Waspadai Gejala Diseksi Aorta Sejak Dini

Kesehatan485 Dilihat

VOXSULUT – Waspadai Gejala Diseksi Aorta: Tidak semua nyeri perut berasal dari gangguan pencernaan. Dalam beberapa situasi, nyeri perut yang sangat hebat bisa menunjukkan adanya kondisi medis serius.

Kondisi ini terjadi ketika robekan besar menyerang pembuluh darah utama yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Selanjutnya, diseksi aorta muncul saat lapisan dalam pembuluh darah aorta robek. Robekan ini memungkinkan darah masuk ke celah antar lapisan dinding aorta. Akibatnya, struktur pembuluh darah melemah dan berisiko pecah.

Oleh karena itu, dokter harus segera memberikan penanganan. Jika mereka terlambat, pasien bisa kehilangan nyawa dalam waktu singkat.

“Baca Juga: Batas Aman Vitamin B6 agar Tubuh Tetap Sehat“

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.

Kasus Diseksi Aorta Berat Ditangani Tim Heartology

Seorang pasien perempuan berusia 64 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri perut yang sangat hebat.

Robekan pada aorta terbentang dari akar aorta (aortic root) hingga ke lengkung aorta (aortic arch). Kondisi ini tergolong sangat berat dan membutuhkan tindakan bedah secepatnya.

Riwayat Medis Pasien Perumit Penanganan

Yang membuat kasus ini semakin rumit, pasien memiliki riwayat operasi penggantian katup jantung (mechanical AVR) di luar negeri. Ia juga masih mengonsumsi obat pengencer darah yang meningkatkan risiko perdarahan. Aorta yang sudah robek dan tegang membuat operasi menjadi satu-satunya pilihan untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Dr. Dicky A. Wartono, spesialis bedah jantung dan pembuluh darah Heartology, memimpin langsung operasi. Tim memutuskan untuk melakukan tindakan besar yang mencakup penggantian akar aorta, aorta asendens, dan hemiarch, serta penyambungan ulang dua pembuluh darah koroner.

Tantangan Berat Selama Operasi

Selama operasi, tim medis menghadapi perlengketan hebat (adhesi) di seluruh permukaan jantung. Mereka juga menemukan lumen palsu dan robekan besar pada bagian aorta. Meski menghadapi kondisi yang sangat berisiko, tim Heartology berhasil menjalankan operasi tanpa komplikasi.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama solid antar dokter dari berbagai disiplin. Diagnosis yang cepat dan keputusan medis yang tepat menjadi kunci utama penyelamatan pasien.

Heartology Tunjukkan Kapabilitas Tangani Operasi Redo

Operasi ini membuktikan bahwa Heartology memiliki kapabilitas tinggi dalam menangani operasi ulang (redo surgery) jantung yang rumit.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa tim dokter lokal memiliki kualitas dan keahlian yang mumpuni, bahkan untuk kasus dengan risiko sangat tinggi.

Waspadai Gejala Diseksi Aorta: Kenali Gejalanya Sejak Dini

Padahal, tanda-tanda berikut bisa menjadi sinyal bahaya:

  • Nyeri dada atau perut hebat yang muncul tiba-tiba

  • Nyeri menjalar ke punggung, leher, atau bahu

  • Sesak napas, rasa lemas mendadak, bahkan bisa pingsan

  • Riwayat hipertensi, penyakit jantung, atau penggunaan obat pengencer darah

Penanganan yang cepat dapat menyelamatkan nyawa pasien.

“Jika mengalami gejala mencurigakan, segera periksakan diri ke Heartology Cardiovascular Hospital,” pesannya.

“Baca Juga: Jadwal Final AFF U-23 2025: Indonesia vs Vietnam“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *