BloodRayne Definitive Edition Dikritik Soal Artbook

Games, Info Game211 Dilihat

 VOXSULUT Ziggurat Interactive bersama Strictly Limited Games mengumumkan BloodRayne: Definitive Collection pada 26 Maret 2026. Koleksi ini hadir untuk platform PS5 dan Nintendo Switch.

Paket ini menghadirkan tiga game sekaligus. Ketiganya yaitu BloodRayne: Terminal Cut, BloodRayne 2: Terminal Cut, dan BloodRayne: Betrayal – Fresh Bites. Semua game tersebut hadir dalam versi remaster.

Selain itu, publisher juga menawarkan dua edisi berbeda. Edisi Limited sudah mencakup semua game utama. Sementara itu, edisi Deluxe menawarkan bonus tambahan.

Salah satu bonus tersebut berupa artbook eksklusif. Artbook ini berisi ilustrasi karakter dan dunia game. Namun, justru bagian ini memicu kontroversi besar.

“Baca Juga: PUBG Blindspot Resmi Tutup Server Usai 2 Bulan“

Ilustrasi Artbook Picu Tuduhan Plagiarisme

Kontroversi muncul setelah gamer melihat cover artbook. Banyak pemain merasa ilustrasi karakter Rayne terlihat sangat familiar.

Mereka kemudian membandingkan gambar tersebut dengan karakter Irene Lew dari Ninja Gaiden II. Karakter tersebut dikenal juga sebagai Sonia.

Setelah perbandingan muncul, kemiripan terlihat sangat jelas. Posisi tubuh, gaya, dan komposisi visual tampak hampir sama.

Perbedaan hanya terlihat pada beberapa detail kecil. Ilustrasi Rayne menggunakan warna rambut berbeda. Senjata juga berubah menjadi sepasang pedang.

Sementara itu, versi Irene Lew menggunakan senjata api. Meski begitu, banyak pemain tetap menilai kemiripan terlalu mencolok.

Reaksi Publik dan Developer Jadi Sorotan

Kontroversi ini langsung menyebar luas di media sosial. Banyak gamer membahas isu tersebut di berbagai platform.

Akun resmi Team Ninja juga ikut bereaksi. Mereka memberikan respons singkat melalui X atau Twitter.

Mereka menulis “Wayment…” sebagai bentuk keheranan. Reaksi singkat ini justru memperkuat perhatian publik.

Selain itu, banyak gamer mulai menyoroti etika penggunaan referensi. Mereka mempertanyakan proses kreatif di balik ilustrasi tersebut.

Diskusi pun berkembang menjadi perdebatan besar. Sebagian pemain menilai ini sebagai plagiarisme. Sementara itu, sebagian lain menyebutnya sebagai inspirasi berlebihan.

Ziggurat Interactive Ambil Langkah Cepat

Ziggurat Interactive segera memberikan klarifikasi resmi. Mereka menjelaskan asal ilustrasi tersebut.

Mereka menyebut ilustrasi berasal dari dokumen desain internal. Dokumen tersebut terkait dengan BloodRayne: Betrayal.

Namun, mereka juga mengakui adanya kemiripan kuat. Mereka menyatakan ilustrasi tersebut sangat terinspirasi dari karya lain.

Setelah itu, mereka langsung mengambil tindakan. Mereka memutuskan untuk mengganti cover artbook tersebut.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan ulang. Mereka ingin memastikan semua isi artbook aman dari masalah serupa.

Publisher Janjikan Perbaikan Sebelum Rilis

Ziggurat Interactive menegaskan komitmen mereka. Mereka ingin menjaga kualitas dan integritas produk.

Mereka akan menyelesaikan revisi sebelum produksi dimulai. Langkah ini bertujuan menghindari kontroversi lanjutan.

Selain itu, mereka juga ingin menjaga kepercayaan pemain. Mereka memahami bahwa komunitas sangat peduli pada orisinalitas.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi industri game. Developer perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan referensi visual.

Dengan langkah cepat ini, Ziggurat berharap situasi segera mereda. Mereka juga ingin memastikan peluncuran game berjalan lancar.

“Baca Juga: Salah Tinggalkan Liverpool, Roma Jadi Tujuan?“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *