NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Januari 04, 2020

    Alasan tak Ada Solar Bikin Sampah Menumpuk di TPA Sumompo

    Tidak ada komentar
    Anggota DPRD Manado di TPA Sumompo
    Manado -

    DPRD Kota Manado langsung melakukan peninjauan terkait adanya laporan masyarakat yang mengatakan telah terjadi penumpukan mobil-mobil sampah dan motor sampah yang sudah tidak bisa dibuang lagi di TPA Sumompo.

    Dipimpin Ronny Jonas Makawata selaku Ketua Komisi 3 didampingi beberapa anggota seperti Jurani Rurubua, Lucky Datau dan Jean Sumilat, para legislator Manado mendatangi TPA Sumompo, Sabtu (4/1) siang.

    Hasil pantauan memang terlihat ada 50 truk sampah dan 10 motor bentor masih antri untuk melakukan pembuangan. Namun ketika ditanya mengapa tidak ada kegiatan pekerjaan pembuangan, ternyata alasannya, alat operasional ekskavator sebanyak 5 unit, 4 nya rusak dan 1 unit berfungsi ditambah 1 unit yang disewa.

    "Semua tidak bisa digunakan karena tidak tersedianya bahan bakar solar," tegas Max selaku kordinator lokasi TPA.

    Sementara Yulianto petugas pengangkut sampah di Tikala mengeluhkan mereka sudah dari pagi belum makan tapi tidak bisa melakukan pembuangan, sedangkan masih banyak sampah warga belum diangkat.

    Lucky Datau kepada voxsulut.com saat meninjau TPA Sumompo mengatakan, kurangnya sinergritas antara kordinator lapangan dan DLH Dinas Lingkungan Hidup terkait untuk masalah TPA ini.

    "Kami sangat mempertanyakan apakah dinas terkait sering lakukan kontrol lapangan atau tidak sebab banyak alat-alat berat ini tidak terawat dan rusak parah," ujar Datau.

    Harusnya Kordinator Lapangan tambah dia; memahami jumlah bahan bakar yang akan digunakan untuk Ekskavator, sebab informasi kordinator Lapangan pemerintah hanya menyediakan 5-6 gelon solar namun untuk menggunakan ekskavator bahan bahan yang diperlukan 1 jam 1 gelon berarti hanya 5-6 jam kerja.

    "Ini tidak maksimal dan hasilnya seperti ini sampah menumpuk," ungkap Legislator Partai PAN tersebut.

    Senada juga dengan Srikandi PDIP Jean Sumilat mengatakan sangat menyayangkan apabila Dinas terkait mengatakan tidak memiliki dana untuk beli solar, sedangkan seluruh dana telah di anggarkan.

    "Kami meminta Pemerintah perlu menyikapi dengan serius masalah ini dan meminta untuk Pemerintah perhatikan masih ada yang belum menerima upah. Secepatnya kami akan panggil Dinas Lingkungan Hidup untuk tuntaskan masalah di lapangan dan upah pekerja," tambahnya.(andresiwi)

    BERITA UTAMA