NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 16, 2020

    Gelar Kopdar, MJP Pilih Tema Covid 19 Pandemic

    Tidak ada komentar

    MJP saat berbicara di Kopdar
    Manado -
    Tetap komitmen dengan tugas serta fungsi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) laksanakan Kopdar yang rutin dilaksanakan setiap bulannya.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat komisi IV DPRD Sulut, Senin (16/3) dengan mengangkat tema Covid-19 Pandemic "Antisipasi penyebaran dan dampaknya di Sulawesi Utara" sebagai bahan diskusi utamanya.

    Selain itu, laporan kerja setiap bulannya menjadi bahan dalam pemaparan materi diskusi dari politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.

    Diikuti wartawan media ini, secara terbuka MJP menyampaikan laporan kerjan yang telah ia (MJP) lakukan selama sebulan, antara lain yaitu terkait dengan Laporan LP-KPK yang saat ini sementara diteliti olehnya, juga terkait kunjungan ke Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan tunjangan sertifikasi guru PNS ataupun honorer SMA/SMK yang menjadi wilayah kerja Provinsi bahkan juga terkait dengan aspirasi untuk guru honorer yang berusia diatas 35 tahun yang sudah tidak bisa diangkat menjadi PNS.

    Selanjutnya MJP juga menyampaikan bahwa dirinya sementara mondorong agar supaya rencana peraturan daerah (Ranperda) fakir miskin dan anak terlantar segera dijadikan perda.

    Pun, tata tertib DPRD dan juga kunjungan kerja ke PT. Conch dilaporkan MJP secara terperinci dalam diskusi yang dihadiri oleh rekan anggota DPRD dr. Fransiscus Silangen, Kadis Pariwisata Provinsi Sulut Hendrik Kaitjili, Kabid Penanggulangan penyakit menular Dinas Kesehatan provinsi dr. Steven Dandel, Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka serta wartawan.

    Terkait dengan Covid-19 Saat mengakhiri diskusi, Anggota DPRD MJP menyampaikan bahwa DPRD Provinsi sebagai lembaga yang melakukan pengawasan, berperan serta melakukan edukasi ke masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi Virus Covid-19.

    Ada dana APBD Sulawesi Utara sebesar 45 Milliyar yang dialokasikan pemerintah untuk penanggulangan Covid-19, MJP akan memastikan bahwa anggaran tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan dan keselamatan masyarakat Sulawesi Utara.

    "Saat ini secara Nasional telah diambil langkah Social Distancing selama 14 hari kedepan, langkah ini adalah langkah preventif yang mengacu pada standar prosedur WHO, diharapkan dalam 14 hari kedepan agar masyarakat khususnya anak sekolah yang diminta belajar di rumah, agar benar-benar mematuhi langkah Social Distancing ini, hal ini diambil demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita harus disiplin, lakukan pola hidup sehat, banyak mengkonsumsi sayur dan buah, rajin cuci tangan, minum multivitami jika perlu, dan selalu berdoa pada Tuhan agar senantiasa dijauhkan dari berbagai keburukan dan penyakit. Tuhan memberkati Sulawesi Utara, Tuhan memberkati Indonesia dan dunia," Tegas Anggota DPRD Sulut yang dikenal tegas dalam hal memperhatikan masyarakat tersebut. (FalenJaksen)

    BERITA UTAMA