NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    April 21, 2020

    Terpidana Penjual Kasegaran Ilegal Bayar Denda Rp 177 Juta ke Kejaksaan

    Tidak ada komentar
    Proses pengembalian denda ke Kejari Manado
    Manado -

    Kejaksaan Negeri Manado, Senin (20/4) menerima pembayaran pidana denda perkara Bea Cukai sebesar Rp 177.000.000, dari Englin Santi alias Eng, warga Kelurahan Sindulang 1 Kecamatan Tuminting.

    Hal itu berdasarkan Putusan Pengadilan pada 24 Februari 2020 terkait tindak pidana khusus lainnya bea dan cukai. Dimana pidana denda terpidana Eng sebesar 3 kali nilai cukai Rp 58.924.800,- adalah sebesar 176.744.400.

    Dengan ketentuan tersebut, jika terdakwa tidak membayar denda paling lama dalam waktu 3 bulan, setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. Untuk itu terdakwa Eng membayar denda tersebut.

    Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Manado Maryono SH, MH mengatakan, walau dengan kondisi wabah Covid-19 pihaknya baru saja melakukan eksekusi pembayaran pidana denda perkara cukai sebesar Rp 177 juta dari terpidana Englin Santi alias Eng.

    “Karena terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pelanggaran bea cukai yaitu menjual minuman keras (miras) jenis Kasegaran yang tidak dilabel dengan cukai yang sah atau materai cukai yang palsu," ucap Kajari.

    Oleh karena itu tambah Kajari, yang bersangkutan disidangkan ke pengadilan dan telah diputuskan denda sebesar Rp 177 juta.

    Lebih lanjut, untuk barang bukti dan lainnya berupa minuman Kasegaran dirampas untuk dimusnahkan.

    “Dalam waktu dekat setelah kami menerima pembayaran pidana denda, kami akan lakukan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras tersebut. Uang yang terima hari ini juga akan disetorkan ke kas negara melalui bank pemerintah. Sehingga kami tidak menyimpan uang dalam waktu sebelum 1×24 jam,” tandas Kajari Maryono.(andresiwi)

    BERITA UTAMA