NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Januari 20, 2017

    Gubernur Resmikan Hotel Bermasalah Hukum

    Tidak ada komentar
    Manado,

    Hotel Big Fish Manado yang terletak di kawasan Boulevard Manado, Kamis (19/01) diresmikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. Menariknya, hotel ini dianggap masih bermasalah karena dalam sengketa hukum.

    Arie M Andes SH MH
    Seperti ditegaskan kuasa hukum Surjono Wijoyo, Arie Andes SH MH. “Perlu diketahui hotel tersebut masih terlibat sengketa tanah dengan klien kami selaku pemilik pangkalan Paris 88 yang lokasinya berdempetan dengan hotel Big Fish,” tukas Andes.

    Dijelaskannya, karena masih ada proses perkara maka sesuai aturan hukum tidak boleh ada aktivitas sebelum ada keputusan yang inkra. 

    "Kami mau sampaikan bahwa pemilik hotel telah kami laporkan ke Polda Sulut dan telah berstatus tersangka. Selanjutnya kami telah mengajukan banding atas putusan PTUN Manado. Makanya kami minta Gubernur Sulut untuk meninjau kembali izin operasi hotel tersebut,” ujar pengacara jebolan Fakultas Hukum UKIT ini.

    Diketahui, perseteruan Surjono Wijoyo (SW) selaku pemilik pangkalan Paris dan pemilik hotel BF yakni Ko Petter mencuat medio 2015 lalu. Oleh SW mengaku tidak pernah diberitahukan di lokasi dekat pangkalannya akan dibangun hotel. 

    Hebatnya pihak Pemkot Manado mengeluarkan IMB kendati tidak dilengkapi izin HO (gangguan). Tak sampai di situ, saat bangunan hotel berdiri tiga lantai gedung kantor di pangkalan paris mengalami kerusakan karena pengerjaan pembangunan hotel tidak sesuai dengan standar teknis. Hal ini  membuat SW melaporkan ke Polda Sulut terkait kasus pengrusakan bangunan dan dugaan penyerobotan tanah sekaligus mem-PTUN-kan pengurusan izin pendirian hotel yang dinilai cacat hukum.

     “Kami menilai Gubernur Sulut telah dibohongi untuk meresmikan hotel yang masih terlibat sengketa hukum. Kami tidak akan tinggal diam karena dalam waktu dekat akan mengajukan gugatan perdata,” pungkas pengacara kandidat doktor ini.

    Pemilik Hotel Big Fish ketika dikonfirmasi saat grand opening Senin (16/01) lalu, mengaku sudah tidak ada masalah hukum dengan pemilik pangkalan Paris. “Semua sudah selesai dan tidak ada masalah,” kata dia. (vsc)

    BERITA UTAMA