NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Agustus 26, 2020

    Sarasehan Pengembangan IAKN Manado Didukung Gubernur Sulut dan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI

    Tidak ada komentar

    Manado -

    Institut Agama Kristen Negeri  (IAKN) Manado yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia sukses menggelar kegiatan “Sarasehan Visi Pengembangan IAKN Manado” mulai dari 25 Agustus 2020 sampai 26 Agustus 2020.

    Kegiatan ini berlangsung di Aula IAKN Manado dan disampaikan secara Virtual oleh Keynote Speaker dan para narasumber.


    Dalam sambutannya, Rektor IAKN Manado, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd menyampaikan pujian syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena pada kesempatan yang baik ini, setiap pembicara atau narasumber dapat bertemu di dalam ruang virtual bersama seluruh hadirin yang ada di Aula IAKN Manado dalam keadaan yang sehat, tetap semangat dan penuh sukacita.

    Jika mengenang sejarah, pada 1 Maret 2018 dikeluarkan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2018. Presiden Republik Indonesia (RI) memberikan hadiah transformasi pada 3 (tiga) IAKN salah satu di antaranya adalah IAKN Manado.


    Pada saat itu, IAKN Manado berusia 11 tahun telah tumbuh sehat. Apabila dihitung sejak tahun 2007 sampai saat ini tahun 2020, IAKN Manado telah berumur 13 tahun.

    Menurutnya, bagi civitas akademika IAKN Manado, transformasi itu menandai berlangsungnya perubahan yang dramatis dan menyeluruh, terutama mandat keilmuan.


    Guna menopang mandat keilmuan tersebut, pada IAKN diberikan kelengkapan struktur kelembagaan disertai dengan kedudukan, tugas pokok dan fungsinya.

    Dengan menjadi IAKN, mulai dari struktur tata kelola; kedudukan, tugas dan fungsinya; juga kewenangan pengembangan keilmuan lembaga ini bertambah luas. Penghargaan publik kepada IAKN Manado semakin meningkat, terbukti dari animo mahasiswa baru terus mengalami peningkatan sejak bertransformasi.


    “Dalam kesempatan ini, atas nama pribadi dan seluruh civitas akademika IAKN Manado mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Gubernur Provinsi Sulut; Bapak Dirjen Bimas Kristen; para narasumber yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proses ini, seluruh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa; serta kepada semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu” ujar Rektor IAKN Manado.

    Seiring dengan transformasi, seluruh civitas akademika IAKN Manado dan stake holders terkait telah melakukan berbagai terobosan penting dalam rangka mengisi transformasi kelembagaan.

    Pertama, selaku pimpinan tidak hanya sekedar memimpin dalam makna struktural hierarkhis, tetapi terus berusaha mempengaruhi dan menginspirasi lingkungan internal dan eksternal kampus agar IAKN Manado maju dan unggul sesuai dengan harapan masyarakat.

    Telah dilakukan konsolidasi melalui rapat-rapat, in house training, workshop, studi banding, pembinaan. Layanan akademik dan fisik di tata terus menerus sehingga lebih cepat dan memuaskan bagi mahasiswa dan masyarakat.

    Selain itu, IAKN Manado menjalin konsultasi, komunikasi dan koordinasi dengan Gubernur Sulawesi Utara dan para pejabat di Pemda Tingkat I Provinsi dan Bupati/Walikota pada beberapa Kabupaten/Kota di Lingkungan Provinsi Sulawesi Utara, dengan kepala Dinas, juga pimpinan Gereja aras Sinodal.

    Kedua, pentingnya mindset semua civitas terhadap lembaga demi terbentuknya budaya organisasi yang baik. IAKN Manado tidak menerapkan kepemimpinan dengan pendekatan hierarkhis – struktural tetapi justru mengembangkan jejaring dan partnership.

    Gaya kepemimpinan pengendalian dirubah menjadi empowering (memberdayakan). Planning (perencanaan) disiapkan agar IAKN Manado sebagai satuan organisasi pendidikan selalu kreatif dan inovatif. Melalui IT dan sistem informasi yang baik, transparansi dibuka lebar untuk semua civitas akademika dan publik agar akses informasi dan komunikasi berjalan baik dan lancar.

    Ketiga, IAKN Manado berusaha merubah mindset dan budaya kampus bergeser ke IT, sistem informasi secara online akan terus digalakkan untuk menuju tata kelola berbasis e-government. Bahkan sekarang ini sedang dalam proses perampungan untuk Pusat Pembelajaran Jarak Jauh (PPJJ) agar semua layanan semakin luas, cepat dan akurat. Website dibuat dengan menarik dan up date, yang dengan mudah terjalin dengan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dll.

    Keempat, kepada Gubernur Sulawesi Utara, diilaporkan bahwa dengan program strategis Bapak Dirjen jejaring internasional telah diirintis dengan Perguruan Tinggi (PT) di Amerika Serikat, Eropa, Korea Selatan, Filipina dan PT di negara-negara lain dengan menggunakan pendekatan equal – strategic partnership.

    Kerjasama internasional dengan Amerika Serikat, Belanda, Korea Selatan, dan Filipina agar Dosen, tenaga kependidikan dan alumni dapat menempuh studi lanjut pada jenjang Master dan Ph.D; atau untuk melakukan pengkayaan pengalaman dengan post doctoral, sandwich, dan pertukaran Dosen untuk mengajar, penelitian dan publikasi di forum dan jurnal internasional.

    Kelima, mutu akademik dan kelembagaan senantiasa diitingkatkan, akreditasi dan reakreditasi harus mencapai hasil yang lebih baik, baik akreditasi Program Studi (Prodi) maupun Institusi.  Di samping itu, prodi baru dan rencana kedepan akan diusulkan lagi sebagai upaya merespon kebutuhan masyarakat.

    Keenam, IAKN Manado telah memelihara dan menghidup-suburkan etos dan tradisi intelektualisme keagamaan demi berperan dalam membangun moderasi beragama. Seminar dan simposium digelar, juga diskusi-diskusi dan riset, selalu terbuka bagi para Dosen di berbagai PT lain, juga dari Dosen seperti dari agama Islam dan Katolik.

    IAKN Manado menyajikan penggunaan metode pemahaman agama yang moderat, tidak ekstrim dan tidak pula liberal, namun tetap menjaga substansi dan esensi beragama itu sendiri.

    Tujuannya adalah untuk membangun sikap saling memahami dan saling menghargai antar umat beragama dan diantara sesama ahli agama atau agamawan yang berbeda dalam sudut pandang yang tidak ekstrim. Apalagi di Manado ini memiliki semboyan seperti, ”torang samua basudara”atau ”torang samua ciptaan Tuhan”.

    Pada program Pascasarjana, baik Magister dan Doktor, IAKN Manado mengkaji ilmu agama dengan multidisipliner dan transdispliner, yang kesemuanya demi memberikan keteladanan sikap, kepribadian, pandangan hidup dan wawasan keberagamaan yang moderat bagi para mahasiswa.

    Ketujuh, mengikuti mandat IAKN Manado yaitu “dalam rangka memperluas rumpun ilmu Agama Kristen” dan “memenuhi tuntutan perkembangan masyarakat” di era multikultur dan modern, maka penelitian dan pengembangan ilmu menjadi prioritas.

    Hasil-hasil dan temuan baru penelitian disebar-luaskan melalui publikasi ilmiah pada jurnal dan forum internasional, baik sendiri-sendiri atau dengan akademisi lain di luar Negeri. Kegiatan pendidikan-pembelajaran dan pengabdian kepadamasyarakat berbasis research yang orisinil dan monumental.

    Sarasehan Visi Pengembangan IAKN Manado didukung sepenuhnya oleh Olly Dondokambey, SE (Gubernur Sulawesi Utara) dan Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si (Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia) yang juga sebagai Pembicara Utama (Keynote Speaker).

    Sedangkan yang menjadi Narasumber dalam acara Sarasehan Visi Pengembangan IAKN Manado yaitu:

    H. Ali Rohmad, M.Pd (Kepala Biro Perencanaan pada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI) Dr. Yan Kristianus Kadang, SE, MM (Sekretaris pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI) Pontus Sitorus, S.PAK., M.Si (Direktur Pendidikan Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI) Hadiath, M.A (Direktur Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan pada Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/BAPPENAS) Amich Alhumami, M.A., M.Ed., Ph.D (Direktur Pendidikan dan Agama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) Mujibuddawah, SE., ME (Kepala Sub Direktorat Peraturan Penganggaran pada Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan) Dra. Ida Noor Qosim, M.Pd.I (Kepala Bagian Data Perencanaan dan Kerjasama Dalam Negeri Kementerian Agama RI)

    Turut hadir dalam kegiatan ini, para Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan, Para Dekan, Direktur Pascasarjana, Para Guru Besar – Dosen Senior, Para Wakil Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, Para Ketua Lembaga, Para Kepala Pusat, Para Kabag dan Kasubag serta seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan.(mbciakn/vsc)


    BERITA UTAMA