NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Januari 30, 2018

    Siap Maju Ketua P/KB GMIM, Dien Kolaborasikan Dunia Pendidikan dan Pelayanan

    Tidak ada komentar
    Febry H. J. Dien ST.. M.Inf.Tech (MAN)
    Minahasa-

    Proses pencalonan Ketua Komisi Pria/Kaum Bapa GMIM semakin menarik diikuti, setelah sejumlah nama besar yang dijagokan seperti Incumbent Pnt Stefanus BAN Liow, Pnt GSV Lumentut, Pnt Jantje Sajow dan Pnt Roy Roring disebut paling berpeluang memimpin Pria Kaum Bapa GMIM, kini muncul figur alternatif yang disebut-sebut sangat berpeluang.

    Dia adalah Pnt Febry HJ Dien, ST, M.INF.TECH (MAN), Ketua Komisi P/KB GMIM Maranatha Kakaskasen yang juga Ketua P/KB Wilayah Kakaskasen, resmi menyatakan keinginannya untuk meramaikan suksesi pemilihan Ketua P/KB GMIM.

    Kepala Sub Bagian Umum di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulut, saat ditemui mengatakan pencalonannya itu lebih dikarenakan adanya dorongan teman-teman di jemaat dan wilayah.

    "Menjadi seorang Penatua di kategorial Kaum Bapa bukanlah suatu hal yang mudah, pelayanan itu bukan hanya mengacu pada pelayanan seperti kegiatan HUT dan HAPSA, tetapi kita harus melihat di sisi lain seperti halnya pada dunia pendidikan, karena kategorial Kaum Bapa juga harus turun ke dunia pendidikan apalagi P/KB adalah motor saat ini dan terlebih khususnya Pendidikan GMIM," ujar Dien.

    Dikatakan dia, saat ini bisa dihitung apakah ada berapa banyak persekolahan GMIM yang lebih tinggi dari sekolah swasta? itu terjadi karena GMIM sendiri masih kurang menunjang.

    "Masih banyak sekolah-sekolah milik GMIM yang kondisi fisiknya sangat memprihatinkan, meski memang saat ini mulai ada perkembangan karena banyak Sekolah GMIM mulai maju dengan cara membangun sekolah dengan dana sendiri lewat bantuan-bantuan orang yang peduli," ungkap Dien.

    Diapun berjanji jika masuk dijajaran P/KB GMIM, akan diusulkan sekolah GMIM yang mengikuti aturan pemerintah.
    "Artinya pemerintah memiliki standar soal pendidikan jadi sekolah GMIM juga harus mengikuti karena berada di Indonesia juga. Jangan sekolah GMIM ingin jalan sendiri karena beralasan gereja, harus mengacu ke pemerintah sehingga bisa menjadi sekolah berkualitas," tegasnya.

    Tiga Program utama yang akan ditawarkannya jika terpilih sebagai Ketua P/KB GMIM adalah akan membuat struktur seramping mungkin karena struktur yang tidak ramping itu menyebabkan pemborosan.

    Kedua selalu melakukan komunikasi hingga ke jemaat pelosok, karena selama ini komunikasi dari tingkat Sinode, Wilayah hingga jemaat tidak sampai. "100 persen dari Sinode sampai ke jemaat tinggal 20 persen jadi komunikasi itu perlu. Dan yang terakhir adalah pendidikan," tegas pria jebolan Australia ini.

    Sekretaris DPP Forum Solidaritas Pemuda Kristen Indonesia ini menyebutkan jika nanti dipercayakan sebagai Ketua P/KB GMIM akan ada banyak konsep yang diterapkan berkaitan dengan dunia pendidikan.

    "Hasil pengamatan kami sudah 2 sampai 3 periode ini apa yang dilakukan P/KB GMIM harus dirubah mainsetnya, beri kesempatan yang muda dulu. Saya siap mengkolaborasikan pelayanan P/KB dengan dunia pendidikan," janjinya.

    Terpisah Ketua P/KB GMIM Bethesda Ranotana Pnt Ir Jootje Oroh, menyatakan dukungannya pada Dien untuk berkiprah di P/KB GMIM, karena selain figur muda Dien merupakan figur yang sangat peduli dan konsisten pada pelayanan GMIM.

    "Figur muda yang punya semangat pelayanan tinggi memang sangat diperlukan dalam pelayanan P/KB GMIM, dan itu ada pada diri Pnt Dien apalagi mempunyai wawasan serta visi yang baik dalam dunia pendidikan, dan beliau memang sangat aktif dalam pelayanan semenjak dari pemuda dulu. Kedepan memang layak duduk di jajaran Komisi P/KB GMIM," tandas Ketua P/KB Wilayah Manado Selatan ini memberi dukungan.(riskysondakh)

    BERITA UTAMA