NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juli 05, 2020

    15 Ribu Mahasiswa di Sulut Terancam Drop Out

    Tidak ada komentar
    Suasana perkuliahan sebelum covid 19
    Manado -

    Lima belas ribu mahasiswa perguruan tinggi swasta Sulawesi Utara terancam tidak dapat melanjutkan kuliah pada semester ganjil tahun 2020 di era new normal pandemic Covid-19.

    Pada bulan Juli tahun 2020 ini dunia perguruan tinggi akan menghadapi tahun perkuliahan baru yaitu semester ganjil 2020 dan penerimaan mahasiswa.

    Hal tersebut mendapatkan perhatian dari Sekretaris Dewan Penasehat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Sulawesi Utara DR. Zefanya Oratmangun, ia menyebutkan khusus perguruan tinggi swasta di Sulawesi Utara menghadapi sebuah tantangan cukup berat dalam menjalankan proses belajar mengajar di kampus karena belum memungkinkan adanya perkuliahan antar muka.

    "Proses perkuliahan tatap muka belum ada dan diganti dengan kuliah daring/online dimana dilema yang kami rasakan bahwa mahasiswa yang kembali kerumah banyak lokasinya yang tidak bisa terjangkau dengan jaringan internet," ucapnya

    Lebih lanjut, DR. Zefanya pun menjelaskan di samping problem tersebut khususnya untuk melanjutkan perkuliahan pada semester ganjil tahun ini rata-rata mahasiswa mengalami kendala pembayaran uang kuliah karena orang tua terdampak ekonomi akibat Covid-19 ini.

    "Dampak ekonomi ini lah akan mengancam kurang lebih lima belas ribu mahasiswa perguruan tinggi swasta yang ada di Sulawesi Utara untuk tidak dapat melanjutkan perkuliahan di semester ganjil tahun 2020," imbuhnya.

    Apabila hal ini terjadi akan menurunkan indeks capaian pendidikan di Sulawesi Utara terutama menjaga kualitas sumber daya manusia, oleh sebab itu peran Pemerintah harus hadir.

    "Dalam masalah ini pemerintah harus hadir sehingga tidak menjadi beban sepenuhnya perguruan tinggi swasta," tutur Akademisi itu.

    Kebijakan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Utara dalam menghadapi masalah ini yaitu dengan memberikan keringan pembayaran secara cicilan sesuai dengan kesepakatan dengan mahasiswa yang bersangkutan, tapi ada masalah lain juga dihadapi mahasiswa adalah uang kost dan uang makan bagi mahasiswa yang berasal dari luar daerah.

    "Disisi lain ancaman juga bagi perguruan tinggi swasta bahwa terdapat beberapa perguruan tinggi swasta di Sulut terancam ditutup dan bahkan ada terpaksa melakukan merger dengan perguruan tinggi yang lebih sehat, hal ini sangat disayangkan apabila terjadi dan ini pembinaan terhadap perguruan tinggi swasta tidak berjalan secara proporsional," tambahnya sembari mengatakan Pemerintah harus memperhatikan Dunia Pendidikan di Sulawesi Utara.(andresiwi)

    BERITA UTAMA