VOXSULUT – Banyak orang sering merasakan leher kaku saat bangun tidur. Namun, banyak juga yang langsung menyalahkan posisi tidur.
Padahal, penyebabnya tidak selalu berasal dari posisi tubuh. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Caleb Leonardo Halim, memberikan penjelasan berbeda.
Ia menegaskan bahwa bantal juga berperan besar dalam kondisi leher saat bangun. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan jenis bantal yang digunakan.
“Baca Juga: CAPD: Alternatif Cuci Darah Mandiri Pasien Gagal Ginjal“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Bantal Tidak Tepat Bisa Picu Leher Kaku
Pertama, dr. Caleb menjelaskan bahwa bantal yang tidak sesuai bisa menyebabkan masalah leher. Banyak orang merasa nyaman saat tidur, tetapi tetap bangun dengan rasa pegal.
Hal ini terjadi karena bantal tidak mendukung posisi leher dengan baik. Akibatnya, leher tidak berada dalam posisi yang ideal sepanjang malam.
Selain itu, bantal yang salah dapat memberikan tekanan berlebih. Tekanan tersebut berlangsung selama berjam-jam saat tidur.
Posisi Leher Harus Tetap Netral
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya posisi leher yang netral. Posisi netral berarti leher tidak menekuk dan tidak mendongak.
Saat tidur, tulang leher harus berada dalam garis lurus alami. Posisi ini membantu otot tetap rileks.
Namun, bantal yang terlalu tinggi bisa mengganggu posisi tersebut. Leher akan tertekuk dalam waktu lama tanpa disadari.
Sebaliknya, bantal yang terlalu rendah juga tidak baik. Kondisi ini membuat leher terlalu mendongak dan tidak nyaman.
Dampak Jangka Panjang Jika Diabaikan
Kemudian, dr. Caleb menjelaskan dampak yang lebih serius. Leher yang terus berada dalam posisi salah dapat menimbulkan masalah jangka panjang.
Awalnya, kamu hanya merasakan pegal ringan saat bangun tidur. Namun, kondisi ini bisa berkembang menjadi nyeri kronis.
Selain itu, bentuk lengkungan tulang leher bisa berubah. Perubahan ini dapat memengaruhi fungsi leher secara keseluruhan.
Lebih lanjut, risiko saraf terjepit juga bisa meningkat. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas sehari-hari.
Cara Memilih Bantal yang Tepat
Oleh karena itu, kamu perlu memilih bantal yang sesuai. Bantal yang tepat dapat menjaga posisi leher tetap netral.
Dr. Caleb menyarankan penggunaan bantal dengan lekukan. Bentuk ini membantu mengikuti kontur leher dan kepala.
Selain itu, bantal seperti ini memberikan dukungan yang lebih stabil. Leher tetap nyaman sepanjang malam.
Kamu juga perlu menyesuaikan bantal dengan bentuk tubuh. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda.
Pentingnya Menyesuaikan dengan Kondisi Tubuh
Terakhir, dr. Caleb mengingatkan bahwa tidak semua bantal cocok untuk semua orang. Kamu harus menyesuaikan pilihan dengan kondisi tubuh sendiri.
Jika perlu, kamu bisa mencoba beberapa jenis bantal. Cara ini membantu menemukan bantal yang paling nyaman.
Dengan bantal yang tepat, kualitas tidur akan meningkat. Selain itu, kamu juga bisa menghindari masalah leher di masa depan.
Jadi, mulai sekarang jangan hanya fokus pada posisi tidur. Perhatikan juga bantal yang kamu gunakan setiap malam.
“Baca Juga: Manchester United Incar Luis Enrique, Gaji Fantastis“





