NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Maret 12, 2020

    Tangkau Sebut ada Ahli Polusi dan Incinerator di DPRD Manado

    Tidak ada komentar
    Frederik Tangkau
    Manado -

    Anggota Komisi 3 DPRD Kota Manado Frederik Tangkau, ST menanggapi pernyataan Anggota Komisi 1 DPRD Manado Maikel Maringka yang mengatakan program Incinerator atau alat pembakar sampah bukan memberikan solusi namun hanya menambah masalah pada masyarakat, dimana bisa berakibat polusi hingga akan mendatangkan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) pada masyarakat. Maringka pun meminta Pemerintah dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado untuk meninjau ulang soal Incinerator.

    Saat menghubungi VoxSulut.com, Frederik Tangkau menjelaskan fakta mengapa Incinerator di DKI Jakarta sudah ditiadakan dari 2017 sebab spesifikasi belum sesuai dengan standard baku dari Kementerian Lingkungan Hidup.

    "Jadi selaku Komisi 3 membidangi Dinas LH kami telah lakukan kunjungan kerja bahwa Incinerator DKI Jakarta pembakarannya hanya dibawah 800°c dan gunakan solar itu jelas tidak bisa, sehingga sekarang DKI Jakarta membangun Incinerator yang sesuai  standard baku Kementerian LH," tutur Tangkau.

    Ketua Fraksi Nasdem di DPRD Manado ini pun dengan nada heran mengatakan, apa yang disampaikan Maikel Maringka seakan-akan yang bersangkutan telah menjadi Ahli Polusi dan Incinerator.

    "Sewaktu rapat paripurna saya lihat hadir Ahli dadakan, sehingga kayaknya saya harus banyak belajar dengan pak Dewan Maringka, terlebih menyuruh pak walikota dan Dinas LH untuk belajar tentang Incinerator," ucapnya.

    Lanjut menurut Tangkau, apa yang telah dilakukan Walikota dan Dinas terkait sudah sesuai prosedur.

    "Jadi Dinas LH sudah beberapa kali lakukan kajian dan konsultasi terkait Incinerator sehingga diadakan Incinerator bukan tanpa kajian, menggingat TPA Sumompo sudah tidak mampu dan sudah meresakan sampai Pemerintah begitu berusaha untuk mengatasi masalah sampah di Manado yang mencapai 500-700 ton/bulan," jelasnya.

    Tangkau yang berlatar belakang pendidikan teknik itu berharap agar anggota Dewan Maikel Maringka harusnya sosialisasikan untuk tidak buang sampah sembarangan dan memilah sampah organik, non organik dan yang mengandung bahan beracun bukan statmen yang tidak akurat serta meresakan masyarakat.(andresiwi)

    BERITA UTAMA