VOXSULUT – Google meluncurkan Gemini 3 pada 18 November dan langsung memicu persaingan baru. Peluncuran ini terjadi tujuh bulan setelah rilis Gemini 2.5. Google menantang GPT 5.1 dari OpenAI yang rilis beberapa hari sebelumnya. Persaingan juga semakin ketat karena Anthropic mengenalkan Sonnet 4.5 dua bulan lalu.
“Baca Juga: Teknologi Hijau dan Tantangan Kedaulatan Energi Indonesia“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Google Siapkan Versi Riset Gemini 3 Deepthink
Google menyiapkan Gemini 3 Deepthink sebagai versi riset. Model ini akan tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra dalam beberapa pekan. Google hanya menunggu tahap uji keamanan tambahan sebelum merilisnya.
Kepala Produk Gemini, Tulsee Doshi, menyebut Gemini 3 membawa lompatan besar. Ia menyatakan bahwa Gemini 3 menjawab pertanyaan dengan kedalaman dan nuansa tinggi. Ia menyampaikan hal itu kepada Tech Crunch saat peluncuran.
Gemini 3 Catat Skor Tinggi di Berbagai Tolok Ukur
Gemini 3 menunjukkan kemampuan kuat di berbagai tolok ukur. Model ini mencatat skor 37,4 pada benchmark Humanity’s Last Exam. Skor ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Skor itu memecahkan rekor sebelumnya yang dimiliki GPT-5 Pro.
Gemini 3 juga menempati posisi teratas di LMArena. Platform itu memakai penilaian manusia untuk mengukur kepuasan pengguna. Skor ini menunjukkan bahwa banyak pengguna merasa puas dengan kualitas jawabannya.
Google menyebut aplikasi Gemini mencapai 650 juta pengguna aktif bulanan. Ada 13 juta pengembang yang memakai model ini dalam pekerjaan mereka.
Google Perkenalkan Antigravity untuk Pengembangan Kode
Google juga merilis Google Antigravity. Layanan ini membantu pengguna mengembangkan kode dalam beberapa jendela. Antarmuka ini menyatukan jendela prompt, jendela perintah, dan jendela peramban. Pengguna bisa melihat hasil perubahan secara langsung.
Kepala Teknologi DeepMind, Koray Kavukcuoglu, menjelaskan cara kerjanya. Ia menyebut agen dapat bekerja bersama editor dan peramban pengguna. Agen itu membimbing pengguna saat mereka membangun aplikasi baru.
Keunggulan Gemini 3 Menurut Laporan Tom’s Guide
Menurut laporan Tom’s Guide, Gemini 3 membawa banyak keunggulan yang membuatnya lebih kuat.
1. Penalaran Lebih Baik
Gemini 3 menawarkan peningkatan besar dalam penalaran. Model ini menangani logika berlapis dengan lebih baik. Model ini juga menjawab pertanyaan kompleks dengan lebih jelas dan akurat.
2. Multimodalitas Lebih Kuat
Gemini 3 memahami teks, gambar, tangkapan layar, dan tulisan tangan dengan lebih baik. Pengguna dapat menyelesaikan tugas visual dan analitis tanpa bantuan alat lain. Kemampuan ini membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.
3. Hasil Pencarian Lebih Relevan
Google memakai Gemini 3 untuk memperkuat hasil pencarian. Model ini memproses pertanyaan terbuka dengan lebih cerdas. Hasil pencarian menjadi lebih relevan karena model memahami konteks dengan lebih baik.
4. Aplikasi Lebih Cepat dan Responsif
Google memperbarui aplikasi Gemini agar lebih cepat. Pengguna merasakan interaksi yang lebih mulus dan stabil. Percakapan panjang dan tugas harian terasa lebih efisien.
5. Alat Pengembang Lebih Stabil
Google meningkatkan alat bagi para pengembang. API dan AI Studio kini lebih stabil. Peningkatan ini membantu pengembang membuat aplikasi dengan lebih cepat. Integrasi model juga berjalan lebih lancar.
“Baca Juga: Live Indonesia vs Nepal: Laga Timnas Putri di Vidio“






