NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    April 19, 2019

    Pembina Remaja Ikut Kawal Hasil Pemilu Agar Tidak Terjadi Kecurangan

    Tidak ada komentar
    Para Pembina Remaja Yang Siap Kawal Hasil Pemilu
    Sulut.
    Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 telah memasuki babak penentuan siapa berhak menjadi perwakilan rakyat. Saat ini, masuk masa dimana semua akan menantikan hasil pleno KPU.
    Hal inipun menjadi perhatian serius dari banyak pihak, tak terkecuali.

    Pun warga gereja khususnya pembina remaja dalam hal ini yang ada di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dituntut untuk berperan aktif demi terwujudnya pesta demokrasi yang benar-benar sesuai amanat konstitusi.

    Melihat hal ini, pandangan-pandangan datang dari pembina remaja yang berharap pesta demokrasi sesuai dengan kebenaran dan bisa menjadi kesaksian.

    Antara lain Pnt Risky Tombeng S.KM yang merupakan ketua remaja rayon Manado 1. Menurutnya bahwa semua pembina remaja atau siapa saja berhak untuk memantau dan mengawal penuh proses ini. Pun ia menambahkan bahwa proses seperti ini tak luput dari kecurangan dan praktek-praktek liar yang dapat merusak essensi baik dari pemilu itu sendiri.

    "Pemilihan telah selesai, namun hasil harus kita jaga ! Dengan adanya bantuan dari Pembina Remaja Se-GMIM yang ada di Rayon Manado kami akan mengawal penuh 'Suara Rakyat' ini. Jika ada kecurangan nantinya, maka jalur hukum akan menjadi jalannya," Tegasnya Sembari mengajak seluruh masyarakat untuk bersama mengawal proses ini.

    Senada dengan Tombeng, Ketua remaja rayon Manado 2, Pnt Christian P J. Welang SE berpandangan sama. Ia pun menjelaskan bahwa pembina remaja rayon Manado memiliki tim Independen yang memiliki foto Plano di tiap TPS di Kota Manado.

    "Saat ini tinggal tahapan pengumpulan dan pleno hasil di tahap kecamatan kota dan ke KPU, di tahap ini rawan terjadi kecurangan, kami pembina remaja rayon manado mempunyai tim independen yang ada di tiap TPS dgn foto PLANO perhitungan di tiap TPS di kota manado," Jelasnya.

    Welang pun menekankan agar supaya pihak-pihak terkait bisa melaksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin.

    "Jangan ada jeruk makan jeruk, karna untuk kondisi saat ini sangat rawan dalam hal salin menyalin antar internal partai, jadi kita kawal suara perolehan semua calon, supaya tidak ada lagi politik dagang sapi, dan yang terpilih nanti adalah benar benar pilihan rakyat," Tambahnya, Kamis (18/4-2019).

    Pun di akhir penegasannya, Welang menegaskan bahwa mereka (pembina) sudah mengantongi setiap perolehan suara pribadi calon, untuk itu jika nantinya ada kecurangan dalam hal data, mereka siap kawal bahkan sampai ke pihak berwajib dan tak segan-segan menuntut secara pidana. (Falen Jaksen)

    BERITA UTAMA