NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 11, 2019

    AK7 Luncurkan Seruan Bagi Pemilih Muda di Kota Manado

    Tidak ada komentar
    AK7 bersama pemilih muda di Posko Diponegoro
    Manado -

    Jelang pemilihan calon legislatif (Caleg) 17 April 2019, Arthur Kotambunan (AK7) yang merupakan salah satu kontestan di Dapil Manado nomor urut 7 dari PDIP, mengeluarkan seruan terbuka bagi para pemilih muda di Kota Manado.

    Ini tulisan dan seruan lengkapnya,

    "REFLEKSI REALITAS POLITIK DI ERA DIGITAL"

    Era digital dan teknologi informasi hari ini kian pesat berkembang dengan segala turbulensinya, hal ini signifikan berdampak terjadinya perubahan dalam berbagai kehidupan manusia termasuk salah satunya adalah dunia politik.

    Informasi dan komunikasi politik yang dulunya menyebar secara manual dan bersifat offline dan terbatas hari ini berubah menjadi serba digital dengan konektivitas online yang menembus segala dimensi ruang dan jarak.

    Segala informasi global dan nasional dengan cepat menyebar ke skala local begitu juga sebaliknya.

    Bermuculnya figure-figur pemimpin yang identic dengan restorasi kebangsaan seperti Jokowi, Ahok, Sjaiful Djarot, Susi Pudjiastuti, Risma, Ridwan Kamil,dll yang menggunakan salah satu cara komunikasi politik mereka secara digital memicu sebuah urgensi kebutuhan public akan adanya pemimpin public yang visioner, berintegritas dan berkapasitas.

    Sepak terjang para pemimpin tersebut yang kerap kali menjadi anomali haris di akui telah mencelikan mata masyarakat kita yang selama ini pesimis dan apatis menjadi optimis karena merasa memiliki harapan akan Indonesia yang lebih baik.

    Dampak proresif positif di atas tidak hanya terjadi pada skala nasional tapi juga lokalitas khususnya Sulawesi Utara. Eforia media social yang begitu tinggi dengan kesadaran masyarakat akan adanya politik yang lebih bermartabat dan beradab telah memicu pergeseran bertahap dari dominasi pemilih pragmatis menjadi pemilih rasional.

    Masyarakat kian teredukasi melalui media social untuk menyadari urgensi utama mereka bukan lagi “politik uang” yang hanya menyodorkan uang seamplop tapi figure pemimpin yang visioner, pro rakyat dan punya militansi untuk perjuangan melawan tirani.

    Masyarakat yang selama ini hanya termanfaatkan sebatas “mesin electoral” dari para politisi opurtunis mulai bergeser dari pola pikir skeptic menjadi optimis.

    Realitas ini telah memupuk sebuah kesadaran perjuangan ideal melalui politik di kalangan anak-anak muda daerah. Tidak heran jika hari ini kita melihat begitu banyak munculnya figure-figur politik berusia muda yang maju ke gelanggang politik dalam pemilihan legislative 2019.

    Era digital ibarat “blower machine” yang telah menghembuskan energi positif yang kuat dalam lingkungan politik local. Para kelompok muda banyak mulai siuman dari apatisme dan mulai tertantang untuk menciptakan turbin raksasa bernama “TRANSFORMASI KEBANGSAAN”.

    Sekalipun untuk membangun gerakan-gerakan tersebut harus berhadapan dengan kultur pragmatis politik yang telah menjadi kelaziman. Di beberapa kali momen diskusi, saya menemukan ada tiga polarisasi eksistensi orang muda daerah dalam perkembangan politik ini.

    Ada yang menjadi pelaku politik kritis bahkan potensial tapi sayangnya minim logisitik, ada yang dengan segala kegigihan perjuangan mereka dengan susah payah berhasil mencapai panggung politik mereka tanpa harus menjual nurani mereka.

    Kelompok ini adalah benih unggul masa depan kemimpinan bangsa dan daerah.
    Ada yang terpanggil menjadi pelaku politik dengan logistic melimpah cuma sayangnya minim kompetensi, jika kelompok ini berhasil melenggang ke parlemen dengan kekuatan uang mereka maka di pastikan kebijakan yang akan di buat tidak berdasar pada fakta riset tapi kepentingan pragmatis, kelompok ini yang kerap kali menyajikan teladan politik yang buruk sehingga menjadi tontonan memuakan di mata rakyat.

    Oleh karena itu, saya ingin mengajak semua pemilih muda Kota Manado untuk bersama-sama menyatukan energi perubahan positif dalam momentum pemilihan legislative pada Tanggal 17 April 2019.

    Saya menyadari peran vital dari orang-orang muda yang penuh idealisme, kreatifitas dan enerjik. Dengan penuh ketulusan hati, saya mengajak para pemilih muda Kota Manado untuk bergabung dalam “SOLIDARITAS BERSAMA ARTHUR KOTAMBUNAN” untuk menyatukan tekad dan dukungan politik dalam pemilihan legislative pada tanggal 17 April 2019.

    Fanpage LITERA (Solidaritas Bersama Arthur Kotambunan) sengaja saya buat untuk menyediakan ruang komunikasi milenial yang bisa menjaring aspirasi para pemuda milenial.

    Hal ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen diri saya untuk memprioritaskan perjuangan hak pemberdayaan bagi kelompok muda yang merupakan embrio kepemimpinan Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara di masa depan.

    Salam Kasih,

    ARTHUR A. KOTAMBUNAN

    #AK7
    #G2W_AK&
    #DPRDSULUT
    #DAPILMANADO
    #MANADODIBERKATI
    #MANADOHEBAT

    BERITA UTAMA