NEWS :
http://voxsulut.com

 


 


TERBARU

    November 18, 2020

    Terkait TPU, Tangkau Nilai Kebijakan Pemerintah Untuk Kebutuhan Masyarakat

    Tidak ada komentar
    Manado -

    Kritikan pedas dilontarkan Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Manado, yang menyatakan bahwa terkait dengan TPU Kaiwatu adalah pembohongan publik, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Pansus DPRD Manado Frederik Tangkau, ST, ia mengatakan bahwa kritikan itu salah alamat.

    "Jadi Pansus DPRD Manado sementara membahas Ranperda Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di kota Manado dan pengelolaannya, sudah hampir sebulan kita membahas Ranperda dan sudah melakukan tinjauan lokasi di Desa Kima, lokasi disana belum siap termasuk infrastrukturnya belum ada," ucap Tangkau.

    Terkait retribusi TPU, menurut Tangkau Pemerintah kota Manado mengambil retribusi berdasarkan Peraturan walikota No 3 tahun 2011.

    "Jadi dalam peraturan walikota (Perwal) sudah disebutkan bahwa biaya TPU dengan standar 700-san ribu lebih biayanya dan Pemkot mengacu dalam Perwal no 3 tahun 2011 biayanya" tuturnya.

    Ia pun mengungkapkan bahwa sempat ada perdebatan terkait retribusi agar TPU di gratiskan.

    "Ada perdebatan dan usulan DPRD untuk TPU di gratiskan walaupun dengan syarat seperti keluarga kurang mampu," ungkapnya.

    Namun, Frederik Tangkau menjelaskan ia merasa heran terkait polemik TPU dari statmennya walikota.

    "Jadi disini saya katakan bahwa yang di maksudkan Walikota adalah TPU yang ada di Kaiwatu, perlu diketahui yang di Kaiwatu memang sudah ada dan digratiskan karena itu pertama untuk pasien Covid-19 yang meninggal," jelas Ketua Fraksi Nasdem DPRD kota Manado itu.

    Dia menilai apa yang dilakukan ini adalah kebijakan dan keputusan Walikota.

    "Itu merupakan tindakan diskresinya Walikota, dimana melihat kondisi TPU kota Manado yang tidak memadai lagi," ucap Tangkau.

    Lebih lanjut, terkait retribusi, Ketua Fraksi Nasdem Frederik Tangkau mengusulkan gratis buat keluarga kurang mampu.

    "Jadi kami mengusulkan retribusinya agar di gratiskan buat keluarga yang kurang mampu dan ini tentunya akan sangat membantu masyarakat," tutup Tangkau.(andresiwi)

    BERITA UTAMA