NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juli 05, 2020

    Masalah RM eks Dego-dego Tanpa IMB Terkesan Dibiarkan

    Tidak ada komentar
    Hearing Komisi 1 DPRD Manado dengan pihak RM eks Dego-dego, tanpa memberitahukan pihak keberatan
    Manado

    Permasalahan pembangunan gedung RM eks Dego-dego sampai saat ini belum juga selesai meski sudah tiga kali Anggota DPRD Manado mulai dari Komisi 3, 2, dan yang terakhir Komisi 1 menggelar hearing, bahkan yang terakhir digelar Jumat (03/07) lalu.

    Terlihat jelas saat pertemuan Perwakilan Rakyat ini terkesan tidak ada penindakan tegas yang nyatanya bangunan tersebut belum memiliki IMB saat membangun.

    Sejak awal Juni lalu keanehan sudah terlihat sangat jelas, awalnya Komisi 3 yang menangani masalah ini dan bersama tetangga melakukan Turlap yang berlokasikan di Jln Wakeke No 11 Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang,

    Hasil turlap tersebut Komisi 3 memberi rekomendasi akan mengggelar (Rapat Dengar Pendapat) RPD/Hearing antara Anggota DPRD Manado, Pemilik RM eks Dego-dego dan pihak yang merasa dirugikan dengan kelanjutan aktifitas pembangunan.

    Permasalahan kembali di Hearing Komisi 2 pada 23 Juni lalu yang mana pada pertemuan tersebut, Ketua Komisi 2 Arthur Rahasia beserta anggota lainnya bertindak langsung Turlap di lokasi tersebut.

    Pada saat itu juga dihadiri DPM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu), Camat Wenang, Pemilik Gedung Eks Dego-dego, dan Para tetangga.

    Turlap kedua ersebut dipimpin langsung Arthur Rahasia yang kembali memberi rekomendasi agar Camat Wenang memediasi kedua belah pihak supaya bisa mendapat kata sepakat, dan harus dua minggu mediasi terealisasikan

    Belum adanya laporan dari pihak Kecamatan Wenang tentang hasil mediasi, sesuai petunjuk yang diberikan Ketua Komisi 2 DRPD Manado agar memediasi kedua belah pihak tersebut, sengaja atau tidak sengaja Komisi 1 DPRD Manado mengambil alih dan menggelar hearing secara diam-diam dengan Pihak owner eks RM Dego-dego yang juga salah satu Direksi Bank SulutGo, tanpa mengundang pihak tetangga.

    Tetapi dengan adanya informasi yang sampai ke tetangga yang keberatan, pihak tetangga samping kiri Yudi Sompotan langsung ke kantor DPRD Manado.

    Dari hearing Komisi 1 DPRD Manado yang di Ketuai Benny Parasan hadir dengan 4 anggota yakni Robert Tambuwun, Vanda Pinontoan, dan Maikel Maringka terkesan berat sebelah.

    Pasalnya Lurah Wenang Utara langsung diperintahkan Ketua Komisi 1 DPRD Manado agar menandatangani dan menerbikan surat rekomendasi supaya pembangunan tanpa IMB ini bisa mengurus IMB sebagai persyaratan pembangunan kembali tanpa adanya persetujuan di pihak tetangga.

    "Sesuai PP 36/2005 Pasal 115 ayat [2], mengatakan pemilik bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung dikenakan sanksi perintah pembongkaran," katanya.(riskysondakh)

    BERITA UTAMA