NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Januari 03, 2020

    Banjir Genang Sebagian Manado, Komisi 3 Dapati Banyak Drainase Buruk

    Tidak ada komentar

    Anggota DPRD Manado saat turun lapangan
    Manado -

    Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait sejumlah wilayah yang terkena banjir, Personil Komisi 3 DPRD Kota Manado, Jumat (3/1) langsung turun lapangan.

    Dipimpin Ronny Jonas Makawata selaku Ketua Komisi didampingi beberapa anggota seperti Jurani Rurubua, Lucky Datau dan Jean Sumilat, para legislator Manado mendatangi Kelurahan Lawangirung lingkungan 1 dan Tikala Kumaraka lingkungan 5 yang terkena dampak banjir.

    Hasil pantauan di lapangan imbas dari banjir banyak dikarenakan drainase yang tidak memadai lagi untuk menampung debit air yang tinggi.

    Drainase buruk salah satu akibat banjir di Manado
    Lexi, masyarakat Lawangirung lingkungan 1 mengeluhkan terkait selokan yang ditutup sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.

    Terlebih saluran yang di depan Don Bosco yang sudah tersumbat dengan sampah dan botol-botol plastik membuat saluran air tidak berfungsi semestinya sehingga membuat banjir di lawangirung lingkungan 1.

    Seperti juga di Tikala Kumaraka, Erwin Sondakh Ketua LPM mengatakan, daerahnya jika turung hujan 15-30 menit pasti akan terkena banjir karena drainase tidak memadai lagi dan aliran sungai yang dulu tinggi 2 meter sekarang tinggal 1 meter.

    "Kami berterima kasih dan bersyukur DPRD Kota Manado prihatin sehingga meninjau langsung drainase yang tidak memadai lagi," tegasnya.

    Saat diwawancarai di sela-sela turun lapangan oleh voxsulut.com, Ronny Jonas Makawata mengatakan seluruh yang mereka kunjungi terkena banjir hingga 1 meter, disebabkan perencanaan yang tidak maksimal.

    "Kami menghimbau untuk pemerintah kota Manado perlu adanya reaksi dan kerja cepat untuk menangani hal ini sebab kasihan warga di awal tahun sudah terkena banjir," ujarnya.

    Untuk dinas terkait tambah dia, sudah selalu sampaikan saat rapat paripurna dan hearing apabila melakukan proyek jangan buat separuh-separuh karena akibatnya akan seperti ini, harusnya belajar dari kejadian bencana tahun 2014, namun hampir 9 tahun pemerintah kota Manado tidak mampu untuk menyelesaikan akibatnya masyarakat yang terkena dampak dan kerugian material.

    "Untuk tindaklanjut kami akan panggil Dinas terkait hearing dan memeriksa LKPJ dari pemerintah Kota Manado. Kami juga menghimbau masyarakat menjaga kebersihan jangan buang sampah sembarangan dan perlu waspada khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai dan perbukitan" ujar Legislator PDI-Perjuangan tersebut.(andresiwi)

    BERITA UTAMA