NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 15, 2017

    10 Menit Harus Berputar Sebelum Landing, Bandara Sam Ratulangi Ternyata Berbahaya

    Tidak ada komentar
    Manado,-
    Jutaan orang telah memanfaatkan Bandara Sam Ratulangi sebagai sarana untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat.

    Hearing Komisi III DPRD Sulut dengan PT Angkasa Pura.
    Namun, tidak banyak yang tahu jika fasilitas penunjang tranportasi udara yang dikelola pihak Angkasa Pura I Manado itu, ternyata sangat berbahaya. Satu dari banyak alasannya, yakni sebelum mendarat atau landing, pesawat harus berputar di atas bandara selama 10 menit.

    General Manager Angkasa Pura I Manado, Nugroho Jati menjelaskan, kondisi itu terkait dengan ketersediaan landasan.  Menurutnya, yang take of dan landing sesuai kapasitas landasan hanya 12 pesawat setiap jam, itu karena medannya berbukit-bukit.

    "Jika bapak dan ibu hendak mendarat, pesawat butuh waktu 10 menit untuk berputar. Memang itu prosedur standar dan semua pilot harus ikuti, karena medannya pegunungan dan itu sangat berbahaya," jelas Nugroho kepada pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Sulut, dalam hearing di ruang rapat I Gedung DPRD Sulut, Selasa 14 Maret 2017.

    Sebelumnya Nugroho juga sempat menjelaskan adanya keharusan pesawat untuk take off dan landing dengan mengambil kemiringan dibawah tiga persen dan lebih baik lagi jika dibawah angka tersebut. Alasannya, diatas dari kemiringan tiga persen untuk militer.

    "Untuk perpanjangan landasan, itu terkait dengan pengelolaan ruang udara. Menurut teknis yang kami dapat, pesawat yang akan mendarat maupun take off, demi kenyamanan penumpang dan sesuai standar internasional pesawat harus mengambil posisi kemiringan tiga persen," ujar Nugroho sembari menginformasikan bahwa panjang landasan Bandara Sam Ratulangi sepanjang 2650 meter dan lebih panjang dari Bandara yang ada di Balikpapan yang hanya 2500 meter.(john)

    BERITA UTAMA