NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juni 16, 2020

    Pimpin Sertijab di Kejari Manado, Maryono Ingatkan Instruksi Presiden

    Tidak ada komentar
    Kajari memimpin proses sertijab
    Manado -

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado Maryono, SH, MH, Selasa (16/6) memimpin langsung acara serah terima jabatan bertempat di aula lantai 3 Kejaksaan Negeri Manado.

    Terpantau, para pejabat yang diambil sumpah jabatan yakni Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Manado dari pejabat lama Noval Thaher, SH kepada Pejabat yang baru Marlyn Theresia, SH.

    Penandatanganan berkas serah terima
    Kemudian Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Manado dari Pejabat lama Alfons Adrian Tilaar, SH kepada pejabat yang baru Romly Salijo, SH.

    Dalam sambutannya Kajari Manado Maryono, SH, MH mengatakan, patut mengucap syukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Esa acara Sertijab berjalan dengan baik.

    Foto bersama usai sertijab
    "Saya berterima kasih buat pejabat lama yang telah membantu dan bekerjasama serta selamat datang dan selamat bertugas buat pejabat baru di Kejaksaan Negeri Manado," ucapnya

    Lebih lanjut, ia pun menyebut bahwa jabatan hanya sebuah titipan dari Tuhan.
    "Pada dasarnya jabatan dan kedudukan adalah milik Tuhan, kita hanya melaksanakannya," kata Kajari.

    Ditambahkan lagi, pergeseran ini anggaplah sebagai penyegaran agar tidak jenuh di satu tempat.

    "Anggap saja sebuah refreshing sebab organisasi membutuhkan itu," tambahnya.

    Diakhir sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado Maryono melanjutkan instruksi Presiden RI Joko Widodo dalam rapat pengawasan yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia dan Kepala Daerah yang berbunyi "Pencegahan harus diutamakan, tata kelola yang baik harus di dahulukan tetapi kalau masih ada yang membandel, ada niat untuk korupsi, ada Mens Rea atau niat jahat silahkan digigit dengan keras, uang negara harus di selamatkan kepercayaan rakyat harus kita jaga," tutur Kajari dihadapan seluruh pejabat Kejaksaan Negeri Manado.

    Pada intinya dalam penegakan hukum sebutnya, harus tetap mengupayakan pengembalian kerugian negara, jangan hanya tangkap dan tahan orang tapi tidak ada pemulihan uang negara, jadi silahkan bertugas dan gunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.(andresiwi)

    BERITA UTAMA