NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juni 24, 2020

    Warga Desak DPM-PTSP Manado Tindak Tegas Bangunan Eks RM Dego-dego

    Tidak ada komentar
    Bangunan eks Dego-dego yang dipersoalkan
    Manado-

    Bangunan eks RM Dego-dego yang sampai saat ini masih bermasalah karena belum mempunyai IMB (Izin Mendirikan Bangunan), kembali dipersoalkan warga sekitar.

    Saat diwawancarai sejumlah media, Selasa (23/06) di salah satu Rumah Kopi area Jalan Sarapung, tetangga eks RM Dego-dego di samping kiri Yudi Sompotan mengatakan, mereka berterima kasih atas reaksi cepat pihak anggota Dewan Kota Manado yang telah turun langsung ke lokasi Eks RM Dego-dego. Ia berharap, segera dilakukan hearing lanjutan supaya ada kepastian hukum.

    "Jangan sampai kasus ini terbengkalai lagi, harus dituntaskan. Kami menunggu selama tiga tahun tidak ada upaya mediasi apapun niat dari owner bangunan eks RM dego-dego untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini sehingga tuntas, dan kini bangunan tersebut sudah dibangun kembali tanpa mengantongi IMB dan persetujuan dari warga sekitar," ujar Yudi.

    Ditambahkan lagi, pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dapat memberikan contoh kepada yang suka tabrak-tabrak hukum agar ditindak tegas.

    "Saya merasa Pemkot Manado sedang dilehcekan oleh pemilik bangunan," pungkas Yudi.

    Sementara itu tetangga eks RM Dego-dego di samping kanan Elnike Mowilos membeberkan sudah beberapa kali dirugikan atas bangunan ini, bahkan rumah miliknya hampir terbakar saat kejadian kebakaran cafe dego-dego.

    "Minta tolong pemerintah boleh tegas dengan bangunan yang menabrak aturan ini, agar kami sebagai warga Manado merasa aman di rumah kami sendiri," ungkap Elnike.

    Sementara itu, jika berdasarkan aturan bangunan gedung mengacu pada Pasal 115 ayat 2 PP Nomor 36 tahun 2005 disebutkan bahwa pemilik bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung dikenakan sanksi perintah pembongkaran.

    Selain sanksi administratif, pemilik bangunan juga bisa dikenakan sanksi berupa denda paling banyak 10% dari nilai bangunan yang sedang atau telah dibangun (pasal 45 ayat 2 UUBG) dan pemilik bangunan bisa dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun penjara (pasal 46 ayat 3 UUBG).(riskysondakh)

    BERITA UTAMA