NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 26, 2019

    Walikota : Arah Pembangunan Kota Harus Mengacu ke Visi Misi Manado Cerdas

    Tidak ada komentar


    Walikota saat menyampaikan sambutan 
    Manado –

    Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) mengatakan, arah pembangunan Kota Manado tahun 2020 mendatang, harus mengacu pada visi dan misi Manado Cerdas sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado tahun 2016-2021.

    Selain itu harus diselaraskan dengan memper-hatikan kontribusi rencana prog-ram/kegiatan Pemkot Manado dalam mendu-kung visi-misi pembangunan Provinsi Sulut tahun 2016-2021 serta visi-misi pembangunan Nasional, Trisakti dan Nawacita.

    Walikota dan Ketua DPRD menandatangani berita acara
    Demikian dikatakan Walikota GSVL saat membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Manado tahun 2020, di Rg Serbaguna Kantor Walikota, Jl Balaikota Tikala, Selasa (26/3).

    Program dan kegiatan yang dimuat dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Manado Tahun 2020 mengangkat tema “Pening-katan Sumber Daya Manusia dan Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kota yang Ramah Air”.

    Walikota bersama Ketua DPRD memberikan pengarahan 
    “Penyusunan RKPD Kota Manado Tahun 2020 adalah tindaklanjut dari penjabaran visi dan misi saya dan Pak Mor Bastiaan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado, serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan tingkat Provinsi dan Nasional yang diaktulisasi melalui pembangunan Kota Manado yang semakin maju, yang berdampak pada peningkatan bermakna kualitas hidup masyarakat Kota Manado secara adil,” ujar Walikota GSVL di hadapan peserta rapat.

    “Kalaupun ada penyesuaian program, harua tetap pada on the track, demi keberhasilan pencapaian visi Manado Cerdas 2021,” tukas Walikota GSVL.

    Walikota menyaksikan penandatangan berita acara
    Adapun Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbanda Kota Manado DR Liny Tambajong ST MSi menyatakan, Musrenbang RKPD ini merupakan tahapan kegiatan pembahasan penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2020, dimana tahapan yang dilaksanakan adalah mulai dari Musrenbang Kelurahan, Kecamatan, forum konsultasi publik dan Musrenbang Kota.

    “Hasil dari Musrenbang RKPD tingkat kota ini akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh unsur yang mewakili pemangku kepentingan yang menghadiri Musrenbang ini,” ujar Tambajong.

    Kegiatan ini kemudian diikuti dengan penandatangan Berita Acara Kesepakatan oleh Walikota bersama unsur pemangku kepentingan yang ada dalam Musrenbang Kota Manado. Adapun nara narasumber, antara lain Ketua DPRD Kota Manado Nortje Van Bone, Kaban Bapalitbanda Kota Manado DR Liny Tambajong ST MSi, Kabag Hukum Pemkot Manado Yanti Putri SH MH, Kabid Perekonomian Perdagangan Bappeda Provinsi Sulut, serta Moderator Akademisi Prof DR Charles Kepel.

    Peserta yang hadir antusias mengikuti kegiatan 
    Peserta yang hadir, antara lain Pimpinan DRPD, Forkompimda, para Asisten Setda Kota Manado, Staf Ahli Walikota, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, TP-PKK, Pengurus Dharma Wanita Persatuan, BKSAUA, FKUB, FKDM, FPK, LPM Kecamatan, akademisi, tokoh masyarakat/agama, Karang Taruna, Komda Lansia, dan pers.

    Musrenbang Kota adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat kota untuk mematangkan RKPD kota yang disusun berdasarkan kompilasi seluruh Rancangan Rencana Perangkat Desa (Renja PD) hasil forum PD dengan cara meninjau keserasian antara seluruh rancangan Renja PD yang hasilnya digunakan untuk pemuktahiran Rancangan RKPD dengan merujuk kepada RPJMD.

    Salah satu arena proses pengambilan keputusan secara partisipatif dalam kebijakan daerah adalah Musrenbang Kota, yang merupakan arena staregis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembanguna secara kolaboratif dengan melibatkan 3 pilar pemerintah, yaitu pemerintah daerah (eksekutif dan legisklatif, kalangan masyarakat dan kalangan swasta. Dengan demikian musrenbang menjadi arena strategis untuk para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah.(riskysondakh)

    BERITA UTAMA