NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 06, 2018

    Tuuk: UU MD3 Bikin DPR Kian Sulit Disentuh

    Tidak ada komentar
    James Tuuk
    Manado -

    Pasca dikeluarkannya revisi UU MD3 yang menjadi perdebatan hangat di masyarakat saat ini, mendapat penilaian dari anggota DPRD Sulawesi Utara, Jems Julius Tuuk, Selasa (6/3).

    Kader PDI-P tersebut beranggapan Filosofi dasar dari keluarnya UU MD3 adalah untuk memberi imunitas pada anggotanya. Bagi Tuuk keberadaan UU MD3 membuat DPR semakin sulit disentuh.

    "Berarti DPR tidak ingin dikritik, sama halnya dengan membuat masyarakat menganggap anggota DPR tak tersentuh," tegas Tuuk.

    Lanjut dikatakannya sebagai negara yang menganut faham demokrasi hal tersebut tidak lazim. Rakyat butuh keadilan dengan adanya UU MD3 sama halnya DPR tidak bisa memberi rasa keadilan pada rakyat yang memilih mereka.

    Pasti akan ada komplain dari rakyat karena rakyat memilih kita sebagai utusan untuk memperjuangkan aspirasi mereka menjadi suatu hal yang wajar ketika secara kelembagaan dewan dikritik. Kalaupun ada kritik yang menjurus ke fitnah laporkan saja pada yang berwajib tidak perlu di lindungi dengan undang undang.

    "Ingat kedaulatan ada di tangan rakyat keberadaan UUMD3 menggugurkan kedaulatan rakyat," tegasnya.

    Diketahui salah satu pasal yang direvisi dalam UU MD3 adalah pasal 245 dimana dalam revisi pasal tersebut DPR dan pemerintah sepakat bahwa pemeriksaan anggota DPR harus dipertimbangkan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terlebih dahulu sebelum dilimpahkan ke Presiden untuk pemberian izin bagi aparat penegak hukum.

    Klausul itu menjadi kesepakatan antara pemerintah dan DPR dalam revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) terkait Pasal 245. Padahal, sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) telah membatalkan klausul atas izin MKD, sehingga izin diberikan oleh Presiden. Kini DPR mengganti izin MKD dengan frase "pertimbangan". (Falen Logor)

    BERITA UTAMA