkan menjadi momentum untuk menjadi BLU (Badan Layanan Umum) bertaraf internasional. Untuk itu semua komponen di RSUP menjiwai budaya profesional dalam bekerja.

Ketua Dharma Wanita RSUP Kandou memimpin aksi Masamper.
"Tahun ini merupakan momentum utama, karena tahun ini RSUP Prof Kandou banyak menuai keberhasilan. Dan juga produktivitas RSUP Prof Kandou selama 3 tahun terakhir ternyata naik hingga mencapai 360 M, oleh karena itu momentum tahun ini team work harus bergerak, karena melihat tantangan kedepan yang berat," tukasnya sembari menyebut pihaknya telah mencanangkan untuk tahun ini sebagai tahun kesejahteraan bagi RSUP Prof Kandou.

Tarian maengket dibawakan para perawat RSUP Kandou.
Pada perayaan ini hadir Direktur Pendidikan dan Pelatihan DR dr Jimmy Panelewen, Direktur Keuangan Erwin Susanto SE, Ketua SPI dr David Kaunang, mantan Dirut dr Chritian Tilaar, Kadis Kesahatan Sulut, Kadis Kesehatan Manado serta sejumlah mitra kerja.(vsc)




Februari 07, 2017

Polda Sulut Ungkap Modus Tersangka Pembawa Kabur Uang 1,2 Miliar

Tidak ada komentar
Manado -

Tersangka MJ, pelaku penipuan yang membawa lari uang sejumlah 80.000 Dollar milik Ko Titi, mengaku keluar dari Sulut melalui jalur darat ke Gorontalo. "Uangnya saya taruh di tas, lalu naik angkot mencari mobil rental ke Gorontalo," aku pria 40 tahun itu, Selasa (7/2) siang tadi.
MJ yang berasal dari Siduarjo juga mengaku sempat menginap di Ibis Hotel. "Setelah mendapatkan uang 80.000 dollar itu, saya sempat menginap di hotel lalu menuju Provinsi Gorontalo dan Terbang ke Jakarta dari sana," ucapnya.

Kapolda Sulut menunjukan sebagian barang bukti.
Ia juga mengaku aksi kali ini adalah pertama kali dilakukannya. "Awalnya hanya iseng-iseng saja, tapi karena korban terperdaya dengan nilai pertukaran uang yang saya tawarkan, transaksi inipun saya lanjutkan," aku dia.
Pria yang berasal dari provinsi Jawa Timur ini mengaku memperoleh nomor kontak Ko Titi melalui internet. "Saya dapat dari internet, kemudian saya cari tahu nama Kanwil BRI juga di internet," ujarnya. Ketika sampai di Bank BRI ia menanyakan ke Satpam Bank BRI bagaimana cara berinvestasi dan menjadi nasabah prioritas.

Kapolda saat melakukan Jumpa Pers dengan wartawan.
"Ketika saya bilang ingin jadi nasabah prioritas, satpam lansung mengantarkan ke ruang prioritas. Selain itu saya juga berpakaian rapih untuk lebih meyakinkan orang yang mengantarkan uang itu," urai dirinya.
MJ mengatakan juga sempat was-was ketika berada di bandara Gorontalo. "Awalnya sempat gugup tapi ternyata tidak ada gambar ataupun wajah orang dicari disana. Waktu sampai di Jakarta saya kemudian menukar sebagian besar uang itu, tapi tidak semuanya," tambah dirinya.

Inilah barang bukti uang yang berhasil dibawa kabur tersangka.
Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito ketika memimpin Konferensi Pers siang tadi di Mako Polda Sulut mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki bagaimana MJ bisa masuk secara leluasa kedalam kantor Bank BRI. "Kami akan cek bagaimana standar nasabah prioritas di Bank BRI," cetus Waskito.
Jenderal Berpangkat dua Bintang ini menambahkan saat ini barang bukti yang didapatkan dari kasus penipuan yang berlangsung di Bank BRI Cabang Manado adalah uang pecahan rupiah Rp 700.000.000 dan uang pecahan dollar sebanyak 10.000 dollar. "Barang bukti akan ditahan dulu untuk di jadikan barang bukti, tapi tetap akan kami kembalikan setelah proses hukum selesai," tandasnya.
Diketahui, kasus penipuan dan pencurian yang menghebohkan warga Kota Manado dialami Ko Titi, dimana uang sebesar USD 80.000 atau berkisar senilai Rp. 1.2 Miliyar diberikan kepada orang tidak dikenal yang mengaku sebagai Kakanwil BRI untuk menukar uang tersebut. Kejadian itu terjadi di Bank BRI Sulut Jalan Sarapung Kecamatan Wenang pada Kamis (19/01) sekira pukul 11.30 Wita.
Dari Informasi yang berhasil dirangkum, kajadian tersebut berawal korban di telefon oleh Pelaku yang mengaku sebagai Kakanwil BRI Sulut untuk meminta menukarkan uang. Korban pun menyuruh orang kepercayaannya bernama Deni Tumewu untuk pergi ke Bank BRI untuk membawa uang senilai USD 80.000.
Setelah tiba di Bank, orang kepercayaan korban disapa langsung oleh pelaku di lantai 2 dan masuk ke salah satu ruangan. Setelah terjadi kesepakatan, Deni lalu menyerahkan uang tersebut kepada pelaku dan menyuruhnya untuk menghubungi anak buahnya sedangkan pelaku langsung turun ke lantai satu dan menghilang.(vsc)


RSUP Kandou Terbaik Penyajian Berita Kesehatan Teraktif

Tidak ada komentar
Terima Penghargaan dari Dirjen Pelayanan Kesehatan

Manado –

Pelayanan optimal dan maksimal yang diberikan bagi pasien di RSUP Prof Dr RD Kadou Manado, membuat RSUP Kandou terus mendapat penghargaan di berbagai bidang. Terbaru, penghargaan sebagai terbaik dalam hal penyajian berita pelayanan kesehatan teraktif, diterima RS yang dikomandani dr Maxi Rondonuwu, DHSM MARS, sebagai Direktur Utama.




“Atas nama Direktur Utama saya menyampaikan terima kasih atas prestasi ini, kepada semua jajaran di RSUP Kandou selamat, terlebih khusus pada bagian Humas RSUP Kandou,” tegas Dirut, usai menerima penghargaan, Senin (06/02) di Hotel Luwansa Jakarta.
Penghargaan tersebut  diberikan langsung Dirjen Pelayanan Kesehatan, pada Rapat Nasional Dewan Pengawas RSUP dan Balai Vertikal Kemenkes yang dibuka Menteri Kesehatan RI dan Wamen Kementerian Keuangan



RSUP Kandou dalam penilaian tersebut berhasil meraih terbaik kedua atas keaktifan memberi informasi di setiap kegiatan program RS dalam situs berita Yankes Kemenkes RI, untuk terbaik pertama diraih RS Ortopedi Prof DR S Soeharso Surakarta, sedangkan terbaik ketiga diraih RSUP DR Sardjito Yogyakarta.


Akan prestasi tersebut, Staff Bagian Hukormas RSUP Prof Kandou Christian Modeong, S.Kom, selaku pengelolah berita pelayanan RSUP Kandou mengaku kaget dengan pencapaian ini. “Tentu kaget saat mendengar RSUP Kandou meraih terbaik dalam penyajian berita ini, saya sendiri tidak pernah berpikir target untuk jadi yang terbaik, karena prinsipnya memang sudah jadi tugas saya makanya setiap hari saya mengirim berita ke situs berita Yankes tanpa ada target,” ujarnya.
Lanjut kata lelaki asal Mitra yang akrab disapa Ila ini, prestasi ini tentu akan menjadi pemicu dalam setiap tugas dan kerjanya terutama di bagian Hukormas. “Pastinya penghargaan ini bukan karena andil bagian Hukormas saja tapi karena peran Dirut dan jajaran direksi, pejabat struktural, staf, dokter dan semua perawat di RSUP Kandou,” tegas lelaki murah senyum ini.(vsc)    








Ini Alasan GSVL-MOR Rekrut Jaksa Jabat Kabag Hukum

Tidak ada komentar
Manado -

Terobosan baru diambil Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan (GSVL-MOR) dalam hal pembenahan di jajaran Pemkot Manado, untuk menghindari penyimpangan dalam pelayanan publik. Terbaru, Budi Paskah Yanti Putri SH,MH, salah satu jaksa di Kejati Sulut diangkat menjadi Kabag Hukum Pemkot Manado. 

Dengan demikian, sudah empat tenaga professional di bidang tupoksi masing-masing ditempatkan GSVL-MOR di Kabinet Cerdas Pemkot Manado, setelah sebalumnya Plt Kaban Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Linly Tambajong (Pegawai Dirjen Kementerian PU), Kadis PU dan PR, Bartje Assa (Akademisi/Dosen Teknik Unsrat), Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Manarsar Panjaitan (BPK-RI).


Senin (6/2), bertempat di ruang Serbaguna Pemkot, Jaksa Titi resmi diambil sumpah dan dilantik Wali Kota depan Plt Kajati Sulut, Ricardo Sitinjak, SH, MH dan disaksikan full tim pejabat Kajati Sulut serta para pejabat eselon II dan III Pemkot Manado.
GSVL pun membeberkan alasan dirinya menempatkan seorang Jaksa sebagai Kabag Hukum Pemkot Manado. “Saya masuk periode kedua jabat Walikota, saya melihat makin hari kualitas hukum makin menjadi sesuatu sangat penting di Kota Manado. Dari hasil evaluasi dan diskusi, kami ambil kesimpulan minta dukungan kejaksaan. Bukan berkolusi tapi kami mencari tenaga professional yang bisa melayani dan membantu kami,” kata GSVL.

Diakuinya, saat ini Pemkot Manado banyak diperhadapan dengan persoalan gugatan tanah. GSVL mencontohkan, lahan relokasi hunian korban banjir di Pandu. “Dulunya saya bolak balik ke sana masih aman-aman. Tapi saat Menteri Sosial berkunjung kemarin, tiba-tiba sudah ada spanduk yang mengklaim itu bukan lahan pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, tugas-tugas lain bersentuhan dengan hukum seperti penyelesaian Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Manado. “Saya berharap Kabag hukum yang baru, pekerjaan-pekerjaan yang harus ditangani Bagian Hukum dapat berjalan baik. Karena, setahu saya ada beberapa Perda termasuk Perda Rencana Tata Ruang Wilayah yang butuh waktu segera untuk dibahas bersama DPRD Manado,” tandas GSVL. (vsc)

Tenaga Kontrak Wajib Diuji Kompetensi

Tidak ada komentar
Tomohon –

Pemerintah Kota Tomohon pada tahun 2017 memberlakukan aturan bagi tenaga kontrak, yakni wajib diuji kompetensi untuk melanjutkan kontrak. Bertempat di Lantai 3 Kantor Walikota Kota, Senin (6/2) dilaksanakan uji kompetensi para tenaga kontrak seperti mengoperasikan komputer. Kegiatan dibuka Assisten Kesejahteraan rakyat Dra Truusje Kaunang. Menurutnya,  kegiatan ini  sangat penting dan akan berlangsung selama tiga hari.

Suasana uji kompetensi yang dipantau langsun Wawali Tomohon.
“Saat ini tenaga kontrak di 15 SKPD yang akan dites, sisanya besok dan untuk tenaga kontrak di Sekretariat Daerah jadwalnya nanti hari Rabu,” jelas Kaunang.
Sementara  Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan saat memantau langsung berharap kegiatan ini dapat menghasilkan tenaga kontrak yang mapan dalam pekerjaan terlebih dalam bekerja sama dengan PNS dalam tugas kerja melayani masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Sekretaris Kota Ir Harold Viktor Lolowang MSc menegaskan kegiatan ini penting untuk dilakukan dalam rangka menghasilkan tenaga kontrak yang berkualitas dan berkeahlian.

"Dari hasil tes nanti, para tenaga kontrak akan dikategorikan tiga bagian yakni Tenaga Kontrak Operator. Tenaga Kontrak Umum dan Tenaga Kontrak Khusus,” kata Lolowang seraya menambahkan kegiatan ini merupakan perpanjangan kontrak bagi yang lama, bukan perekrutan baru.(riskysondakh)


Walikota Tomohon Hadiri Sertijab Kepala BPK Sulut

Tidak ada komentar
Manado-

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, Senin (6/2) menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) di Kantor BPK Sulut di Manado.

Eman memberikan apresiasi terhadap BPK Perwakilan Sulut yang telah melakukan pengawasan dan bimbingan selama ini sehingga Kota Tomohon sudah tiga kali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) soal pengelolaan keuangan dari BPK.

Kepala BPK lama dan baru foto bersama kepala daerah se Sulut.
Kepala BPK Perwakilan Sulut yang lama Endang Tuti Kardiani SE MM menyerahkan jabatan kepada Drs Tangga Muliaman Purba MM. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dalam sambutannya berharap Kepala BPK yang baru bisa membawa pengelolaan keuangan di Sulut lebih baik lagi.

”Terima kasih juga kepada pejabat lama, Endang Tuti Kardiani SE MM yang sudah meninggalkan hasil audit yang baik,” tukas gubernur. Sementara anggota  BPK-RI Prof Dr Bahrullah Akbar MBA CMPM mengatakan, beberapa hal yang harus dijauhi dalam pengelolaan keuangan yaitu kesalahan administrasi serta pemborosan sehingga proses pengelolaan keuangan dapat berjalan sesuai jalurnya.

Hadir pada Sertijab tersebut  Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw SE,  Kapolda  Sulut  Irjen Pol Drs Bambang Waskito, Kasdam XIII/ Merdeka Brigadir Jenderal TNI Santos Gunawan Matondang, Kepala-kepala Daerah se Sulawesi Utara, Rektor Unsrat, Rektor Unima, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Viktor Lolowang MSc, Kepala Badan Keuangan Tomohon Daerah Drs Gerardus Mogi, serta undangan lainnya. (riskysondakh)

Februari 03, 2017

Kemenkumham Teken MoU Pembentukan Perda dengan DPRD Tomohon

Tidak ada komentar
Tomohon-

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, Kamis (02/02) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Bidang Pembentukan Peraturan Daerah (Perda).
Pihak DPRD Tomohon melalui Ketua DPRD Ir Miky JL Wenur dan Kanwil Kemenkumham melalui Kakanwil Pondang Tambunan SH MA, disaksikan Wakil Ketua DPRD Caroll YA Senduk SH dan Youddy YY Moningka SIP.

Ketua DPRD Tomohon menandatangani MoU.
 Usai penandatanganan, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir. Miky JL Wenur mengatakan, MoU ini dibuat karena di tahun 2017 ini DPRD Tomohon mengangendakan pembentukan tiga Perda Inisiatif.

Kata dia, pihaknya berharap kerja sama yang baik ini bisa terlaksana, sehingga DPRD Tomohon bisa mendapatkan banyak masukan dari Kemenkum HAM dalam rangka penyusunan Perda-Perda di Kota Tomohon terlebih khusus Perda Inisiatif.
Kakanwil Kemenkum HAM Sulut Pondang Tambunan SH MA dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur, karena baru baru 3 pekan bertugas di Sulawesi Utara yang merupakan tempat yang indah khususnya Kota Tomohon ini.

Foto bersama usai MoU.
Kakanwil mengatakan bahwa ada 3 hal tugas Kanwil kemenkum HAM yaitu Divisi Pemasyarakatan, Divisi imigrasi dan Divisi Pelayanan Hukum seperti yang dilaksanakan saat ini.
Tugas Kementerian Hukum dan HAM Sulut kata dia, dalam kerja sama tersebut adalah menyiapkan  drafter-drafter dan bisa membantu DPRD Kota Tomohon bagaimana menyiapkan rencana atau kajian akademis dan rancangan Peraturan  Daerah.

Penandatanganan dihadiri Anggotanya DPRD Piet HK Pungus SPd, Frets Kelas ST, Djemmy J Sundah SE, Ladys Turang SE,  Erens Keren AMKL, James Kojongian ST, Syenni Supit, Cherly Mantiri SH, Jimmy Wewengkang, Hudson Bogia dan Sjanne D Mandagi serta Sekretaris DPRD Fransiskus Ferdinand Lantang SSTP. (vsc)




Eman Paparkan Rencana Pencegahan Korupsi Dihadapan KPK

Tidak ada komentar

Palu -

Rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi yang digelar saat kegiatan  Kick Of Meeting, dipaparkan Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak,  Kamis (02/02) di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan enam pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Auditorium Kantor Wali Kota Palu Sulawesi Tengah

Kegiatan digelar dengan maksud untuk membuat regulasi-regulasi pelimpahan wewenang untuk 17 perizinan dan 7 non perizinan,  e-Musrenbang yang sementara berlangsung di kelurahan se-Kota Tomohon, memberdayakan potensi  ASN maupun tenaga kontrak yang memiliki kompetensi, pemasangan beberapa tower agar tidak ada lagi blank spot sehingga hal tersebut akan mendukung pelayanan yang berbasis aplikasi elektronik yang telah dianggarkan di APBD tahun 2017.

Walikota Jimmy Eman saat menyampaikan presentasi.
Kota Tomohon diundang dalam kegiatan ini, karena Tomohon satu-satunya kota di Sulawesi Utara yang telah menandatangani MoU dengan KPK untuk pelaksanaan e-Government dalam rangka pelayanan publik dan pencegahan korupsi.
Kegiatan di Palu dipimpin Ketua Tim Satgas Pencegahan Korupsi KPK Adlisah M Nasution dihadiri Tim Pendamping dari Bapelitbang, Akademis, LSM, Media dan Praktisi serta  birokrat senior.

Jimmy Eman foto bersama Wakil Walikota Palu, Pasha.
Disampaikan juga, hal-hal strategis masing-masing daerah yang membutuhkan bantuan dan pendapingan KPK seperti masalah aset dan SDM, dalam rangka pencegahan korupsi sesuai dengan kewenangan KPK.
Hadir dalam acara tersebut Pemerintah Kota Palu, Kota Tomohon, Kabupaten Donggala, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Sigi.

Untuk enam bulan ke depan, KPK akan memantau tujuh daerah tersebut dalam pelaksanaan rencana aksi, dengan Target  enam bulan evaluasi dan bulan kedelapan launching. Ini butuh peranan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam penyediaan dan pengembangan jaringan.

Foto bersama semua peserta yang hadir.
KPK sendiri mengapresiasi apa yang sudah dipaparkan oleh ketujuh daerah dalam rencana aksi pencegahan korupsi terintegritas.
Apresiasi yang besar diberikan kepada Kota Tomohon yang telah nampak progressnya, dilihat dari laporan yang secara langsung disampaikan Walikota.


kut mendampingi Walikota, Sekretaris Daerah Ir Harold V Lolowang MSc  Inspektur Kota Ir Djoike Karouw MSi, Kepala Bapelitbang Ir Ervinz DH Liuw MSi,  Kepala Badan Keuangan Daerah Drs Gerardus Mogi,  Kepala BPMPTSP Ir Nova Rompas,  Kadis Kominfo Hengky Y Supit SIP, Staf Ahli Wali Kota Bidang  Hukum Albert Y Tulus SH, Kabag Hukum Denny Mangundap SH, dan Kabag Perlengkapan John Kapoh SE. (vsc)

Berita Utama