Deretan Film Sejarah yang Angkat Tragedi G30S/PKI

Film521 Dilihat

VOXSULUT – Deretan Film Sejarah: Hari Kesaktian Pancasila selalu diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan ini tidak hanya berupa upacara, tetapi juga menghadirkan tontonan yang sarat makna. Film tentang peristiwa G30S/PKI sering diputar di televisi untuk mengingatkan masyarakat pada sejarah kelam bangsa.

Namun, film yang menceritakan tragedi tersebut tidak hanya satu. Ada beberapa karya yang bisa Anda tonton untuk memperluas wawasan. Setiap film memiliki sudut pandang berbeda, baik dari pelaku, korban, maupun tokoh penting yang terlibat.

“Baca Juga: John Wick: Film Aksi Modern dengan Cerita Emosional“


1. Djakarta 1966 (1989)

Arifin C. Noer kembali menggarap film ini sebagai sekuel tidak resmi dari Pengkhianatan G30S/PKI. Cerita menyoroti gejolak politik setelah peristiwa 1965 yang memicu lahirnya Tritura.
Film menyoroti bagaimana demonstrasi mahasiswa menekan Presiden Soekarno hingga muncul Supersemar. Surat itu diberikan kepada Letjen Soeharto untuk memulihkan keamanan negara.


2. GIE (2005)

Sutradara Riri Riza menghadirkan kisah hidup Soe Hok Gie, seorang aktivis dan penulis kritis di era 1960-an.
Film ini menggambarkan keberanian Gie menentang kediktatoran dan ketidakadilan pada masa penumpasan simpatisan PKI. Ia menolak komunisme, tetapi juga menolak represi negara.
Lewat tulisan dan aksinya bersama mahasiswa, Gie memperjuangkan cita-cita Indonesia yang bersih, adil, dan berkeadaban.


3. The Act of Killing / Jagal (2012)

Film dokumenter karya Joshua Oppenheimer ini mengambil latar di Medan. Cerita menampilkan para pelaku pembantaian massal anti-komunis pada 1965-1966.
Yang unik, film ini menggunakan pelaku asli untuk memerankan kembali tindakan mereka. Hasilnya, para pelaku menunjukkan impunitas dengan membanggakan kekejaman yang pernah mereka lakukan.
Seiring waktu, ingatan akan tragedi itu mulai menghantui para pelaku, memperlihatkan sisi gelap sejarah bangsa.


4. The Look of Silence / Senyap (2014)

Masih karya Joshua Oppenheimer, film ini mengambil sudut pandang korban pembantaian. Cerita berpusat pada Adi, seorang penyintas yang keluarganya menjadi korban.

Adi berusaha mencari kebenaran sekaligus pertanggungjawaban atas kematian orang-orang tercinta. Selain itu, film ini menampilkan keberanian seorang individu menghadapi masa lalu yang penuh luka.

Dengan demikian, perspektif korban menjadi sorotan utama yang membuat penonton lebih dekat dengan realita tragedi. Melalui sudut pandang ini, penonton diajak merasakan trauma panjang serta dampak yang diwariskan lintas generasi.


5. Pengkhianatan G30S/PKI (1984)

Disutradarai Arifin C. Noer, film ini menjadi salah satu tontonan paling terkenal tentang tragedi 1965. Cerita dimulai dari rencana kudeta PKI hingga penculikan tujuh perwira tinggi TNI AD.

Pertama, film menampilkan detail adegan penculikan di Lubang Buaya. Kemudian, cerita berlanjut dengan narasi keberhasilan Soeharto yang menyelamatkan bangsa dari bahaya komunisme. Selanjutnya, Pemerintah Orde Baru memutar film ini setiap tahun untuk memperkuat narasi politik mereka.


Penutup

Menonton film-film tentang tragedi G30S/PKI memberi kesempatan untuk memahami sejarah dari berbagai perspektif. Pertama, ada film yang menyoroti peran militer dan menggambarkan dinamika politik pada masa itu. Kemudian, ada juga film yang mengangkat perjuangan aktivis dalam melawan ketidakadilan dan kekuasaan yang menekan. Selain itu, beberapa film memilih memberi suara kepada korban agar penonton bisa merasakan penderitaan mereka secara langsung.

Dengan demikian, menonton karya-karya ini membantu generasi muda memahami bahwa sejarah tidak pernah sederhana. Sebaliknya, sejarah selalu memiliki banyak sisi yang saling berkaitan dan menyimpan pelajaran penting bagi kehidupan masa kini.

“Baca Juga: Valverde Desak Madrid Bangkit Usai Dipermalukan Atletico“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *