NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    April 15, 2019

    Mahasiswa Mimika dan Puncak Papua di Manado Sulawesi Utara Menolak Pemekaran Provinsi Papua Tengah

    Tidak ada komentar
    Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kab. Mimika dan Puncak Papua. 

    Sulut.
    Gabungan pelajar dan mahasiswa Papua di Sulawesi Utara khususnya mahasiswa Mimika dan Puncak menyatakan sikap menolak pemekaran Papua Tengah menjadi salah satu provinsi baru yang ada di Papua. Hal ini ditegaskan langsung oleh kumpulan pelajar dan mahasiswa yang ada di Sulawesi Utara, Sabtu (13/04-2019) ketika di wawancarai oleh wartawan VoxSulut. Com.

    Menurut mereka penolakan tersebut sesuai dengan amanat Undang-undang bahkan keinginan masyarakat yang jelas menolak Papua Tengah dimekarkan.

    Berbagai alasan dilontarkan mereka menyikapi penolakan tersebut. Mulai dari SDM yang tak mumpuni, maupun banyak hal-hal kemasyarakatan yang masih menjadi masalah internal, bahkan banyak faktor penunjang lainya antara lain pemerintah belum berhasil menatah ekonomi Provinsi Papua, sosial politik, sosial budaya dan penerapan hukum di wilayah tersebut.

    "Dampak dari semuanya, Papua tengah belum bisa dimekarkan. Kami dengan tegas menolak untuk itu. Ini bukan dari suara rakyat, ini kepentingan elit-elit politik," Tegas Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kab. mimika, Yunus Janampa.

    Pun dalam hal ini, mereka meminta sikap dari Pemerintah pusat, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) ataupun Majelis Rakyat Papua (MRP) yang adalah perwakilan mereka sesuai dengan UU Otonomi Khusus No 21 Tahun 2001 bahwa mereka harus dengan tegas menolak pemekaran ini.

    "Jika hal ini dibiarkan, sama saja pemerintah akan menambah konflik-konflik horisontal yang sampai saat ini ada yang tak terselesaikan. Dan ujungnya, masyarakat yang akan menerima semua konsekuensinya," Harapnya.

    Selanjutnya Jamaka di dampingi pengurus ikatan juga mahasiswa dan alumni menyampaikan bahwa untuk kedepannya mereka akan terus berjuang agar supaya pemekaran ini tidak terlaksana, bahkan juga katanya seluruh perkumpulan mahasiswa Papua di Indonesia juga sependapat menolak pemekaran tersebut. (FalenJaksen)

    BERITA UTAMA