NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Februari 28, 2017

    Golkar Sulut Diterpa Badai, Jabatan SVR Terancam!

    Tidak ada komentar
    Manado,-

    Terpaan badai seakan tak pernah berhenti menghantui Partai Golkar Sulut. Upaya untuk merebut pucuk pimpinan yang saat ini dikuasai Stevenus Vreeke Runtu (SVR) diisukan semakin kuat dan sulit diredam. Kader pengusung dan pembela Jubah Kuning alias warna kebesaran Partai Golkar, kini diserukan untuk tetap menjaga soliditas partai.

    Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut, Eddyson Masengi.
    Pertemuan sebagian elit Golkar Sulut dengan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) baru-baru ini, ditengarai telah memantik kobaran api di internal Golkar Sulut, yang berpotensi akan terus memanas hingga akhirnya terselenggara proses pergantian ketua partai, lewat mekanisme politik yakni musyawarah daerah luar biasa. Terlebih lagi, aksi menyambangi kantor pusat partai di Jakarta yang dilakoni Tetty Paruntu, Marlina Moha Siahaan, Djelantik Mokodompit, Tonny Lasut, Karel Bangko, Denny Sondakh dan beberapa pimpinan DPD Kabupaten/kota lainnya, ternyata tanpa restu atau tanpa sepengetahuan pimpinan DPD I Golkar Sulut.

    Pertemuan Ketua-Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota di Jakarta. 
    Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut, Eddyson Masengi menilai, pertemuan tersebut sebagai bentuk silahturahmi antara kader dengan pimpinan di tingkat pusat.

    "Soal itu,  dilihat dari sisi positifnya saja. Siapa saja kader boleh menghadap ketua partai di DPP," ujar Masengi saat ditemui wartawan di gedung DPRD Sulut, Selasa 28 Februari 2017.

    Kendati begitu, Masengi mempertanyakan moral para elit Golkar Sulut yang ke Jakarta, karena tidak memberikan informasi kepada pimpinan partai.

    "Dari segi moral harusnya kader yang ke Jakarta memberikan pemberitahuan kepada pimpinan partai," ujar Masengi.

    Menyentil adanya gerakan perlawanan terhadap Vreeke Runtu selaku ketua DPD I Golkar Sulut, Masengi menyebut itu sebagai bagian dari dinamika politik.
    "Seharusnya, para kader partai di Sulut harus lebih bersabar dan tetap menjaga soliditas partai. Apalagi, ada agenda politik yang harus dihadapi beberapa tahun kedepan," sebut Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Sulut ini. (John)

    BERITA UTAMA