NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Februari 22, 2018

    Jelang Pemilihan KPRS GMIM, Ini Curahan Hati Ka Meksi Sahensolar

    Tidak ada komentar
    Meksi Sahensolar
    Manado -

    Dua pekan jelang pemilihan Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM, sejumlah nominator yang akan maju bertarung sebagai Ketua KPRS terus melakukan gerilya dalam mencari dukungan.

    Ironisnya ada calon yang terang-terangan mulai menghalalkan segala cara untuk memuluskan keinginannya itu. Mulai dari mencoba memalsukan sertifikat pelatihan, menggalang kekuatan melalui partai politik, bagi bagi amplop pada setiap kunjungannya, hingga terbaru siap membayar uang pendafataran setiap peserta saat acara pemilihan.

    Dinamika yang jauh dari semangat pelayanan gereja dan sudah menyimpang dari Visi Remaja GMIM yakni Remaja Bagi Kristus, dirasakan sebagai hal yang sangat menyakitkan bagi Wakil Ketua KPRS GMIM Ka Meksi Sahensolar, dia pun menangis sambil mengungkapkan isi hatinya terkait fenomena itu.

    Ini ungkapan hatinya.


    KEMURNIAN HATI vs AMBISI & JUAL BELI SUARA REMAJA

    Syalom,
    Syukur aku panjatkan kepada Tuhan Yesus yang telah memakai saya sebagai hambaNya sejak tahun 1990 dalam kapasitas sebagai Komisi Pelayanan Remaja GMIM. 28 tahun adalah waktu yang lebih dari cukup bagi saya untuk belajar dinamika, pola dan karakter remaja serta kebutuhan pelayanan yang terpenuhi.
    Bersama mereka yang pernah dan yang sedang berjalan bersama dalam pelayanan di aras Jemaat, Wilayah dan Sinode, saya mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang luar biasa dari Tuhan Yesus.

    Menjelang akhir pelayanan saya secara STRUKTURAL di KPRS, saya justeru mengalami gejolak emosi, spiritual dan mental yang sangat kuat.

    MENAGIS HARU dan BANGGA ketika saya melihat kebelakang, mengenang pelayanan bersama mereka yang luar biasa jatuh bangun melayani adik2 Remaja.
    Almarhum Ka Yakobus Wowor dengan Kearifannya, kebijaksanaannya dan komitmen nya memulai roda pelayan ini sangat menginspirasi saya. Dia menularkan sukacita dan kebahagiaan walau dalam kesusahan, kekurangan bahkan dalam kedukaan sekalipun. Terima kasih Ka Yekobus😭😢

    Almarhum Ka Jimmy Mamahit mengajarkan saya tentang integritas dan kemurnian hati dalam pelayanan. Walau dalam sakit, dalam kekurangan dan keterbatasan materi kami tidak pernah berhenti dan menyerah bahkan pada titik yang paling menyedihkan dan menyakitkan sekalipun. Berkorban tanpa batas dan tanpa pamrih dipraktekkan di depan mata kami.

    Mengawali Pelayanan KPRS tanpa fasilitas transportasi yang memadai tetapi sebagian besar pelosok GMIM mampu kami jangkau bersama Almarhum Ka Jimmy. Terima kasih Ka Jimmy😭😭

    Betapa berharganya melayani bersama kedua Kakak kita yang telah pulang ke rumah Bapa.

    Bersama Ka Jantje Wowiling Sajow, saya belajar tentang kejujuran, kerendahan hati, tahan uji dan mengasihi Tuhan setulus hati. Perjalanan hidup dan pelayanan Ka Antje adalah pelajaran yang luar biasa berharga bagi saya. Menjadi pejabat negara tidak membatasi diri dan hatinya untuk melayani remaja bahkan sering membaur dan menjelma seperti anak remaja.

    Dia begitu rendah hati sampai saya sering lupa bahwa dia adalah seorang Wakil Bupati dan Bupati Minahasa. Pergumulan yang paling berat sekalipun tidak pernah mengendurkan semangatnya melayani remaja. Waktu, tenaga, perasaan dan materi dia korbankan untuk pelayanan remaja, yang membawa pelayanan remaja Sinode semakin baik dan semakin 'diminati' oleh banyak orang.

    Bahkan sudah tidak menjabat Pnt. Remaja pun Ka JWS tetap eksis melayani Remaja sampai saat ini. Karakter building dan konsep pelayanan Kambium telah dimulai di era pelayanan Mener Sajow. Terima kasih Ka Antje, jangan biarkan kami berjalan sendiri😭😇😇

    Bersama Ka Dwight Moody Rondonuwu, kami menapaki dan menata pelayanan dengan visi Teens For Christ. Dengan talenta dan komitmen pelayanan yang murni dan tulus, Ka Moody memimpin kami di KPRS untuk menjalankan misi Remaja yang Berakar, Bertumbuh dan Berbuah bagi Kristus.

    Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas pembina remaja terus digenjot dalam era pelayanan sekarang ini. Terima kasih Ka Moody.

    Pada Titik ini saya MENANGIS BAHAGIA karena akan mengakhiri pelayanan ini dengan baik #finishingwell.
    Selanjutnya???
    Saya terjaga, terkejut dan MENANGIS SEDIH😭😭😭😭
    Oh Tuhan, apa yang terjadi???
    Serasa sia2 semua yang kami lakukan selama ini....
    Pelayanan Tuhan yang dibangun dari titik '0' kini harus tergadai oleh AMBISI, KETAMAKAN dan HAUS JABATAN dari mereka2 yang ingin MENGUASAI pelayanan remaja GMIM.

    Dengan KAPITAL dan MATERI serta MODAL POLITIK yang dimiliki mereka mulai membeli HATI NURANI dari para pembina Remaja yang memiliki HAK MEMILIH.
    Mereka yang 'baru' masuk ke dalam KPRJ dan yang 'belum' tahu banyak tentang Remaja dengan mudahnya MENJUAL HATI NURANI mereka.

    Tetapi yang lebih MENYAKITKAN adalah ketika 'sahabat2' saya di Jemaat dan Wilayah yang telah berjalan bersama begitu lama kini menjadi seperti Pena dan pembina yang tidak saya kenal lagi karena dengan mudahnya MENJUAL KOMITMEN dan INTEGRITASnya hanya demi UANG dan JANJI JABATAN di KPRS. Telah terjadi jarak yang 'sangat jauh' dengan mereka hanya karena RUPIAH yang tidak saya miliki😭😭😭😭

    Ternyata UANG dan JABATAN sanggup membeli PERSAHABATAN dan KEMURNIAN HATI. Mereka TAHU itu salah dan MENYEDIHKAN HATI TUHAN, tetapi KEHAUSAN MATERI dan KEKUASAAN telah mengalahkan segalanya.

    MIRIIIIS!!!!!!
    Tetapi apa DAYAku???
    Pernah saya berharap bahwa bala bantuan akan datang dari BPMJ, BPMW dan BPMS untuk menyelamatkan Pelayanan Remaja GMIM, tetapi segalanya sirnah ketika merekapun (tidak semua) telah TERJUAL oleh kekuatan POLITIK yang punya KAPITAL.

    Doaku (Sebuah lagu lama)..
    TUHAN... Masihkah mau Kau mendengar Doaku?
    TUHAN... Masihkah gerangan sembahku Kau terima.. Mana tanganMu..!!
    Gelapkan jalan yang kini kutempuh..
    Sesatkah anak Mu ini melangkah..
    Kembalikan Cerahku.. Dengar TUHAN.😭
    Jika mereka tidak lagi MAU MENDENGAR suara dari HATI yang sudah 28 Tahun di Komisi Remaja dan 4 Periode di KPRS ini, semoga TUHAN masih MAU MENDENGAR doaku.😧😇

    Maafkan Aku Ka Yakobus dan Ka Jimmy karena tidak mampu meneruskan KEMURNIAN HATI pelayanan kalian😭
    Maafkan Aku Ka Antje, karena tidak bisa mewariskan kejujuran, kerendahan hati, tahan uji dan mengasihi Tuhan yang telah engkau ajarkan 😭

    Maafkan Aku Ka Moody, karena tidak sanggup menularkan komitmen kita untuk generasi selanjutnya di KPRS😭
    Jika TERIAKAN hati ini masih bisa 'TERDENGAR', Saya PERCAYA, masih ada HARAPAN!!!.

    TO GOD BE THE GLORY

    BERITA UTAMA