NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    April 01, 2020

    KPU Sulut Dukung Opsi Penundaan Pilkada 2020

    Tidak ada komentar
    Ardiles Mewoh
    Manado -

    Pemilihan Kepala Daerah serentak rencananya akan digelar di Sulawesi Utara pada 23 September 2020, namun proses pelaksanaan dan tahapan tersebut terhambat akibat adanya wabah pandemic covid 19.

    Melihat hal tersebut pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP RI mengelar rapat dengar pendapat, dengan menghasilkan beberapa keputusan, yakni melihat perkembangan pandemic Covid 19 yang hingga saat ini belum terkendali dan demi mengedepankan keselamatan masyarakat, Komisi II DPR RI menyetujui penundaan tahapan Pilkada serentak 2020 yang belum selesai dan belum dapat dilaksanakan. Kemudian diputuskan lagi, pelaksanaan Pilkada lanjutan dilaksanakan atas persetujuan bersama antara KPU, pemerintah dan DPR.

    Berikutnya, dengan penundaan pelaksanaan Pilkada serentak 2020, maka Komisi II DPR RI meminta pemerintah untuk menyiapkan payung hukum baru berupa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU). Yang terakhir, dengan penundaan pelaksanaan Pilkada serentak 2020, Komisi II DPR RI meminta kepada kepala daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 merealokasi dana Pilkada serentak 2020 yang belum terpakai untuk penanganan pandemic Covid 19.

    Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara Dr. Ardiles Mario Revelino Mewoh, S.I.P., M.Si membenarkan, Senin (31/3) adanya pertemuan antara KPU RI, Pemerintah, dan Komisi II RI.

    "KPU Sulut tentu menunggu instruksi resmi selanjutnya dari KPU RI, namun KPU Sulut sangat mendukung opsi penundaan yang disampaikan KPU RI sebagai arah kebijakan Pilkada serentak 2020 karena pandemic Covid 19," ungkap Mewoh sembari menyebut penundaan Pilkada tentu untuk alasan kemanusiaan yang jauh lebih penting.(andresiwi)

    BERITA UTAMA