NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juni 25, 2020

    Kejaksaan Terima Tersangka Korupsi 8,7 M Dana Banjir Manado

    Tidak ada komentar
    Para tersangka saat ada di Kejari Manado
    Manado -

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, Selasa 19 Mei 2020 lalu menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) pasca banjir Manado 2015, dari bagian Pidsus Kejagung yang menyebabkan kerugian uang negara sebesar Rp.8,7 Milyar.

    Kasus ini nampaknya terus berlanjut, terbukti Kamis (25/6) penuntut umum Kejaksaan Negeri Manado melimpahkan berkas tersangka Maximilian Julius Tatahede mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD, Yenni Siti Rostiani selaku rekanan swasta dan Agus Yugo Handoyo juga rekanan swasta, ke pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Manado.

    Dalam kasus ini, para terdakwa dijerat primair pasal 2 dan subsidair pasal 3 UU no.31 thn 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU no.20 thn 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 55 ayat (1) ke-1, KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

    Sedangkan untuk terdakwa Fence Dolfianus Salindeho selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut ditunda pelimpahannya karena yang bersangkutan sedang sakit.

    Bertindak selaku penuntut umum dalam perkara tersebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado Maryono, SH, MH, menyebutkan telah menunjuk jaksa gabung.

    "Jaksa gabungan ini terdiri dari pidsus Kejagung, Jaksa dari Kejati Sulut dan Jaksa dari Kejari Manado yang dipimpin Jaksa Parsaoran Simorangkir, SH, MH yang juga sebagai Kepala seksi tindak pidana khusus," ucap Kajari.

    Ditambahkannya, untuk sidang diperkirakan digelar awal Juli 2020 setelah mendapat penetapan hakim pengadilan tipikor, dengan jumlah saksi sebanyak 50 orang dan 2 orang ahli.(andresiwi)

    BERITA UTAMA