NEWS :
http://voxsulut.com

TERBARU

    Juni 22, 2020

    Mulai Juli, Warga GMIM Bisa Ibadah di Gereja dan Kolom, Asalkan...

    Tidak ada komentar
    Pdt Evert Tangel, S.Th, M.PdK
    Tomohon -

    Kerinduan warga GMIM untuk kembali beribadah di gereja dan kolom nampaknya akan segera terpenuhi, setelah Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM mengeluarkan surat resmi berisi rancangan penerapan normal baru untuk ibadah kolom.

    Hanya saja ditegaskan untuk ibadah tidak boleh dilangsungkan di rumah jemaat. Selain itu, jemaat yang mengalami sakit pun diminta untuk tidak hadir di kolom dan disarankan beribadah dari rumah.

    Demikian penegasan Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Evert Tangel, S.Th, M.PdK. Dia menyebut, konsep normal baru ini bisa dilakukan asalkan mendapat persetujuan dari gugus tugas covid-19 yang direncanakan akan dimulai Juli 2020.

    “Sama dengan ibadah di gereja. Semua jemaat dan wilayah harus berkoordinasi dengan gugus tugas covid-19, jika diijinkan silahkan melaksanakan ibadah,” tegasnya.

    Untuk ibadah kolom tambah Tangel, nantinya juga harus dibuatkan aturan yaitu, menyiapkan tempat cuci tangan dengan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak antarjemaat kiri-kanan, muka-belakang, minimal 1 meter
    waktu pelaksanaan tidak lebih dari 60 menit, melakukan pembersihan dan disinfeksi ruang ibadah sebelum dan sesudah ibadah.

    Jika terdapat AC, lakukan pembersihan filter secara berkala lantai tempat ibadah agar tidak menggunakan karpet, memasang media informasi agar jemaat tahu tentang protokol kesehatan
    melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebanyak 2x (suhu tubuh diatas 37,3 tidak boleh masuk), membawa perlengkapan ibadah sendiri, memakai masker selama perjalanan dan selama ibadah.

    Selain itu juga diharapkan lakukan hindari kontak fisik. "Bagi anggota jemaat yang memiliki penyakit komorbid (penyakit penyerta) dianjurkan beribadah di rumah, serta pelayan khusus melakukan koordinasi berjenjang dengan BPMJ," kata Pdt Tangel.(ddk/andresiwi)

    BERITA UTAMA