NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Mei 18, 2020

    Reses Pertama DPRD Sulut Pakai Prosedural Covid -19

    Tidak ada komentar

    Manado -

    Sesuai dengan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), telah mengagendakan reses 1 Anggota DPRD Sulut mulai tanggal 27 April hingga 4 Mei 2020.

    Reses pertama tahun 2020 ini dilaksanakan berbeda dari sebelumnya karena kegiatan reses dilaksakan dengan menggunakan protap pencegahan covid19.

    Dari kegiatan reses wakil rakyat ini bertemu dengan mengacu pada anjuran Pemerintah di tengah pandemi covid 19 yaitu jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan, ini cara dari ke 45 anggota DPRD dan Pimpinan DPRD melakukan reses di enam dapil di Provinsi Sulut.

    Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw berharap semua aspirasi yang diserap akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) ataukah aspirasi yang diserap adalah kewenangan Pemerintah di Kabupaten/Kota.

    "Disamping itu, tergantung kondisi keuangan daerah. Apalagi dengan suasana pandemi covid 19," jelasnya.

    Oleh sebab itu, selaku pimpinan Dewan berharap aspirasi  diterima dan ditindak lanjuti oleh Pemprov Sulut.

    Ketua Dewan Sulut Andrei Angouw menggelar reses di salah satu titik di Kota Manado, kampung islam Tuminting, telah menerima aspirasi terkait pembangunan dan infraksruktur, kesehatan dan pendidikan.

    Sementara itu Wakil Ketua Dewan Sulut James Artur Kojongian melakukan reses di Dapil Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan telah menyerap aspirasi warga di Kecamatan Sinonsayang sekaligus memberikan masker kepada masyarakat yang melakukan penjagaan di posko vocid 19.

    Anggota Komisi IV Richard Sualang juga melakukan reses di Kecamatan Malalayang dan Sario dab menerima aspirasi terkait dengan reklamasi pantai, perhatian serius pemerintah kepada nelayan serta dermaga untuk para nelayan.

    Selanjutnya, Ketua Komisi IV Braien Waworuntu juga mendapat aspirasi dari masyarakat Minahasa Tomohon terkait dengan bantuan perkebunan dan pertanian sebagai pengerak ekonomi masyarakat setempat. (FalenJaksen)

    BERITA UTAMA