NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    September 14, 2018

    Billy Lombok Angkat Bicara Soal 'grativikasi seks' Universitas Ternama di Sulut

    Tidak ada komentar
    Billy Lombok (Anggota DPRD Sulut)

    Manado.
    Terkait dengan isu yang saat ini sedang menggemparkan salah satu universitas ternama di Sulawesi Utara, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) karena dugaan adanya 'grativikasi seks' (seperti yang ditulis di halaman depan koran IndoPost edisi, Kamis 13/9-2018) membuat Billy Lombok, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara angkat bicara.

    Menurutnya bahwa dengan adanya hal tersebut, membuat cita-cita besar rektor Universitas Sam Ratulangi, Ellen Kumaat tercoreng.

    Lombok menjelaskan bahwa terkait dengan hal ini,  kerjasama dari semua pihak, baik civitas akademika, pemerintah maupun pihak berwenang untuk segera menyelesaikan masalah yang dapat merusak nama civitas akademika Unsrat tersebut.

    "segera cek dan ricek, tidak baik juga bila sesuatu yang belum jelas kebenarannya kemudian dapat merusak nama civitas akademika. Kalaupun benar, berarti segenap warga civitas akademika punya pekerjaan rumah (PR) yang banyak," Jelasnya saat dikonfirmasi wartawan media ini, Kamis (13/09-2018).

    Lebih lanjut, dirinya-pun dengan tegas menyampaikan bahwa jika memang benar hal ini terjadi, harus ada tindak tegas dan harus diberi efek jera. Pun demikian, dirinyapun berharap hal ini bisa menjadi evaluasi dan unsrat bisa membuat satgas khusus untuk permasalah ini.

    "Tindak tegas yang pasti, beri efek jera. Bila perlu ada satgas khusus membenahi internal, evaluasi dari tim yang senyap agar masalah terungkap, tapi terungkap saja secara internal," tutupnya sembari mendoakan yang terbaik untuk Unsrat.

    Diketahui bahwa dugaan 'grativikasi seks' tersebut menghebokan masyarakat Sulawesi Utara dimana diduga salah satu dosen yang ada di Unsrat "mengancam" salah satu mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

    Kabar yang didapat pun adanya ancaman jika tidak menemani atau mengiakan kemauan dosen tersebut maka dosen tersebut pun tidak akan menyetujui proposalnya sebagai syarat untuk lanjut skripsi. (Falen Logor)

    BERITA UTAMA