NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    Oktober 07, 2020

    Wujudkan Visi Manado Rukun dan Cerdas, JPAR Pertemukan KWI dan W/KI GMIM

    Tidak ada komentar
    Foto Bersama Calon Walikota Manado Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MSi DEA dengan KWI (Kerukunan Wanita Islam) Manado dan Wanita/Kaum Ibu GMIM Wilayah Manado Utara III

    Manado-

    Calon Walikota Manado Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MSi DEA (JPAR) tak henti melaksanakan dialog terbatas. Kali ini, Selasa (6/10) digelar di Restoran Pondok Hijau Kecamatan Mapanget.


    Dialog yang tetap menggunakan Protokol Kesehatan Covid-19, JPAR mengatakan, ia mulai mempraktekan visi Manado Rukun Cerdas. Agama bisa berbeda, golongan bisa beragam, suku apalagi, tapi kita punya komitmen bersama untuk hidup saling menghargai dan menghormati, ini bukti kita bisa hidup bersama dengan rukun dan damai.


    “Nilai-nilai kerukunan sudah lama dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Dimana selain menjabat sebagai Wakil Ketua WKI Sinode GMIM, saya juga dipercayakan sebagai Pembina Majelis Taklim Fatona Kota Manado. Ini adalah salah satu keindahan bagi saya ketika mampu mendukung ibu-ibu, program-program mereka, spiritual mereka, membangun kebersamaan. Ini adalah kekayaan kita yang patut disyukuri sebagai masyarakat Kota Manado,” ujar JPAR.


    Selain itu, kepada WKI GMIM dan Kerukunan Wanita Islam, JPAR telah memaparkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat dan kaum perempuan pada khususnya, seperti bantuan bagi ibu hamil sebelum dan sesudah melahirkan.


    Dialog kali ini menarik perahatian, pasalnya JPAR yang berpasangan dengan Calon Wakil Walikota Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE MSM yang biasa disapa akrab Bang Ai di Pilwako Manado ini, bisa mempertemukan Wanita/Kaum Ibu (W/KI) GMIM Wilayah Manado Utara III dan Kerukunan Wanita Islam (KWI) di satu tempat yang sama.


    Saat diwawancara sejumlah Media Ketua Kerukunan Wanita Islam Kota Manado, Hj Saltje Mokoginta, mengatakan bukan tanpa dasar, dan kembali dibuktikan JPAR dimana mampu kembali menghadirkan dua komunitas berbeda agama, yakni Komunitas  Kerukunan Wanita Islam dan Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM Wilayah Manado Utara III dalam satu kegiatan temu muka.


    ”Ibu JPAR mampu menyatukan kami tanpa memperlihatkan adanya perbedaan. Dia memberikan perhatian, waktu dan kesempatan yang sama tanpa pilih-pilih atas dasar perbedaan keyakinan. Ini contoh yang baik bagi seorang calon pemimpin Kota Manado, apalagi kita tahu bersama jika Kota Manado terdiri atas beragam agama, golongan dan suku,” ungkap Mokoginta.


    Aura toleransi begitu kental ketika dua komunitas wanita berbeda golongan agama tersebut saling bercengkrama usai mendengar pemaparan visi dan misi serta program kerja pasangan berjargon PAHAM tersebut.


    W/KI GMIM dan KWI pun sePAHAM dalam menghadapi Pilwako Manado 9 Desember 2020. Tak heran jika JPAR berujar bahwa pertemuan W/KI GMIM dan KWI ini merupakan wujud dari visi Manado Rukun dan Cerdas.(riskysondakh)

    BERITA UTAMA