NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Februari 13, 2018

    Dua Ranperda Diparipurnakan DPRD Sulut

    Tidak ada komentar
    Manado -

    Setelah pembahasan Perda Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Tumpa HV Worang diparipurnakan beberapa pekan lalu, dua raperda yaitu Raperda BUMD PT Jaminan Kredit Daerah Provinsi Sulut dan Ranperda tentang Pertambangan Mineral diparipurnakan, Selasa (13/2) siang.

    Gubernur menandatangani Ranperda disaksikan Wagub dan pimpinan dewan serta Rasky Mokodompit selaku Ketua Pansus Tahura.

    Bertempat di ruang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulut, masing-masing Fraksi langsung memaparkan pandangan umum terkait kedua Ranperda tersebut.

    Gubernur saat menyampaikan sambutan.
    Dalam pembacaan pemandangan umum Fraksi Partai Golkar (FPG) yang disampaikan Rasky Mokodompit, dikatakan, dengan adanya kedua Ranperda ini tentu dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    "Namun FPG juga berharap kehadiran ranperda BUMD ini jangan sampai merong-rong pengusaha dan perusahaan swasta yang mendukung maupun memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi Sulut. Kami mohon penjelasan ruang lingkupnya seperti apa," paparnya.

    Ketua DPRD memimpin langsung Paripurna.
    Lanjut Rasky, yang juga merupakan Ketua Pansus pembahas Perda Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Tumpa HV Worang yang di paripurnakan beberapa pekan lalu, FPG ingin mengingatkan bahwa kiprah dan citra BUMD selama ini kurang baik, dan hanya merepotkan rakyat dan APBD dan menutunya bahkan kurang memberikan kontribusi maksimal bagi persekonomian Sulut.

    "FPG tentu kami tidak berburuk sangka tetapi kami masih membutuhkan penjelasan dan jaminan pemda terhadap BUMD PT Jaminan kredit daerah Provinsi Sulut," jelasnya.

    Anggota DPRD antusias hadir di Paripurna.
    Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan Ranperda tentang PT Jamkrida Provinsi Sulut dan Ranperda tentang Pertambangan Mineral diproyeksikan mampu menjadi bagian dari landasan kebijakan yang akan mengantar sulut pada percepatan pembangunan di daerah.

    Anggota DPRD Sulut saat mengikuti Paripurna.
    "Ditengah tekad tentu menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang timur kawasan Indonesia demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, tetapi dengan mencermati tujuan PT Jamkrida Sulut yang adalah memberikan pembiayaan kepada perorangan atau badan usaha perseorangan unit usaha selaku yayasan dan demi meningkatkan ekonomi kerakyatan di sulut dan meningkatkan sumber PAD," jelas Gubernur Olly.

    Gubernur dan Wagub menyalami anggota DPRD
    Berlaku sebagai pimpinan sidang ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Ketua Wenny Lumentut, Marthen Manoppo dan turut hadir, unsur Forkopimda, para kepala SKPD di lingkup pemerintah provinsi Sulut bahkan Wakil Gubernur Steven Kandouw. (Falen Logor)

    BERITA UTAMA