NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Mei 25, 2020

    Shalat Idul Fitri di Rumah, Pakai Protap Covid - 19

    Tidak ada komentar
    Sahrul Poli dan keluarga laksanalan Shalat Idul Fitri bersama keluarga
    Manado -

     Ketua Pengurus Hari-hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hi. Sahrul Poli, SE, Minggu (24/5), menjalankan ibadah shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah bersama seluruh keluarga besar.

    "Namun kami tetap menerapkan protokol kesehatan khusus Covid-19 dengan menyediakan tempat cuci tangan, mengatur jarak serta menggunakan masker berdasarkan himbauan Pemerintah Pusat dan Provinsi Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou," ucap Hi. Sahrul Poli saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil.

    Menurut mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini, walaupun melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri di rumah makna ibadah tak berkurang. "Kami menggelar ibadah shalat Idul Fitri di rumah bersama Keluarga inti Poli-Lamato, khotib Hasmy Poli, SE yang adalah kakak tertua dan Imam H.Arsyad Thawil, SH yang juga kakak ipar," tutur Poli.

    Lebih lanjut Poli pun berharap masyarakat untuk tetap mengikuti imbuan pemerintah terkait beribadah dari rumah dan tidak melakukan secara berjamaah.

    "Kita berdoa agar wabah pandemi Covid-19 ini cepat selesai agar kita dapat beraktivitas kembali dengan normal lagi serta berharap kepada masyarakat untuk mentaati aturan Pemerintah dengan menjaga jarak, sesering mungkin untuk mencuci tangan dan selalu memakai masker," jelasnya.

    Sebelumnya, hari Selasa 19 Mei 2020 para Pimpinan Ormas Islam provinsi Sulawesi Utara, dalam rangka memberikan keterarahan kepada Umat Islam guna menghadapi semakin dekatnya Hari Raya Idul fitri 1441H/2020M ditengah-tengah musibah merebaknya Covid 19 memutuskan hal-hal sebagai berikut untuk menjadi pedoman sebagai berikut :

    1. Mengimbau kepada seluruh komponen ummat Islam Sulawesi Utara bahwa tidak melaksanakan takbiran secara berkelompok (konvoi) tapi melaksanakan secara terbatas di masjid masing-masing serta dirumah masing-masing.

    2. Shalat Idul Fitri adalah perkara sunnah (boleh dikerjakan dan boleh ditinggalkan). Karenanya dalam kondisi saat ini apabila ingin melaksanakan sholat Idul Fitri maka dihimbau untuk melaksanakannya di rumah masing-masing baik secara berjamaah (bersama keluarga) ataupun secara munfarid (sendiri-sendiri).

    3. Mengajak kepada seluruh Umat Islam ba’da (selesai) Ramadhan agar tetap membatasi kegiatan mengumpulkan orang dalam jumlah banyak termasuk dalam kegiatan silaturahim dan kegiatan halal bi halal.

    4. Seluruh kegiatan-kegiatan diatas jika dilaksanakan tetap memperhatikan protokol Covid-19 ( menjaga kebersihan, jaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan air sabun).(andresiwi)

    BERITA UTAMA