VOXSULUT – Ubisoft sedang menyiapkan proyek baru dari franchise Tom Clancy’s Ghost Recon.
Setelah mengembangkan Assassin’s Creed Black Flag Resynced, Ubisoft kini mulai fokus mengerjakan Ghost Recon terbaru.
Rumor terbaru menyebut game ini akan memakai lokasi di Asia dan menghadirkan gameplay yang lebih realistis.
“Baca Juga: Rumor Dying Light 3 Bakal Gunakan Latar Jepang“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Gameplay Disebut Terinspirasi Ready or Not
Informasi ini pertama kali muncul dari leaker bernama RogueTx di Twitter/X.
Leaker tersebut dikenal sering membagikan bocoran terkait proyek Ubisoft. Menurut informasi yang ia dapat, game Ghost Recon baru akan terinspirasi dari Ready or Not buatan VOID Interactive.
Karena itu, gameplay kemungkinan akan lebih fokus pada taktik dan stealth.
Selain itu, Ubisoft disebut akan membuat tampilan antarmuka lebih sederhana dibanding game sebelumnya.
Ghost Recon Baru Tetap Punya Sistem Squad
Meski gameplay berubah, Ubisoft kabarnya tetap mempertahankan fitur squad.
Pemain nantinya masih bisa membawa tim untuk menjalankan berbagai misi berbahaya.
Namun, pendekatan permainan disebut lebih realistis dibanding seri sebelumnya.
Jika rumor ini benar, Ghost Recon terbaru kemungkinan meninggalkan gaya third-person shooter arcade.
Sebagai gantinya, game akan mengarah ke first-person shooter dengan elemen simulasi militer.
Asia Bukan Lokasi Baru untuk Ghost Recon
Franchise Ghost Recon sebenarnya sudah beberapa kali memakai setting Asia.
Ghost Recon 2 mengambil lokasi di Korea Utara. Selain itu, Ghost Recon 2: Summit Strike memakai wilayah Kazakhstan.
Sementara itu, Ghost Recon: Predator menghadirkan latar Sri Lanka.
Karena itu, setting Asia dinilai cocok untuk menghadirkan suasana konflik militer baru.
Leaker Lain Bocorkan Detail Tambahan
Bocoran lain juga datang dari leaker xj0nathan di Twitter/X.
Menurutnya, pemain nantinya memiliki markas utama untuk mengatur karakter dan misi.
Pemain juga bisa meningkatkan level anggota tim agar lebih efektif saat bertugas.
Selain itu, game disebut menghadirkan misi mingguan dan sistem perkembangan karakter lebih dalam.
Ubisoft Sempat Uji Sistem Permadeath
xj0nathan juga mengungkap Ubisoft sempat mencoba sistem permadeath seperti Hunt: Showdown.
Sistem tersebut membuat karakter mati permanen setelah gagal dalam misi.
Namun, Ubisoft akhirnya menghapus fitur itu karena tester merasa terlalu frustrasi saat bermain.
Karena itu, developer kemungkinan mencari sistem yang lebih ramah untuk pemain umum.
Rumor Ghost Recon: Ubisoft Belum Umumkan Secara Resmi
Hingga sekarang, Ubisoft masih belum mengumumkan game Ghost Recon terbaru secara resmi.
Namun, CEO Yves Guillemot sebelumnya sempat mengonfirmasi proyek Ghost Recon baru pada 2025.
Proyek tersebut dikenal dengan nama internal Project Over atau Project OVR.
Beberapa rumor juga menyebut Ubisoft menargetkan perilisan game pada 2026.
Meski belum ada kepastian, bocoran terbaru berhasil membuat penggemar Ghost Recon semakin penasaran.
“Baca Juga: Lewandowski Resmi Tinggalkan Barcelona Akhir Musim“






