NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 31, 2019

    Rutan Manado Sabet 3 Kategori di Pameran PUN 2019

    Tidak ada komentar
    Para pemenang menunjukan penghargaan
    Manado - 
    Tim Rumah Tahanan Negara Klas IIA Manado kembali mengharumkan nama Sulut dalam even berskala nasional. Pameran Produk Unggulan Narapidana (PUN) 2019 yang berlangsung di Plaza Departemen Perindustrian, Jakarta.

    Tiga penghargaan sekaligus dibawa pulang Rutan Manado dalam ajang bergengsi yang dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 26 Maret lalu.

    Utusan Rutan Manado yang jadi pemenang
    Kepala Rumah Tahanan Negara Klas IIA Manado, Raden Budiman Priatna Kusumah, Amd.IP. SH, MH memberikan apresiasi luar biasa buat Tim Rutan Manado yang meraih prestasi hebat dengan menyabet tiga gelar katagori penilaian dalam hajatan terbesar jajaran Kementerian Hukum dan HAM itu.

    Bahkan, untuk katagori Pakaian Adat Pria Terbaik diraih Rutan Manado. Sementara Klaster Kerajinan, Rutan Manado yang mengandalkan pembuatan jam dinding dari batok dan sabut kelapa itu kembali meraih juara kedua.

    Sementara di Lomba Lukis Narapidana, Rutan Manado yang menyertakan Rival Lamadenreng, bersaing super ketat dari 19 pelukis dari utusan Lapas dan Rutan puas menjadi juara Harapan III.

    ‘’Ini merupakan prestasi terbaik kami selama ambil bagian dalam Pameran Produk Unggulan Narapidana yang kini memasuki tahun ketujuh. Semoga apresiasi ini menjadi gairah baru untuk terus berkreasi dan berinovasi. Kita percaya, tidak ada hasil yang menghianati proses, mari berpegang tangan menuju Rutan Manado yang produktif,’’ ujar Budiman Kusumah bangga.

    Sebelumnya dalam Pameran PUN tahun lalu, Rutan hanya meraih runner up dalam katagori Kerajinan Tangan Terunik.
    ‘’Kini, kami mendapat juara dua buat Klaster Kerajinan Tangan yang diikuti ratusan peserta Lapas dan Rutan seluruh Indonesia,’’ tambah Arjun Djuma Okong, Kasubsi Pengelolaan Rutan Manado yang menjadi utusan Sulut dan Pameran PUN itu.

    Sementara prestasi terbaik Rutan Manado yang mengankat pamor Kanwil Kemenkumham Sulut adalah predikat Pakaian Adat Pria Terbaik lewat pakaian Kabasaran yang dikenakan Meliko Steven Pangemanan selama pelaksanaan Pameran.

    Pakaian khas perang tradisional prajurit Minahasa itu tampak unik sehingga menjadi trend selama pameran yang mengusung thema, “Produktivitas yang Berkualitas, Untuk Indonesia yang Berkelas dengan dibagi atas enam katagori (cluster) yang dipamerkan, mulai dari fashion, furniture, produk pangan, produk kerajinan, karya seni, dan katagori aneka. ’Kini, kami mendapat juara dua buat Klaster Kerajinan Tangan yang diikuti ratusan peserta Lapas dan Rutan seluruh Indonesia,’’ ujar Arjun yang merupakan aktor utama dibalik prestasi cemerlang Rutan Manado di Pameran PUN 2019 itu.

    Dalam Pameran Produk Unggulan Narapidana (PUN) 2019 berhasil meraih omzet sebesar Rp. 330.035.000. Jumlah tersebut merupakan hasil penjualan pelbagai jenis produk, baik fashion, karya seni, meubelair, hingga pangan yang berasal dari program pembinaan kemandirian industri dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) seluruh Indonesia.

    “Kita semua diminta untuk terus mengembangkan kreativitas teman-teman kita di lapas/rutan. Tidak ada kata tidak bisa jika kita mau,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami.

    Beberapa karya narapidana bahkan telah dipilih dan dibeli oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Produk tersebut dibeli saat ia membuka Pameran PUN 2019, Selasa (26/3).

    “Dengan dibukanya Pameran PUN 2019 oleh Wakil Presiden, ini merupakan penghargan bagi jajaran Pemasyarakatan. Terlebih karya Martino yang meneruskan lukisan dari Pak Jusuf Kalla. Saat ini karyanya telah dipajang di ruang kerja Wakil Presiden,” tambah Utami.

    Kedepannya, kesempatan untuk memproduksi hasil karya narapidana akan semakin besar. Utami mengimbau jajaran Pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk terus belajar sehingga semakin hari produk narapidana harus semakin bagus dan memiliki nilai ekonomi.

    ‘’Tema Produktivitas yang Berkualitas untuk Indonesia yang Berkelas memang sudah tepat. Tapi, kita harus tahu bahwa permintaan pasar tidak akan berhenti . Untuk, itu, kita harus kuasai pasar. Saat permintaannya sudah bagus, pribadinya sudah bagus, perilaku produktifnya juga semakin baik, indikasinya WBP harus makin mandiri sehingga ketika bebas memiliki kesempatan yang sama dengan warga masyarakat lainnya,” tegas Utami.

    Konsep ruang pamer modern yang dibuat oleh Kementerian Perindustrian juga diapresiasi peserta Pameran PUN 2019 dimana pembagian blok pamer berdasarkan klaster atau jenis industri. Pembagian blok ini diharapkan dapat memudahkan konsumen dalam berbelanja dan meningkatkan daya saing antar pelaku usaha.

    Penutupan Pameran PUN 2019, Jumat (29/3) juga dirangkaikan dengan pembagian hadiah lomba lukis dan pemberian penghargaan kepada peserta pameran terbaik sesuai dengan klaster masing-masing.(vsc)

    Adapun daftar pemenangnya adalah sebagai berikut:

    Terbaik Pakaian Adat Pria: Rutan Manado
    Terbaik II Klaster Kerajinan: Rutan Manado
    Harapan III Lomba Lukis Narapidana: Rutan Manado
    Lomba Lukis Narapidana: Lapas Kelas IIA Kalianda
    Terbaik Klaster Fashion: Kain Tenun Lapas Perempuan Kelas III Kupang
    Terbaik Klaster Kerajinan: Lampu Kerang Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
    Terbaik Klaster Karya Seni: Lukisan 3D Rutan Kelas I Cipinang
    Terbaik Klaster Meubelair: Cukli Balai Pemasyarakatan Kelas II Mataram
    Terbaik Klaster Pangan: Kopi Lapas Kelas I Medan
    Terbaik Klaster Aneka: Box Nasi Lapas Kelas III Cikarang
    Kanwil Kemenkumham Terkompak: Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur

    BERITA UTAMA