NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juni 18, 2020

    Tak Kunjung Selesai, Warga Sekitar Desak DPM-PTSP Selesaikan Masalah Eks RM Dego-dego

    Tidak ada komentar
    Bangunan Eks RM Dogo-dego Yang Berlokasikan di Seputaran Jln Wakeke

    Manado-

    Warga Sekitar ex RM Dego – Dego pertanyakan proses penanganan masalah tata letak gedung yang dianggap lamban.

    Pernyataan ini kembali disampaikan para warga kelurahan Wenang Utara yang tinggal berdekatan dengan bangunan Ex RM Dego-Dego ini. Mereka meminta kejelasan terkait langkah yang akan diambil setelah kegiatan pekerjaan bangunan tersebut dihentikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), 11 Juni 2020 lalu.

    Hal ini diutarakan para tetangga, masing-masing, Yudi Sompotan (tetangga samping kiri), Elnike Mowilos (tetangga samping kanan) dan Christin Nancy Howan (belakang), Rabu Kemarin (17/6).

    Tetangga samping kiri yakni Yudi Sompotan mengatakan
    Kami menyampaikan apresiasi atas tindakan Pemkot yang telah kembali memberhentikan aktivitas pekerjaan di bangunan itu.

    "Kami sekarang menunggu apa yang selanjutnya akan dilakukan. Karena kalau hanya pemberhentian aktivitas juga telah dilakukan waktu tahun 2017 lalu, namun nyatanya di tahun 2020 aktivitas di bangunan itu kembali dilakukan walaupun belum memiliki IMB." ucap Yudi.

    Pihak Dinas Penananman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kelurahan Saat meninjau Lokasi pada Kamis Lalu (11/06)

    Di samping itu tetangga samping kanan Elnike Mowilos mengatakan juga
    pada dasarnya kami tidak ingin menghalang-halangi pembangunan bangunan tersebut. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu disepakati bersama pihak pemilik bangunan dan para tetangga, di antaranya menyangkut tata letak bangunan dan keselamatan dari warga sekitar.

    "Saat kejadian kebakaran (Eks RM-Dego-Dego) 2017 lalu, rumah saya juga ikut terbakar dan kerusakannya sangat parah juga mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Saya tidak ingin kejadian seperti itu terjadi lagi." ungkap Ibu Elnike

    Sementara itu tetangga bafian belakng Christin Nancy Wohan
    Keberatan terhadap tata letak bangunan Eks RM Dego-Dego juga disampaikan Nancy Howan yang rumahnya tepat di bagian belakang bangunan. Hal ini disebutnya perlu diperhatikan karena menyangkut keselamatan warga.
    Surat keberatanpun telah dilayankan oleh mereka baik ke pihak Pemkot Manado dan DPRD Kota Manado pada 8 Juni 2020 silam.
    “Kami telah membawa surat keberatan baik ke Pemkot Manado maupun DPRD Kota Manado. Pemkot sudah mengambil tindakan pemberhentian kegiatan namun kami menunggu upaya selanjutnya dari Pemkot. Begitu juga dengan DPRD kami menunggu tindaklanjut, apakah akan hearing atau seperti apa." pungkas Wohan

    Yudi sompotan juga mengungkapkan sebelumnya sudah ada upaya mediasi yang coba dilakukan oleh pihak Pemerintah Kelurahan Wenang Utara namun belum ada kata sepakat.
    “Kami masih terbuka dengan upaya mediasi, karena ini juga untuk kenyamanan kita bersama. Kalaupun ada mediasi lanjutan kami ingin pemilik untuk bisa bertemu langsung sehingga boleh ada titik temu,” ucap Yudi diiyakan para tetangga lain.

    Sementara itu, Lurah Wenang Utara, Gretty Kawilarang saat dikonfirmasi via telepon mengaku sudah merencanakan mediasi antara pihak pemilik bangunan Eks RM Dego-Dego dan para tetangga.

    "Seperti diketahui, bahwa pada tahun 2017 silam pihak tetangga telah melayangkan surat keberatan pada Maret 2017 dan ditindaklanjuti oleh pihak Pemkot dan DPRD Kota Manado dengan menghentikan pengerjaan bangunan tersebut. Namun pengerjaan bangunan ini kembali dilakukan di tahun 2020 dan juga kembali dihentikan oleh pihak Dinas PM-PTSP Kota Manado.
    Kami menunggu ketegasan dan langkah selanjutnya dari pihak Dinas PM-PTSP kota Manado." tukas Yudi.(riskysondakh)

    BERITA UTAMA