VOXSULUT – Pixar kembali merilis film animasi terbaru berjudul Elio.
Film ini menampilkan kisah bocah laki-laki yang mengalami petualangan luar angkasa setelah diculik alien.
Yonas Kibreab mengisi suara karakter utama, Elio, dengan penampilan yang menyentuh.
Film ini juga menonjolkan visual memukau dan elemen komedi yang kuat.
Kritikus memuji film ini dengan penilaian positif.
Rachel LaBonte dari ScreenRant bahkan menyebut Elio sebagai salah satu film Pixar terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru Update Review Movie, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
“Baca Juga: Film Sinners Tanggal Tayang di Platform Streaming Resmi“
Debut Box Office Mengecewakan Bagi Pixar
Pendapatan Global Sangat Jauh dari Harapan
Meski mendapat banyak pujian, film ini gagal menarik banyak penonton pada pekan pembukaan.
Menurut laporan Variety (22 Juni 2025), Elio hanya meraih pendapatan sebesar USD 21 juta di pasar domestik.
Pendapatan internasional pun hanya mencapai USD 14 juta, sehingga total globalnya menjadi USD 35 juta.
Angka ini menjadi salah satu pembukaan terendah dalam sejarah Pixar.
Dengan anggaran produksi sebesar USD 150 juta, performa ini sangat mengecewakan.
Elio Masuk Daftar Film Pixar dengan Pembukaan Terburuk
Hanya Mengungguli Tiga Film Lama
Jika dibandingkan dengan film-film Pixar lainnya, Elio hanya mengungguli Toy Story 3D Double Feature, Toy Story 2 (1999), dan A Bug’s Life (1998).
Studio tidak merilis dua judul terakhir secara luas saat penayangan awal.
Lebih mengejutkan lagi, Elio kalah dari pembukaan Toy Story (1995) jika tidak memperhitungkan inflasi.
Ini menandakan bahwa daya tarik Pixar tidak lagi sekuat dulu, terutama dalam menarik penonton baru.
Kegagalan yang Tidak Bisa Disalahkan ke Pandemi
Tantangan Baru Usai Kejayaan Inside Out 2
Pixar sebenarnya berhasil bangkit lewat kesuksesan Inside Out 2 yang meraih pendapatan hingga USD 1,7 miliar.
Namun, beberapa film sebelumnya seperti Lightyear (2022), Luca (2021), dan Onward (2020) mengalami kegagalan komersial.
Saat pandemi masih menjadi alasan kegagalan, kali ini situasinya berbeda.
Elio tayang di era normal, sehingga pihak studio dan publik menganggap kegagalannya sulit untuk dimaafkan.
Masih Ada Harapan? Belajar dari Kasus Elemental
Promosi dari Mulut ke Mulut Bisa Ubah Nasib
Meski debutnya lesu, peluang kebangkitan Elio belum tertutup sepenuhnya.
Contohnya, Elemental (2023) juga membuka dengan angka rendah, tapi perlahan berhasil menembus pendapatan hampir USD 500 juta.
Kesuksesan itu terjadi berkat promosi dari mulut ke mulut yang terus menyebar.
Elio saat ini memiliki skor 91% di Popcornmeter Rotten Tomatoes, yang menunjukkan kepuasan tinggi dari penonton.
Jika tren ini berlanjut, film ini bisa bertahan lebih lama di bioskop dan meningkatkan pendapatannya.
Pixar Harus Evaluasi Strategi untuk Film Mendatang
Elio Bisa Jadi Titik Balik atau Titik Krisis
Untuk bisa balik modal, Elio harus menghasilkan sedikitnya USD 375 juta secara global.
Target ini terasa berat, tapi tidak mustahil jika film ini tetap relevan dalam beberapa minggu mendatang.
Keberhasilan atau kegagalan Elio bisa menjadi penentu masa depan Pixar.
Studio ini perlu mengevaluasi strategi mereka secara menyeluruh agar bisa mempertahankan relevansi dan menarik minat penonton global.
“Baca Juga: Antonio Rudiger Diduga Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia Klub“






