VOXSULUT – Malaria Knowlesi belakangan menjadi perhatian masyarakat. Namun, dokter meminta warga perkotaan tidak panik terhadap penyakit tersebut.
Inke Nadia Diniyanti Lubis menjelaskan risiko penularan Malaria Knowlesi di kota sangat rendah.
Ia menyampaikan penjelasan tersebut dalam media briefing daring bertema “Mengenal Monkey Malaria”.
“Baca Juga: Kasus Penyakit Jantung pada Anak Muda Meningkat“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Penularan Sulit Terjadi di Kota
Dr. Inke menjelaskan penularan Malaria Knowlesi membutuhkan nyamuk tertentu sebagai perantara. Nyamuk tersebut berasal dari jenis Nyamuk Anopheles.
Nyamuk ini membawa parasit Plasmodium knowlesi dari monyet ke manusia. Namun, wilayah perkotaan umumnya tidak memiliki jenis nyamuk tersebut.
Karena itu, penularan penyakit sangat jarang terjadi di kota besar.
Selain itu, monyet yang membawa parasit biasanya hidup di kawasan hutan atau daerah tertentu. Meski sebagian monyet telah terinfeksi, mereka sering tidak menunjukkan gejala.
Masyarakat Kota Tetap Bisa Terinfeksi
Meski risiko di perkotaan rendah, masyarakat tetap perlu waspada saat berkunjung ke wilayah hutan.
Seseorang bisa terinfeksi jika tergigit nyamuk Anopheles di daerah endemis Malaria Knowlesi.
Karena itu, risiko lebih besar muncul pada orang yang sering melakukan aktivitas di hutan atau wilayah pedalaman.
Selain itu, perjalanan ke daerah dengan kasus malaria juga meningkatkan peluang paparan penyakit.
Demam Setelah dari Hutan Perlu Diwaspadai
Dr. Inke meminta masyarakat memperhatikan kondisi tubuh setelah pulang dari kawasan hutan.
Jika seseorang mengalami demam hingga dua minggu setelah perjalanan, maka kondisi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut.
Selain demam, penderita malaria juga dapat mengalami tubuh lemas, menggigil, dan sakit kepala.
Karena itu, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan penyebab gejala tersebut.
Malaria Knowlesi Tidak Menular Antar Manusia
Dr. Inke juga menegaskan Malaria Knowlesi tidak menular langsung antar manusia.
Penularan hanya dapat terjadi jika ada tiga faktor utama. Faktor tersebut meliputi monyet terinfeksi, nyamuk pembawa parasit, dan manusia.
Selain itu, penyakit ini juga tidak menyebar melalui udara atau kontak langsung dengan monyet.
Karena itu, masyarakat tidak perlu takut hanya karena berada di dekat monyet.
Pencegahan Tetap Menjadi Langkah Penting
Masyarakat tetap perlu melakukan pencegahan saat bepergian ke daerah berisiko tinggi.
Penggunaan pakaian tertutup dapat membantu mengurangi gigitan nyamuk. Selain itu, masyarakat juga dapat memakai losion antinyamuk saat berada di kawasan hutan.
Menjaga kebersihan lingkungan juga membantu mengurangi perkembangan nyamuk.
Karena itu, kewaspadaan dan informasi yang tepat menjadi langkah penting dalam mencegah Malaria Knowlesi.
“Baca Juga: Jadwal Liga Inggris 16-20 Mei, Ada Big Match Seru“









