VOXSULUT – Industri perfilman nasional kembali menunjukkan kekuatannya setelah libur Lebaran 2025. Cinema XXI berhasil meraih rekor penonton bulanan tertinggi dalam sejarah perusahaan. Sepanjang April 2025, jaringan bioskop terbesar di Indonesia ini mencatat total 14 juta penonton.
Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang terjadi pada Juni 2019, yaitu 11,7 juta penonton sebelum pandemi Covid-19.
Cinema XXI Company Profile Video (Versi Bahasa Indonesia) : Video/Foto. YouTube – CINEMA 21
“Baca Juga: Film Pilihan Akhir Pekan, dari Ballerina hingga Tak Ingin Usai“
Suryo Suherman: April Jadi Bulan Terbaik Sepanjang Sejarah
Suryo Suherman Sabet TOP Executive Award 2024 : Video/Foto. YouTube – INFOBRA
Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, mengungkapkan bahwa capaian ini tidak terjadi secara kebetulan. Kombinasi antara momentum Lebaran dan jajaran film unggulan menjadi kunci keberhasilan.
“Dengan dukungan line up film yang kuat, kami percaya diri menembus capaian 2024. April 2025 menjadi bulan terbaik sepanjang sejarah Cinema XXI,” ujar Suryo saat memberikan pernyataan resmi di Jakarta pada Jumat, 2 Mei 2025.
Momentum Lebaran Jadi Magnet Penonton
Libur Lebaran menciptakan lonjakan penonton karena banyak keluarga memilih bioskop sebagai tempat berkumpul. Film dari berbagai genre mendapat respons positif dari masyarakat. Lima film paling menonjol selama periode ini yaitu:
-
Jumbo (animasi)
-
Komang (drama romansa)
-
Pabrik Gula Uncut (horor)
-
Norma: Antara Mertua dan Menantu (drama keluarga)
-
Qodrat 2 (horor spiritual)
Kelima film ini menciptakan atmosfer baru di layar lebar, sekaligus mengundang gelombang penonton dari berbagai kalangan usia.
Jumbo Dominasi Box Office Nasional

Film animasi Jumbo menjadi fenomena terbesar bulan ini. Sejak tayang pada 31 Maret 2025, film ini telah menarik 8,17 juta penonton dalam 32 hari.
Produser Anggia Kharisma menjelaskan bahwa cerita yang menyentuh menjadi kekuatan utama film ini. “Jumbo mengangkat nilai tradisional yang akrab bagi penonton Indonesia, terutama saat Lebaran,” ungkap Anggia. Ia juga menekankan bahwa kualitas visual dan narasi Jumbo dibangun dengan standar animasi global.
Horor Masih Jadi Favorit Penonton
Genre horor tetap menunjukkan dominasinya di bioskop. Film Qodrat 2, produksi Linda Gozali, mengalami lonjakan penonton yang signifikan.
Linda mengaitkan keberhasilan ini dengan momentum libur panjang. “Saat Lebaran, masyarakat cenderung memiliki daya beli lebih tinggi karena THR. Bioskop menjadi hiburan murah dan menyenangkan,” kata Linda.
Antrean Panjang Terjadi di Daerah
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi juga terjadi di berbagai daerah. Di Semarang, antrean panjang terlihat bahkan di hari kerja.
Evalina Citra, teller di Citra XXI Semarang, mengatakan bahwa hampir semua studio terisi penuh. “Film horor Indonesia dan Jumbo paling banyak diminati. Tapi hampir semua film mendapat penonton setiap hari,” jelas Evalina.
Dengan kombinasi momentum liburan, jajaran film berkualitas, dan strategi distribusi yang matang, Cinema XXI sukses mencetak sejarah baru dalam dunia perfilman Indonesia. Angka 14 juta penonton menjadi tolok ukur optimisme baru bagi pertumbuhan industri hiburan Tanah Air.
“Baca Juga: 4 Koin Crypto Ini Diprediksi Naik Tajam di Tahun 2025“





