NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Februari 07, 2017

    Polda Sulut Ungkap Modus Tersangka Pembawa Kabur Uang 1,2 Miliar

    Tidak ada komentar
    Manado -

    Tersangka MJ, pelaku penipuan yang membawa lari uang sejumlah 80.000 Dollar milik Ko Titi, mengaku keluar dari Sulut melalui jalur darat ke Gorontalo. "Uangnya saya taruh di tas, lalu naik angkot mencari mobil rental ke Gorontalo," aku pria 40 tahun itu, Selasa (7/2) siang tadi.
    MJ yang berasal dari Siduarjo juga mengaku sempat menginap di Ibis Hotel. "Setelah mendapatkan uang 80.000 dollar itu, saya sempat menginap di hotel lalu menuju Provinsi Gorontalo dan Terbang ke Jakarta dari sana," ucapnya.

    Kapolda Sulut menunjukan sebagian barang bukti.
    Ia juga mengaku aksi kali ini adalah pertama kali dilakukannya. "Awalnya hanya iseng-iseng saja, tapi karena korban terperdaya dengan nilai pertukaran uang yang saya tawarkan, transaksi inipun saya lanjutkan," aku dia.
    Pria yang berasal dari provinsi Jawa Timur ini mengaku memperoleh nomor kontak Ko Titi melalui internet. "Saya dapat dari internet, kemudian saya cari tahu nama Kanwil BRI juga di internet," ujarnya. Ketika sampai di Bank BRI ia menanyakan ke Satpam Bank BRI bagaimana cara berinvestasi dan menjadi nasabah prioritas.

    Kapolda saat melakukan Jumpa Pers dengan wartawan.
    "Ketika saya bilang ingin jadi nasabah prioritas, satpam lansung mengantarkan ke ruang prioritas. Selain itu saya juga berpakaian rapih untuk lebih meyakinkan orang yang mengantarkan uang itu," urai dirinya.
    MJ mengatakan juga sempat was-was ketika berada di bandara Gorontalo. "Awalnya sempat gugup tapi ternyata tidak ada gambar ataupun wajah orang dicari disana. Waktu sampai di Jakarta saya kemudian menukar sebagian besar uang itu, tapi tidak semuanya," tambah dirinya.

    Inilah barang bukti uang yang berhasil dibawa kabur tersangka.
    Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito ketika memimpin Konferensi Pers siang tadi di Mako Polda Sulut mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki bagaimana MJ bisa masuk secara leluasa kedalam kantor Bank BRI. "Kami akan cek bagaimana standar nasabah prioritas di Bank BRI," cetus Waskito.
    Jenderal Berpangkat dua Bintang ini menambahkan saat ini barang bukti yang didapatkan dari kasus penipuan yang berlangsung di Bank BRI Cabang Manado adalah uang pecahan rupiah Rp 700.000.000 dan uang pecahan dollar sebanyak 10.000 dollar. "Barang bukti akan ditahan dulu untuk di jadikan barang bukti, tapi tetap akan kami kembalikan setelah proses hukum selesai," tandasnya.
    Diketahui, kasus penipuan dan pencurian yang menghebohkan warga Kota Manado dialami Ko Titi, dimana uang sebesar USD 80.000 atau berkisar senilai Rp. 1.2 Miliyar diberikan kepada orang tidak dikenal yang mengaku sebagai Kakanwil BRI untuk menukar uang tersebut. Kejadian itu terjadi di Bank BRI Sulut Jalan Sarapung Kecamatan Wenang pada Kamis (19/01) sekira pukul 11.30 Wita.
    Dari Informasi yang berhasil dirangkum, kajadian tersebut berawal korban di telefon oleh Pelaku yang mengaku sebagai Kakanwil BRI Sulut untuk meminta menukarkan uang. Korban pun menyuruh orang kepercayaannya bernama Deni Tumewu untuk pergi ke Bank BRI untuk membawa uang senilai USD 80.000.
    Setelah tiba di Bank, orang kepercayaan korban disapa langsung oleh pelaku di lantai 2 dan masuk ke salah satu ruangan. Setelah terjadi kesepakatan, Deni lalu menyerahkan uang tersebut kepada pelaku dan menyuruhnya untuk menghubungi anak buahnya sedangkan pelaku langsung turun ke lantai satu dan menghilang.(vsc)


    BERITA UTAMA