NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juni 11, 2018

    Bara Hasibuan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Minahasa

    Tidak ada komentar
    Bara Hasibuan saat menyampaikan sosialisasi
    Minahasa -

    Anggota DPR/MPR RI Komisi VII Bara Hasibuan Walewangko, Senin (11/6) pukul 13.00 WITA, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan RI di Balai Desa Sea Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa.

    Saat menyampaikan pemaparannya, anggota Fraksi PAN ini megawali dengan penjelasan soal tugas dari anggota DPR/MPR RI. "Ini salah satu tugas dari anggota DPR/MPR selaku representasi wakil rakyat, untuk terus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan," sebutnya.

    Suasana sosialisasi empat pilar kebangsaan
    Kata dia, Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhineka Tunggal Ika merupakan ideologi negara yang tak boleh dilanggar oleh siapapun, karena merupakan jati diri dan karakteristik bangsa.

    "Dasar negara kita adalah Ketuhanan yang maha esa, sehingga sangat jelas menjamin setiap warga negara apapun agamanya serta sukunya berhak tinggal di Indonesia dengan mendapatkan hak dan kewajiban yang sama," paparnya.

    Foto bersama peserta sosialisasi dan Bara Hasibuan
    Dihadapan peserta sosialisasi yang didominasi pemuda dan remaja, Bara juga menyebut perbedaan adalah kekuatan terbesar di Indonesia, dimana bangsa yang majemuk ini hidup begitu rukun dan damai.

    "Indonesia merupakan negara yang sangat unik dan banyak dicemburui negara lain dengan keunikan ini. Bahkan jika melihat sejarah negara kita didirikan oleh orang-orang yang datang dari latar belakang suku serta agama berbeda, dan ini harus tetap dijaga dan pelihara," papar Bara yang saat itu didampingi Leo Lintang selaku moderator.

    Meski begitu Bara juga mengakui masih banyak terjadi ketimpangan dalam hal perekonomian di negara ini. Harusnya dia menyebut sistem kerakyatan harus adil sehingga kesejahteraan harus sama dirasakan semua warga negara.

    "Tentu harus diakui masih banyak yang wajib dibenahi dalam kelima sila ini. UUD juga sebagai produk hukum yang dihasilkan tak boleh bertentangan dengan UUD 45," tambah dia.

    Bara juga pada kesempatan itu menyebut soal tugas dan kewenangan Presiden yang semuanya diikat oleh konstitusi, karena jika tak diatur Presiden bisa seenaknya membuat aturan yang pasti akan berimbas pada kekacauan negara.

    "Kepemimpinan Presiden juga harus dibatasi karena jika terlalu lama bisa terjadi penyelewengan kekuasaan yang berujung pada korupsi," tegasnya.

    Ketua Remaja GMIM Tumpengan Sea Pnt Jhon Lintang, diakhir kegiatan saat menyampaikan sambutan mengapresiasi komitmen anggota DPR/MPR RI dalam menjaga NKRI lewat cara sosialisasi seperti ini. Diapun menyampaikan terima kasih secara khusus bagi Bara Hasibuan yang datang mensosialisasikan empat pilar kebangsaan.(vsc)

    BERITA UTAMA