NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    April 17, 2020

    Tersangka Korupsi Bantuan Banjir Manado Dialihkan ke Penjara Malendeng

    Tidak ada komentar
    Para Tersangka saat tiba di Kantor Kejari 
    Manado -

    Kejaksaan Negeri Manado, Kamis 16 April 2020 sekitar pukul 09.14 WITA menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bantuan pasca banjir bandang Manado tahun 2014, (Tahap II) dari bagian Tindak Pindana Khusus (Tipsus) Kejaksaan Agung RI (Kejagung) melalui Tim Penyidik Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK) Kejagung yang diketuai Jaksa Penyidik Junaidi, SH.MH.

    Pantauan Wartawan VoxSulut.Com, Tim Kejagung menyerahkan para tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum di Kejari Manado setelah perkara itu telah dinyatakan lengkap (terpenuhi syarat formil dan materiil) dan di P-21 dengan tersangka masing-masing MJT selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), YSR selaku Direktur PT. KDK dan AYH selaku Dirut Operasional, dan diterima langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Manado Parsaoran Simorangkir, SH.MH, dan langsung dilakukan penelitian terhadap para tersangka dan barang bukti.

    Para Tersangka diregistrasi Jaksa Kejari
    Usai melakukan penerimaan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Manado langsung melakukan penahanan pada tiga tersangka tersebut selama 20  hari di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Malendeng di Manado, sejak 16 April hingga 05 Mei 2020, sementara 1 tersangka lainnya belum didatangkan karena berhalangan administrasi.

    "Dengan pertimbangan memudahkan persidangan, para tersangka akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Manado," kata Simorangkir.

    Kajari Manado memantau proses registrasi
    Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado Maryono SH, MH, membenarkan adanya penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Tim Satgassus P3TPK Kejaksaan Agung R.I kepada Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Manado.

    Diketahui, perbuatan para tersangka telah menyebabkan negara dirugikan sebesar Rp.8.716.887.612,- (Delapan milyar tujuh ratus enam belas juta delapan ratus delapan puluh tujuh ribu enam ratus dua belas rupiah).

    Ikhwal perkara ini diduga para tersangka telah menyalahgunakan wewenang dan melawan hukum dalam penggunaan dana hibah dari Pemerintah Pusat yang dianggarkan dalam APBD Kota Manado pada Satuan kerja BPBD Kota Manado.

    Terhadap ketiga tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang – undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(andresiwi)

    BERITA UTAMA