NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Desember 19, 2019

    Komisi IX DPR RI: Pelayanan BPJS di RSUP Kandou Cukup Memuaskan

    Tidak ada komentar
    Dirut RSUP Kandou (kemeja biru) memberi penjelasan pada Komisi IX DPR RI
    Manado -

    RSUP Prof Kandou Manado, Rabu (18/12) sore dikunjungi Komisi IX DPR-RI. Terpantau, ada 21 legislator yang hadir dengan dipimpin Felly Runtuwene sebagai Ketua Komisi.

    Sekitar 60 menit melihat pelayanan dan berkesempatan berdiskusi dengan sejumlah pasien dan pengunjung di beberapa unit.

    Di antaranya, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Rawat Inap Edelweis, maupun pelayanan di Instalasi Cardio Vascular and Brain Center (CVBC).

    Selain meninjau kondisi sumber daya manusia, Komisi IX DPR-RI juga memastikan ketersediaan kamar perawatan kelas 1 hingga kelas 3 untuk memenuhi pelayanan bagi pasien JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat).

    Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan paripurna bagi setiap pasien.

    “Tidak ada namanya membedakan apakah pasien tersebut merupakan peserta JKN-KIS atau pasien umum,” katanya.

    Apalagi data kunjungan pasien setiap hari mencapai 900-1.000 orang. Terbagi atas 800-an kunjungan pasien di poli rawat jalan, maupun 100-an pasien melalui IGD.

    “Bahkan, pasien JKN-KIS yang bermasalah secara administrasi dengan BPJS Kesehatan, tetap diberikan pelayanan medis secara paripurna. Karena itu, kami bersyukur Komisi IX DPR-RI memberikan penilaian baik atas layanan yang ada di RSUP Kandou,” sebut Panelewen yang pada Senin lalu baru saja menerima sertifikat KARS Internasional di Jakarta.

    Di lain hal, RSUP Prof Kandou yang telah terakreditasi JCI, KARS Internasional, dan reakreditasi paripurna, juga mengoptimalkan berbagai layanan unggulan.

    Seperti layanan jantung terpadu, layanan kanker terpadu, neonatal intensive care unit (NICU), endoscopic ultrasound, bedah vaskuler, dan bedah spine (orthopedi).

    “Itu semua untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat yang mendambakan layanan kesehatan terbaik, menyeluruh, aman dan bermutu,” pungkasnya, didampingi Direktur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Eigya Munthe SpKJ MKes.

    Kunker Komisi IX DPR-RI kali ini juga turut dihadiri Ketua Dewan Pengawas RSUP Prof Kandou dr Robby Johan Pattiselano MARS, bersama dua anggota masing-masing dr Makentur JN Mamahit SpOG MARS dan Muhdi SE SIP PhD.

    Felly Runtuwene pada wartawan mengaku kunjungan ini dilakukan karena ingin melihat langsung pelayanan pasien yang menggunakan kartu BPJS, serta apakah ada keluhan-keluhan lain dari pasien, terkait dengan pemeriksaan dokter dan ruangan untuk pasien.

    Dikatakan dia, selama kunjungan ini, beberapa pasien yang diwawancarainya mengaku saat ini pelayanan BPJS Kesehatan di RSUP Kandou cukup memuaskan. Bahkan, untuk pelayanan obat untuk pasien, menurut Runtuwene, para pasien mengaku kepadanya jika tidak pernah ada kesulitan yang dialami.

    “Yang disampaikan tidak berbeda antara satu pasien dengan pasien lainnya. Menurut peserta BPJS, untuk pelayanan obat mereka tidak ada masalah," kata Runtuwene.

    Dalam kunjungan kali ini, Politisi NasDem Sulut itu juga mendapati pihak manajemen RSUP Kandou, telah melakukan penambahan kamar untuk kelas 3 sekira 60% dari total ruangan di seluruh instalasi.

    "Kami bersyukur, karena setiap kami rapat di pusat, kami meminta RS untuk menambah ruangan untuk kelas 3 karena pasti pasien akan meledak untuk pasien kelas 3, terutama jika kenaikan iuran BPJS mulai diberlakukan,” ungkapnya sembari menyebut mereka juga kritik karena jarak di irina itu terlalu jauh dengan fasilitas umum. Ini perlu diperbaiki, walaupun secara keseluruhan lumayan baik.(andresiwi)

    BERITA UTAMA