NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juli 26, 2018

    Menkes Lantik Rondonuwu Jabat Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Tenaga Kesehatan

    Tidak ada komentar


    Jakarta –

    Menteri Kesehatan  RI Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, Sp.M(K) melantik Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kementerian Kesehatan di gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.
    Pejabat Tinggi yang dilantik terdiri dari satu orang Pimpinan Tinggi Madya dan delapan Pimpinan Tinggi Pratama yang berasal dari empat unit utama di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

    Menkes saat melantik Rondonuwu dan pejabat lain.

    Pada posisi Pejaba Tinggi Madya, Menkes melantik Dra. Engko Sosialine Magdalene, Apt, M.Bio Med, sebagai Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan menggantikan Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D yang telah memasuki masa purna bakti. Masih pada Diretorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan turut dilantik tiga pejabat tinggi pratama yaitu, drg. Arianti Anaya MKM sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Dr. Dra. Agusdini Banun Saptaningsih, Apt., MARS sebagai Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian, dan Dra. Sadiah, Apt., M.Kes sebagai Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan.

    Rondonuwu berssama isteri
    Pada lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Menkes turut melantik , dr. Yana Akhmad Supriatna, SpPD-KP, MMRS sebagai Direktur SDM dan Pendidikan RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung serta Dewi Anggraeni, SE.MM sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi Umum RSUP Prof. Dr . RD Kandou, Manado.

    Di lingkungan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Menkes melantik  dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS sebagai Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan serta Dra. Oos Fatimah Rosyanti, M.Kes sebagai Sekretaris Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia.

    Untuk lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Menkes melantik drg. Agus Suprapto, M.Kes sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.

    Pada kesempatan tersebut Menteri Kesehatan mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik  bahwa untuk membangun kesehatan masyarakat tidak cukup dengan struktur organisasi yang baik dan memadai, tapi perlu didukung oleh beberapa faktor untuk mencapainya. Faktor-faktor tersebut antara lain SDM kesehatan yang berkarakter baik, tata laksana administrasi dan keuangan yang dinamis, dan budaya organisasi yang efektif. SDM kesehatan yang berkarakter baik harus memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi yang mampu berpikir cerdas dan bekerja keras serta fokus terhadap pencapaian pembangunan kesehatan secara nasional.

    Menteri Kesehatan menyadari program-program Kementerian Kesehatan cukup padat dan berat dengan target-target indikator yang sudah disepakati bersama. Namun, Menkes  meminta target-target itu harus dicapai dengan strategi yang tepat dan berpedoman pada nilai-nilai yang dianut, yakni pro rakyat, inklusif, responsif, efektif, dan bersih. Serta diharapkan kepada pejabat yang baru dilantik dengan segera memonitor program dan mempelajari tata kelola yang baik sesuai dengan aturan yang berlaku.(vsc)

    BERITA UTAMA