NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juli 17, 2020

    Kejari Manado Musnahkan Narkoba, Sajam Hingga Miras

    Tidak ada komentar

    Barang bukti saat akan dimusnahkan
    Manado -

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, Kamis (17/7) melakukan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap di halaman kantor Kejaksaan Negeri Manado,

    "Jadi semua barang bukti yang dimusnahkan telah memiliki hukum tetap sehingga harus dimusnahkan," ucap Kepala Kejaksaan Negeri Manado Maryono, SH, MH disela giat pemusnahan.

    Ribuan botol miras saat dimusnahkan
    Barang bukti yang dimusnahkan adalah Narkotika jenis Sabu seberat 102,602 gram dari 31 perkara, jenis Ganja seberat 27,83 gram dari 1 perkara, tembakau Gorila seberat 5,45 gram dari 3 perkara, psikotropika jenis Atarax Alprazolam sebanyak 65 tablet dari 2 perkara, obat keras jenis Trihexphenidyl sebanyak 13.486 tablet dari 19 perkara, kosmetik berbagai merk sebanyak 1.395 buah (271 item/1 perkara), obat kuat berbagai merk sebanyak 25 item dari 1 perkara, senjata tajam jenis pisau badik dan parang sebanyak 83 buah dari 83 perkara, senjata api 1 buah dari 1 perkara, minuman alkohol merk kasegaran tidak dilengkapi pita cukai sebanyak 2880 botol dari 1 perkara, minuman beralkohol berbagai merk dilengkapi cukai palsu sebanyak 1986 botol dari 1 perkara, serta handphone berbagai merk sebanyak 45 buah dari 38 perkara.

    "Yang dimusnahkan adalah babuk yang berkekuatan hukum tetap sejak akhir 2019 sampai Juni 2020," tutur Kajari.

    Foto bersama sebelum pemusnahan
    Lebih lanjut, Kajari Manado Maryono berharap agar perkara narkotika tidak naik lagi dan jangan bertambah, kemudian kasus sajam jangan disepelekan sebab ancaman hukumannya mencapai 10 tahun.

    "Jadi tidak perlu lagi ada yang kedapatan membawa sajam, kan sudah ada aparat dan Tuhan yang paling hebat menjaga manusia," jelasnya.

    Untuk perkara cukai, Maryono yang begitu dekat dengan masyarakat mengatakan, Negara dapat pemasukan Rp.950 juta, karena yang menjualnya didenda demikian dan ditagihkan, serta minuman impor, jika dihitung harganya rata Rp500 ribu bisa mencapai Rp1,5 miliar karena ada 300 botol yang dimusnahkan.

    Pemusnahan barang bukti dihadiri oleh Sekretaris Kota Manado Micler Lakat, Kepala Bea Cukai Manado Asnhar, Kepala BNN Kota Manado AKBP Reino Bangkang, Perwakilan Polresta Manado, dan Perwakilan Dinas Kesehatan Manado, serta wartawan.(andresiwi)

    BERITA UTAMA