NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    April 14, 2020

    Galakkan Marijo Bakobong, Pemkot Manado Garap Lahan Baru

    Tidak ada komentar
    Pimpinan Rutan dan Pemkot Manado foto bersama di lahan yang digarap
    Manado -

    Setelah sukses dengan panen kacang panjang dan penanaman palawija lainnya di dalam areal beranggang, kini Rutan Klas IIA Manado maju selangkah lagi dengan memaksimalkan lahan tidur yang ada di luar Rutan untuk difungsikan menjadi lahan multiguna yang kelak bernilai tinggi.

    Lewat kerja bareng dengan menggandeng Pemkot Manado lewat Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Senin (13/4) didatangkan tracktor milik Pemkot untuk pematangan lahan tidur menjadi lahan produktif siap pakai.

    Tracktor milik Pemkot Manado melakukan penggarapan lahan di luar Rutan
    "Semua lahan yang ada baik di dalam maupun di Rutan jika selama ini terkesan dibiarkan terlantar, kini semuanya akan difungsikan menjadi lahan produktif,’’ ujar Kepala Rumah Tahanan Negara Klas IIA Manado, Yusep Antonius, AMd.IP, SPd, MSi, Senin (13/4).

    Menurut Antonius, semua sumber daya yang ada di Rutan dimaksimalkan untuk menunjang program Marijo Bakobong termasuk potensi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Manado.

    Gerakan Bakobong dilakukan Walikota mulai jadi primadona 
    "’Target kami, semua lahan yang ada harus difungsikan dengan baik,’’ tambahnya.
    Dengan menggandeng Pemkot Manado, khususnya Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Rutan berharap ada pendampingan tentang cara bercocok tanam yang baik serta pemanfaatan bibit palawija untuk lahan tertentu di Rutan.

    Sementara itu, Kadis Pertanian, Kelautan dan Perikanan Manado, M Sofyan yang mengutus Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Edwin Sumarauw, SPT menjelaskan, setelah pematangan lahan lewat tracktor, maka dua pekan depan akan menggunakan rotari sehingga tanpa pembuatan bedeng, lahan sudah bisa digunakan.

    Gerakan Bakobong jadi kini jadi program unggulan
    ‘’Kami memberikan apresiasi atas semangat rekan-rekan di Rutan dalam memaksimalkan lahan tidur yang selama ini tidak difungsikan dengan baik,’’ ujar Edwin Sumarauw.

    Apalagi, menurutnya, Pemkot, lewat Walikota Manado, GSV Lumentut sedang menggalakkan Marijo Berkebun untuk memanfaatkan lahan-lahan di Manado yang selama ini terabaikan. ‘’Lahan disini masih produktif, tinggal dilihat tanaman apa yang paling cocok ditanah disini,’’ katanya.

    Wawali Manado Mor ikut gerakan ba kobong
    Sementara Kepala Sub Seksi Kegiatan Kegiatan, Arjun Djuma Okong dan Kepala Pengamanan Rutan, Sonny Gumansalangi yang memantau langsung pematangan lahan menjelaskan, untuk pemanfaatan lahan bila kelak sudah siap pakai, maka tetap menggandeng Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado untuk melihat bibit apa yang cocok ditanam.

    Apalagi, Kadis Pertanian, Kalautan dan Perikanan, Sofyan yang dihubungi tadi malam menjelaskan bahwa pihaknya siap membantu dengan menyediakan bibit rica. ‘’Silahkan siapkan surat permintaan nanti kami bantu,’’ ungkapnya.(kikisondakh)

    BERITA UTAMA