NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Juli 12, 2020

    Tidak Punya IMB, Masalah Eks RM Dego-dego akan Diproses Hukum

    Tidak ada komentar
    Komisi 1 DPRD Manado saat meninjau eks RM Dego-dego yang tidak punya IMB
    Manado

    Kasus bangunan tak berijin di Kota Manado yakni RM eks Dego-dego sampai saat ini juga belum ada kejelasan sama sekali, meski hal ini pernah dihearing Anggota DPRD Manado bahkan sampai dengan tiga kali hingga Turlap (Turun Lapangan).

    Pada hasil akhir pihak keberatan yakni warga sekitar menyatakan kekecewaan dan memutuskan akan melayangkan surat somasi kepada Owner eks RM Dego-dego Meiky Taliwuna.

    Pihak warga sekitar yang keberatan  dengan pembangunan Gedung eks RM Dego-dego di Jalan Wakeke No. 11 Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang dikarenakan aktifitas pembangunan tersebut yang dianggap sangat membahayakan warga sekitar dan sejak tahun 2017, bangunan ini tidak memiliki IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). Warga pun memilih menyelesaikan permasalahan ini dengan menempuh jalur hukum.

    Kuasa Hukum pihak tetangga, Clift Pitoy mengatakan pihaknya berdasarkan surat kuasa tertanggal 6 Juli 2020 dari pihak tetangga, yang terdiri atas Yudi Sompotan (tetangga samping kiri), Elnike Mowilos (tetangga samping kanan) dan Christin Nancy Howan (belakang), telah mengirimkan surat somasi I kepada owner Gedung Eks Dego-Dego Meiky Taliwuna.

    “Klien kami merasa resah, sebab pembangunan gedung di lokasi eks RM Dego-Dego tidak memiliki IMB dan belum ada persetujuan dari pihak klien kami sebagai tetangga terdekat, maka kami memberikan batas waktu kepada owner gedung tersebut untuk menyelesaikan masalah dengan klien kami dalam jangka waktu 7 hari sejak surat ini dikirimkan pada tanggal 8 Juli," ujar Clif.

    Jika dalam tenggang waktu yang diberikan klien mereka tidak dipenuhi, dia menyebut dengan menjaga hak-hak hukum klien akan melakukan upaya hukum baik itu pidana ataupun perdata atau upaya hukum lainnya.

    "Dan selain itu kami akan melayangkan surat somasi ke owner Gedung eks Dego-Dego, dan juga mengirimkan surat pencegahan/keberatan ke pihak Dinas PM-PTSP Kota Manado," tegas Clift.

    Ditambahkannya lagi, disamping belum mengantongi IMB, pembangunan gedung bertingkat itu sangat mengancam kliennya karena tidak sesuai dengan UU nomor 28 tahun 2020 tentang Bangunan Gedung.

    “Sambil menunggu kepastian hukum dalam kasus ini, maka Dinas PTSP tidak diperbolehkan melakukan perbuatan hukum dalam hal ini menerbitkan IMB objek sengketa atau memperbolehkan pemilik bangunan untuk melanjutkan pembangunan fisik dalam bentuk apapun di atas objek sengketa," pungkas Clift.(riskysondakh)

    BERITA UTAMA