NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Desember 20, 2017

    Ini Jumlah Korban Banjir di Manado

    Tidak ada komentar
    Saat Wakil Walikota menyampaikan data sementara korban banjir, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs. Hj. Rum Usullu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Mickler Lakat, dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere.

    Manado-

    Kota Manado Sabtu (17/12) mengalami musibah bencana alam banjir. Kecamatan Sario adalah daerah yang mengalami dampak paling besar.

    Peristiwa ini kemudian menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Manado. Wakil Walikota Mor. D Bastiaan, dalam Konferensi Pers yang digelar di Posko Tanggap Darurat Bencana Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Selasa (19/12) kemarin membacakan data sementara korban banjir hingga tanggal (19/12).

    “Kecamatan Singkil sebanyak 4.970 jiwa atau 1.227 KK atau 938 rumah, sementara Kecamatan Sario terdapat 4.139 jiwa atau 1.227 KK dan 935 rumah yang terkena banjir 1 rumah longsor, Kecamatan Tikala 4.406 jiwa atau 1111 KK dan 973 rumah terkena banjir dan yang terkena tanah longsor sebesar 33 rumah, Kecamatan Paal 2 ada 5.025 jiwa atau 1.362 KK yang mengalami banjir 18 rumah, Kecamatan Wanea 5.267 jiwa atau 1.395 KK yang mengalami banjir 1.223 rumah dan 172 rumah mengalami longsor, Kecamatan Tuminting 19 jiwa atau 4 KK yang mengalami longsor 4 rumah, Kecamatan Wenang 2.416 jiwa 585 KK yang mengalami banjir 299 rumah, Kecamatan Malalayang 1.324 jiwa atau 387 KK dan yang mengalami banjir 328 rumah serta 6 rumah mengalami longsor, Kecamatan Mapanget 44 jiwa atau 10 KK dan 10 rumah mengalami banjir," jelas Wawali Mor yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs. Hj. Rum Usullu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Mickler Lakat dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere.

    Suasana Saat Konfrensi Pers Berlangsung

    Lanjut dikatakan Wawali, data saat ini masih bersifat sementara dan akan terus berlanjut jika masih ada rumah yang belum terdata.

    “Untuk sekarang total Kecamatan yang terdata yakni 9 Kecamatan, 46 Kelurahan, 7.591 KK, 27.615 jiwa, 5.824 rumah yang terkena banjir dan 296 yang terkena longsor," ujarnya.

    Wawali Mor juga menambahkan, usai bencana banjir ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang terkena bencana banjir, khususnya mengenai kesehatan.

    “Yang saya khawatirkan saat ini, usai banjir akan ada banyak penyakit yang akan timbul, untuk itu saya meminta kepada dinas kesehatan bersama dengan tim yang ada untuk bantu memeriksa kesehatan pada masyarakat,” jelasnya.

    Sebelum menutup penjelasannya, Wawali Mor menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca saat ini yang masih berubah-ubah dan untuk kepada anak di bawah umur 10 Tahun agar kiranya dalam pengawasan ketat dari orang tua (riskysondakh)

    BERITA UTAMA